Bandung Targetkan Perpipaan Air Bersih 60 Persen Pada 2023

Bandung Targetkan Perpipaan Air Bersih 60 Persen Pada 2023

NERACA

Jakarta - Kabupaten Bandung melalui Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Raharja Air Minum menargetkan layanan air bersih melalui jaringan perpipaan 60 persen pada 2023 dari kondisi saat ini baru sebesar 24 persen.

"Ya benar, targetnya sebesar itu dan itu sesuai dengan rencana induk pengembangan sistem penyediaan Air minum (SPAM) di Kabupaten Bandung pada 2023," kata Direktur Utama Perumda Tirta Raharja Air Minum, Rudie Kusmayadi dalam keterangannya, saat penandatanganan Nota Kesepahaman dengan PT Moya Indonesia di Jakarta, Rabu (7/8).

Menurut Rudie, nota kesepahaman tersebut merupakan langkah awal pengembangan SPAM di wilayah pelayanan Perumda Air Minum Tirta Raharja, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Ia mengatakan, pihaknya menggandeng Moya Indonesia untuk mengejar target realisasi cakupan pelayanan sebesar 60 persen pada 2023 itu."Gap-nya (celah) yang cukup besar. Nah...kita pun untuk mengejar ini juga agak sulit, karena memang pembangunan SPAM ini memerlukan biaya yang cukup besar," ujar dia.

Oleh karena itu, lanjut dia, pihaknya menjajaki kerja sama dengan pihak swasta."Dari hasil kajian, bila visibel, nanti dengan teknologi inovasi yang dimiliki Moya Indonesia dan Tirta Raharja, nanti sama-sama kita kembangkan dalam objek kerja sama," kata dia.

Rudie optimistis prospek kerja sama ini karena Kabupaten Bandung memiliki potensi pengembangan SPAM yang masih besar, antara lain karena ketersediaan air baku yang mencukupi, yang bersumber dari empat sungai, salah satunya Sungai Citarum.

Sementara itu Bupati Bandung, Dadang M. Nasser mengatakan, langkah itu sejalan dengan instruksi pemerintah pusat agar seluruh warga menggunakan 100 persen air perpipaan."Hari ini ada peminat dari pihak ketiga, tentu kami sangat wellcome dan dengan pakai koridor hukum yang baik, sehingga aturannya tetap terpenuhi,” jelas dia.

Dadang menambahkan, walaupun pengembangan SPAM di wilayah Kabupaten Bandung ini berpeluang meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), namun pihaknya tidak akan mengabaikan fungsi sosial Tirta Raharja, yang akan direalisasikan dalam bentuk perbedaan tarif berdasarkan kemampuan kelompok pelanggan.

Senada dengan Dadang M. Nasser, CEO Moya Indonesia Mohamad Selim mengatakan, peningkatan pelayanan air bersih perpipaan perlu terus ditingkatkan agar semakin banyak warga yang memiliki akses terhadap air bersih.

Selim menambahkan, jika hasil pra studi kelayakan tersebut menghasilkan potensi pengembangan yang baik, maka akan menjadi pedoman awal untuk melakukan studi kelayakan lebih lanjut untuk merealisasikan Rencana Induk Pengembangan SPAM di wilayah Kabupaten Bandung.

Perumda Air Minum Tata Raharja Kabupaten Bandung, saat ini melayani 99.400 pelanggan, dengan kapasitas produksi mencapai 981 liter per detik. Kapasitas sebesar itu sudah terserap hampir 100 persen, sehingga diperlukan upaya peningkatan produksi agar semakin banyak warga Kabupaten Bandung mendapatkan air bersih perpipaan. Ant

BERITA TERKAIT

Sony Subrata: Buku Jagat Digital Mengupas Dampak Media Sosial

Sony Subrata: Buku Jagat Digital Mengupas Dampak Media Sosial  NERACA Jakarta - Anggota Dewan Pers yang juga Head of New…

Bintang Puspayoga Rilis Buku Sinergi Untuk Negeri

Bintang Puspayoga Rilis Buku Sinergi Untuk Negeri NERACA Jakarta - Bintang Puspayoga secara resmi merilis buku bertajuk Sinergi Untuk Negeri.…

Pemkot Sukabumi Raih WTN ke-16 Kalinya

Pemkot Sukabumi Raih WTN ke-16 Kalinya  NERACA Sukabumi - Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi kembali meraih penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN)…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Fachry Ali : Pemindahan Ibu Kota Jadi Awal Periode “Post Java” - FGD KLHS Pemindahan Ibu Kota

Fachry Ali : Pemindahan Ibu Kota Jadi Awal Periode “Post Java”   FGD KLHS Pemindahan Ibu Kota NERACA Jakarta - Pengamat…

Pertamina EP Tanggap Darurat Karhutla

Pertamina EP Tanggap Darurat Karhutla NERACA Jakarta – PT Pertamina EP, anak usaha PT Pertamina (Persero) sekaligus kontraktor kontrak kerjasama…

Survei: Sosok Wali Kota Depok Mendatang Tidak Melihat Asal Partai

Survei: Sosok Wali Kota Depok Mendatang Tidak Melihat Asal Partai   NERACA Depok - Hasil survei yang dilakukan oleh Klinik Digital…