BSDE Tidak Mau Latah Ekspansi Ke Kaltim - Fokus Proyek Sekitar Jabodetabek

NERACA

Jakarta – Ramainya beberapa perusahaan properti melirik ekspansi bisnis di Kalimantan Timur (Kaltim) seiring dengan keputusan pemerintah yang memindahkan ibu kota Jakarta ke Kaltim, rupanya tidak serta merta membuat PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) ikut latah ekspansi kesana. Bahkan emiten properti ini menegaskan masih fokus mengembangkan proyek di sekitar Jabodetabek. Di kawasan itu, perseroan memiliki total land bank seluas 2.843 hektare.

Direktur Bumi Serpong Damai, Hermawan Wijaya dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan wacana pemindahan ibu kota Indonesia ke Kalimantan Timur dimaksudkan untuk memindahkan pusat pemerintahan. Di sisi lain, Jakarta dan sekitarnya masih akan menjadi pusat bisnis di Indonesia.”Kami berkomitmen akan terus melanjutkan pengembangan kawasan BSD City. Dalam pemberitaan baru-baru ini disebutkan bahwa pemerintah juga menjadikan BSD City sebagai salah satu acuan pengembangan konsep ibu kota baru,”ujarnya.

Menurut Hermawan, perseroan masih memiliki lahan seluas 2.172 ha di kawasan BSD City untuk dikembangkan. Selain itu, emiten berkode saham BSDE itu juga memiliki cadangan lahan di kawasan lain seputar Jakarta yang siap untuk dikembangkan, yakni Grand Wisata Bekasi seluas 507 ha dan Cibubur seluas 164 ha. Dengan demikian, total cadangan lahan BSDE di sekitar Jabodetabek mencapai 2.843 ha.

Beberapa proyek hunian dan komersial yang diluncurkan perseroan, yakni Icon Business Park 5 dan North Point di Nava Park. BSDE juga sedang mengembangkan apartemen Upper West di BSD City. Hermawan menegaskan untuk mendukung keberlanjutan proyek-proyek yang telah berjalan, BSDE akan memanfaatkan kekuatan kas dan setara kas yang mencapai Rp6,86 triliun serta melakukan aksi penggalangan dana di pasar modal jika dibutuhkan.

Hal itu dilakukan untuk menghasilkan sumber pendanaan yang efektif dan efisien bagi keberlanjutan bisnis perusahaan. Di semester pertama 2019, BSDE mencatatkan penjualan sebesar Rp2,7 triliun. Dimana segmen residensial atau perumahan masih menjadi penyokong utama penjualan pada paruh pertama tahun ini, senilai Rp1,2 triliun atau berkontribusi 45% terhadap total marketing sales.

Perseroan mengungkapkan, penjualan dari segmen residensial sebagian bear disumbangkan oleh penjualan di klaster Mozia, Savia, Greenwich, Vanya Park, Nava Park, dan The Zora yang terletak di kota mandiri BSD City, Tangerang.”Penjualan hunian vertikal kami didukung oleh permintaan yang tinggi terhadap Apartment Southgate di TB Simatupang - Jakarta Selatan, The Elements di Rasuna CBD Jakarta, Apartment Aerium di Jakarta Barat, Apartment Akasa di BSD City dan Upperwest BSD City,”kata Hermawan.

Sementara itu, marketing sales dari segmen komersial tercatat mencapai Rp1,2 triliun atau merepresentasikan kontribusi 44% dari total marketing sales BSDE pada semester I/2019. Penjualan itu terdiri dari penjualan lahan komersial di BSD City senilai Rp258 miliar, penjualan apartemen senilai Rp749 miliar, serta penjualan ruko sebesar Rp207 miliar.

BERITA TERKAIT

Dukung Pasar Modal Syariah - Tren Layanan Wakaf Saham Bakal Tumbuh

NERACA Jakarta – Mengoptimalkan produk layanan pasar modal syariah, beberapa perusahaan manajer investasi terus berinovasi dengan menghadirkan layanan menjawab kebutuhan…

Sidang Bangun Cipta Kontraktor - PN Minta Lengkapi Legal Akta Perusahaan

NERACA Jakarta - Menyoal permohonan perusahaan asal Selandia Baru, H Infrastructure Limited (HIL) kepada Pengadilan Niaga (PN) pada Pengadilan Negeri Jakarta…

IPO Itama Ranoraya Oversubscribed 34,96 Kali

NERACA Jakarta – Penawaran umum saham perdana PT Itama Ranoraya mendapatkan respon positif dari investor. Dimana berdasarkan hasil penawaran di…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Modernland Realty Raih The 11th IICD GCG Award 2019

PT Modernland Realty Tbk. (MDLN) berhasil meraih penghargaan dalam acara The 11th IICD Corporate Governance Conference & Award 2019 yang…

Rencanakan Divestasi Saham - Vale Indonesia Matangkan Transaksi Dengan Inalum

NERACA Jakarta – Setelah pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di istana September lalu mendapatkan dukungan soal rencana divestasi, kini…

Ketapatan Laporan Keuangan - BEI Catatkan 12 Emiten Belum Rilis Keuangan

NERACA Jakarta – Meskipun kepatuhan dan kedispilinan emiten dalam penyampaian laporan keuangan terus meningkat, namun pihak PT Bursa Efek Indonesia…