Kembangkan SDM Asuransi, STIMRA Gandeng Universitas Asing

Mengantipasi kelangkaan sumber daya manusia disektor asuransi, Sekolah Tinggi Manajemen Risiko dan Asuransi (STMRA) bersama Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI) sepakat menyusun kurikulum S-1 Program Aktuaria tahun ajaran 2012-2013.

Kata Ketua STIMRA B. Munir Sjamsoeddin, kerjasama ini dimaksudkan untuk mengantisipasi penyediaan sumber daya manusia (SDM), aktuaria khususnya pada perusahaan perasuransian dan dana pensiun di Indonesia,”Kerjasama ini juga tujukan dalam rangka akan dikeluarkannya KMK bahwa setiap perusahaan perasuransian wajib mempunyai seorang aktuaris,”katana di Jakarta kemarin.

Menurutnya, dalam program aktuaria ini, STIMRA mendapat dukungan penuh dari Biro Perasuransian, Bapepam LK, Kementerian Keuangan RI, USAID dan SEADI. Sementara USAID & SEADI membantu STIMRA dalam penyempurnaan kurikulum atas kerja sama dengan Universitas Wisconsin, Madison, USA dan memberikan bea siswa bagi tiga calon dosen tetap program aktuaria di STIMRA untuk berkuliah jurusan aktuaria di Amerika.

Kata Munir, untuk mendapatkan masukan penyempurnaan kurikulum aktuaria tersebut, STIMRA mengundang kehadiran Professor Edward W. "Jed" Frees dari Universitas Wisconsin, Madison, USA dan telah mengadakan diskusi intensif dengan wakil perusahaan asuransi yang berprofesi sebagai aktuaris perusahaan dan pendidikan aktuaris baik asuransi Jiwa, Kerugian/Umum, Sosial (Jamsostek) & Kesehatan + Asabri dari tanggal 2 April dan pertemuan dengan para direksi perusahaan perasuransian & dana pensiun pada tanggal 5 April di ruang Serbaguna PT Tugu Pratama Indonesia.

Dalam diskusi dan STIMRA juga sudah mengantisipasi permintaan bagi Direksi & Staff Perusahaan Perasuransian yang akan/ingin mengambil sertifikasi Aktuaria, dengan seleksi ketat dapat mengambil lima subjek yang merupakan bagian dari ujian Profesi Aktuaria (ASAI & FSAI) bila lulus dapat menyandang gelar CNLA. Apabila akan mengambil ASAI&FSAI tinggal mengambil beberapa subjek lagi.

STIMRA akan melanjutkan menjaring mahasiswa dari kalangan berekonomi lemah tetapi mempunyai intelegensia diatas rata rata dengan memberikan bea siswa untuk mengambil kuliah S-1 Aktuaria sebagaimana telah dilaksanakan selama ini dikenal dengan program B&B / Belajar sambil Bekerja. Jadi mahasiswa B&B ini bekerja di perusahaan perasuransian hari Senin s/d Kamis dan Kuliah Penuh hari Jum'at dan Sabtu. (didi)

Related posts