PLN Terbitkan Surat Utang Rp 5,7 Triliun

NERACA

Jakarta – Perkuat struktur permodalan, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menggalang dana hingga Rp 5,7 triliun dari penerbitan surat utang. Perseroan berhasil menerbitkan obligasi berdenominasi yen (Samurai Bonds) senilai 23,2 miliar yen atau setara Rp 3 triliun. Selanjutnya, perseroan juga akan menawarkan obligasi serta sukuk hingga Rp 2,71 triliun. Informasi tersebut disampaikan dalam laporan Global Capital di Jakarta, kemarin.

Penerbitan Samurai Bonds ini merupakan yang pertama kali bagi PLN. Perseroan menunjuk empat bank sebagaijoin lead, yakni Mizuho Bank Ltd, Morgan Stanley, Nomura, dan SMBC Nikko. Proses penawaran telah resmi dilakukan sejak 6 September 2019. Samurai Bonds PLN diterbitkan dalam tiga seri, yakni sebanyak 3,7 miliar yen yang jatuh tempo pada 2022 dengan kupon final 0,43%, lalu 18,5 miliar yen yang jatuh tempo 2024 dengan kupon 0,87%, dan 1 miliar yen yang jatuh tempo 2029 dengan kupon 1,05%. Semula, perseroan sebenarnya juga menawarkan seri bertenor tujuh tahun, namun seri ini sepi peminat.

Selama proses penawaran, perseroan menyadari seri tujuh tahun ternyata yang paling akhir diminati, walaupun ada sejumlah investor yang menyatakan minatnya. Jadi, mengarahkan mereka ke seri yang lain, dan mereka tidak keberatan dengan hal tersebut. Laporan Global Capital juga menyebutkan, mayoritas investor yang menyerap obligasi bertenor tiga tahun adalah kelompokasset managementsertacooperative banks. Sementara, seri bertenor lima tahun banyak diminati oleh investor dari Asuransi Jiwa dan non-Asuransi Jiwa. Selain itu, cooperative bankjuga banyak membeli seri bertenor 10 tahun.

Aksi penerbitan Samurai Bonds PLN dinilai membuat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini memiliki investor yang lebih terdiversifikasi. Tak hanya itu, PLN juga berpotensi memiliki ikatan yang kuat dengan investor luar negeri.

BERITA TERKAIT

Dukung Pasar Modal Syariah - Tren Layanan Wakaf Saham Bakal Tumbuh

NERACA Jakarta – Mengoptimalkan produk layanan pasar modal syariah, beberapa perusahaan manajer investasi terus berinovasi dengan menghadirkan layanan menjawab kebutuhan…

Sidang Bangun Cipta Kontraktor - PN Minta Lengkapi Legal Akta Perusahaan

NERACA Jakarta - Menyoal permohonan perusahaan asal Selandia Baru, H Infrastructure Limited (HIL) kepada Pengadilan Niaga (PN) pada Pengadilan Negeri Jakarta…

IPO Itama Ranoraya Oversubscribed 34,96 Kali

NERACA Jakarta – Penawaran umum saham perdana PT Itama Ranoraya mendapatkan respon positif dari investor. Dimana berdasarkan hasil penawaran di…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Modernland Realty Raih The 11th IICD GCG Award 2019

PT Modernland Realty Tbk. (MDLN) berhasil meraih penghargaan dalam acara The 11th IICD Corporate Governance Conference & Award 2019 yang…

Rencanakan Divestasi Saham - Vale Indonesia Matangkan Transaksi Dengan Inalum

NERACA Jakarta – Setelah pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di istana September lalu mendapatkan dukungan soal rencana divestasi, kini…

Ketapatan Laporan Keuangan - BEI Catatkan 12 Emiten Belum Rilis Keuangan

NERACA Jakarta – Meskipun kepatuhan dan kedispilinan emiten dalam penyampaian laporan keuangan terus meningkat, namun pihak PT Bursa Efek Indonesia…