Para Peserta Unjuk Kepiawan Memimpin - Debat Calon Ketum HIPMI

Menjelang munas Himpunan pengusaha muda Indonesia (HIPMI) ke XVI tanggal 16 September 2019 mendatang, 4 Calon Ketua Umum (Caketum) HIPMI, yakni Bagas Adhadirgha (Ketua Bidang Luar Negeri dan Pariwisata BPP HIPMI), Ajib Hamdani (Wakil Bendahara Umum BPP HIPMI), Akbar Hiimawan Buchari (Mantan Ketum BPD HIPMISumut yang kini menjadi pengurus BPP HIPMI), dan Mardani H Maming (Wakil Bendahara Umum BPP HIPMI) mulai adu argumentasi visi dan misi mereka di acara debat kedua Caketum HIPMI.

Ketua Umum BPP HIPMI, Bahlil Lahadalia dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menegaskan bahwa pelaksanaan debat empat kandidat di Bali in akan mampu menunjukkan kualitas diri Caketum HIPMI melalui komitmen visi dan misi membangun HIPMI yang kuat kedepan.

Dirinya berharap, para calon dapat memahami pentingnya melanjutkan program yang telah dirancang sebelumnya, karena HIPMI harus hadir sebagai lokomotif pembangunan perekonomian yang berkeadilan. “Persaingan pasar bebas ke depan Indonesia memerlukan kondisi ekonomi yang handal dalam memenangkan persaingan global, untuk itu seluruh jajaran HIPMI harus lebih kreatif dan inovatif dalam menjalankan bisnisnya.”paparnya.

Debat dibagi dalam 4 sesi yaitu pemaparan visi misi masing-masing Caketum, Caketum menjawab pertanyaan dari para panelis, Caketum saling bertanya satu sama lain dan diakhiri oleh pertanyaan dari Ketua Umum BPP kepada para Caketum mengenai kiat-kiat yang akan dilakukan apabila terpilih menjadi Ketua Umum dalam tiga tahun kedepan. Debat yang berdurasi selama hampir 2 jam tersebut berlangsung seru dan berkualitas karena masing-masing kandidat mampu memaparkan visi dan misi terbaiknya.

Sementara ketua Steering Committee (SC) HIPMI, Anggawira menyampaikan acara debat ini merupakan bagian proses menuju Munas. “Kami melihat para kandidat telah mengeksplorasi jawaban-jawaban baik itu persoalan internal HIPMI maupun ekonomi nasional dengan disaksikan para Ketua HIPMI Daerah. Saya berharap proses Munas ini benar-benar dapat menjadi sarana seleksi kepemimpinan di HIPMI untuk menjadi lebih baik lagi,”jelasnya.

Asal tahu saja, debat yang mengusung tema “Menyiapkan Peran HIPMI sebagai Lokomotif Pembagunan Ekonomi yang Berkeadilan” tersebut dibuka oleh Wakil Gubernur (Wagub) Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati atau akrab dipanggil Cok Ace. Dalam pidato pembukaannya, Cok Ace sangat menyambut baik pelaksanaan debat Caketum BPP HIPMI untuk mencari sosok pemimpin yang dapat membawa organisasi ini sebagai penggerak perekonomian nasional. Beliaupun berpesan agar HIPMI memiliki peran penting ikut mewujudkan pembangunan yang berkeadilan, sehingga tercipta keseimbangan pembangunan yang didukung penuih oleh seluruh pihak khususnya dari pemerintah baik pusat maupun daerah.

BERITA TERKAIT

Ombudsman: Saham PGN Turun Rugikan BPJS Ketenagakerjaan

Harga saham PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) atau PGN sempat terkoreksi akibat adanya wacana penurunan harga gas industri.…

Sengketa Dengan Geo Dipa Energi - Kuasa Hukum BGE : Ada Penyalahgunaan Kewanangan Pejabat KPK

Terkuaknya surat keterangan permohonan klarifikasi kepada Bank HSBC Indonesia yang diterbitkan oleh Deputi bidang Penindakan Komisi Pemberantasa Korupsi, Pahala Nainggolan,…

Sistem ERP SystemEver Pacu Bisnis Distribusi Alkes

Perusahaan distribusi alat kesehatan (Alkes) memegang peranan yang krusial di era industri 4.0. Tantangan mereka bukan hanya menjawab kebutuhan layanan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Adhi Commuter Bidik Dana IPO Rp 2,5 Triliun

NERACA Jakarta –Kembangkan ekspansi bisnisnya di sektor properti yang terintegrasi dengan moda transportasi menjadi fokus utama PT Adhi Commuter Properti…

Dampak Suspensi Saham - Tiphone Mobile dan KSEI Saling Tuduh

NERACA Jakarta –Dinilai melakukan salah prosedur karena penundaan pembayaran bunga ke-4 dan pelunasan pokok atas obligasi berkelanjutan II Tiphone tahap I…

Genjot Pertumbuhan Bisnis Gudang - Makmur Berkah Bidik Pendapatan Rp 120 Miliar

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan bisnis lebih agresif lagi di sektor kawasan industri dan penyewaan gudang, PT Makmur Berkah Amanda…