Pentingnya Kelembagaan Perumahan Rakyat

Pentingnya Kelembagaan Perumahan Rakyat

NERACA

Jakarta - Pemerhati perumahan rakyat dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Jehansyah Siregar mengatakan pentingnya kelembagaan yang tugas pokok dan fungsinya di bidang perumahan rakyat.

"Saya justru mempertanyakan mengapa lembaga itu (Kementerian Perumahan Rakyat) itu disatukan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat," kata Jehansyah di Jakarta, Jumat (30/8).

Menurut Jehansyah Kementerian Perumahan Rakyat memiliki perananan penting mengingat perumahan merupakan hak dasar bagi setiap warga negara sesuai amanat konstitusi."Jadi kalau masih ada warga Indonesia yang belum memiliki tempat tinggal maka itu menjadi kewajiban pemerintah," kata Jehansyah.

Menurut Jehansyah persoalan seperti rumah sederhana, penyediaan bunga rendah, rumah susun sewa, termasuk soal fasilitas likuditas pembiayaan perumahan hanya dapat diselesaikan oleh lembaga setingkat kementerian.

Jehansyah mengatakan soal rumah rakyat ini harus ditata jangan diserahkan ke pasar sepenuhnya karena dengan kondisi sekarang pekerja di Jakarta hanya mampu membeli rumah jauh di luar kota."Rumah terjangkau saat ini hanya bisa didapat kalau ke Selatan sudah sampai ujung Kabupaten Bogor, sedangkan ke Timur sampai ujung Kabupaten Bekasi, serta di Barat sudah sampai Kabupaten Serang," ujar Jehansyah.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono saat membuka diskusi yang diselenggarakan The Housing Urban Development Institute mengatakan program sejuta rumah (PSR) telah mencapai kinerja yang semakin baik, seiring dengan investasi pemerintah dalam penyediaan perumahan bagi seluruh masyarakat yang terus meningkat setiap tahunnya.

"Tahun 2015-2018 pemerintah berhasil membangun sebanyak 3,54 juta unit, sedangkan pada tahun 2019, pemerintah mentargetkan pembangunan sebanyak 1,25 juta unit dengan capaian realisasi sampai dengan 26 Agustus 2019 sebanyak 847.611 unit," kata Menteri PUPR.

Menteri Basuki mengatakan dalam rangka implementasi visi Presiden RI 2020/ 2024 Kementerian PUPR akan melakukan percepatan penyediaan perumahan yang merupakan salah satu infrastruktur dasar kebutuhan rakyat dan sebagai penunjang utama dalam keberhasilan pembangunan SDM unggul bagi seluruh masyarakat.

Beberapa upaya yang harus dilakukan ke depan, kata Menteri Basuki, membentuk bank tanah, menyusun undang-undang pertanahan, meningkatkan koordinasi dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional.

"Kami juga berencana untuk memaksimalkan lahan publik seperti lahan BUMN, lahan pemerintah, lahan pemerintah daerah, serta lahan strategis dekat terminal maupun stasiun," kata Basuki.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah menargetkan Program Sejuta Rumah pada periode 2015-2019 sebanyak 5 juta unit. Sejak dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo pada 29 April 2015, secara bertahap capaian Program Sejuta Rumah terus meningkat dari 904.758 unit di tahun 2015 menjadi 1.132.621 juta unit pada tahun 2018.

Secara keseluruhan selama periode 2015-2018 telah terbangun 3.542.318 unit rumah dengan komposisi 70 persen rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan 30 persen rumah non MBR. Pada tahun 2019, Kementerian PUPR menargetkan capaian Program Sejuta Rumah lebih tinggi yakni sebanyak 1,25 juta rumah. Mohar/Ant

BERITA TERKAIT

Manajemen Pollux Rampungkan Meisterstadt Batam Sesuai Amanat Habibie

Manajemen Pollux Rampungkan Meisterstadt Batam Sesuai Amanat Habibie  NERACA Jakarta - Chief Executive Officer PT Pollux Properti Indonesia Tbk, Nico…

Apartemen St Moritz Tanam Pucuk Merah - Kurangi Polusi Jakarta

Apartemen St Moritz Tanam Pucuk Merah   Kurangi Polusi Jakarta NERACA Jakarta - PT Lippo Karawaci, Tbk sebagai pengelola Apartemen The…

Meikarta Gandeng Produsen Gypsum Asal Jepang

Meikarta Gandeng Produsen Gypsum Asal Jepang   NERACA Jakarta - PT Mahkota Sentosa Utama (MSU) selaku pengembang hunian bertingkat Meikarta di…

BERITA LAINNYA DI HUNIAN

Suku Bunga Perbankan Masih Tinggi untuk Properti

Suku Bunga Perbankan Masih Tinggi untuk Properti   NERACA Jakarta - Konsultan properti Colliers International menyatakan bahwa tingkat suku bunga perbankan…

Harga Properti Denpasar di Level Terbatas

Harga Properti Denpasar di Level Terbatas   NERACA Denpasar - Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Bali mencatat harga properti residensial primer…

Hunian

Hunian "Kolonial" Segera Hadir di Kawasan Cagar Budaya Menteng   NERACA Jakarta - SHS & Associate perusahaan yang bergerak di bidang…