Pemkot Palembang Sosialisasi Cara Pilih Hewan Kurban

Pemkot Palembang Sosialisasi Cara Pilih Hewan Kurban

NERACA

Palembang - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Sumatera Selatan, gencar melakukan sosialisasi cara memilih dan memotong hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada 11 Agustus 2019.

"Kegiatan sosialisasi tersebut gencar dilakukan di sejumlah kawasan permukiman penduduk dengan mengumpulkan panitia pemotongan atau penyembelihan hewan kurban di suatu tempat," kata Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda di Palembang, Sabtu (27/7).

Kegiatan sosialisasi terkait pemilihan dan penyembelihan hewan kurban di Bumi Sriwijaya itu akan terus dilakukan secara intensif hingga beberapa hari menjelang Hari Raya Kurban itu.

“Sosialisasi itu penting dilakukan untuk memberikan penjelasan kepada warga kota ini mengenai cara memilih hewan ternak yang baik dan memenuhi persyaratan kurban, cara penyembelihan hewan yang halal, bersih, dan bebas dari penyakit (higienis),” ujar dia.

“Dalam kegiatan itu diberikan penjelasan teknis menjaga hewan seperti sapi dan kambing agar tidak stres selama menantikan waktu penyembelihan dan proses penyembelihan,” tambah dia.

Selain menggalakkan kegiatan sosialisasi tersebut, Pemkot Palembang juga menyiapkan satuan tugas khusus untuk memeriksa kesehatan hewan ternak yang akan dikurbankan oleh warga di kota ini sehingga terjamin kesehatannya.

Untuk menjamin kesehatan hewan yang akan dikurbankan pada Hari Raya Idul Adha tahun ini, satgas diturunkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan hewan ternak di pusat penjualan hewan kurban, dan kawasan permukiman penduduk yang biasa dijadikan tempat penyembelihan kurban.

Pembentukan satgas atau tim khusus untuk melakukan pemeriksaan kesehatan hewan ternak seperti sapi dan kambing dilakukan untuk mencegah beredarnya hewan ternak yang tidak sehat dan kurang memenuhi syarat sebagai hewan kurban.

“Sesuai ketentuan hewan yang dipotong untuk kurban dan dagingnya dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerimanya harus sehat atau terbebas dari penyakit, tidak cacat, dan memiliki berat yang ideal,” kata wawako. Ant

BERITA TERKAIT

Penerapan Social Distancing Skala Besar di Wilayah Jakarta Pusat

Jakarta- Warga RW 04 di Kelurahan Gunung Sahari Utara, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat,  melakukan pembatasan secara mandiri di lingkungannya…

Kinerja RS Darurat Wisma Atlet Menunjukkan Hasil yang Signifikan

Jakarta- Setelah Sabtu (4/4) sebanyak 20 orang yang tergolong ODP (Orang Dalam Pemantauan) dan PDP (Pasien Dalam Pemantauan) yang dirawat…

Pengusaha Peduli NKRI: Datangkan 80 ton Alat Kesehatan

Pengusaha Peduli NKRI: Datangkan 80 ton Alat Kesehatan  NERACA Jakarta - Sektor industri melalui Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN)…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Legislator : Tol Serang-Panimbang Tumbuhkan Ekonomi Banten Selatan

Legislator : Tol Serang-Panimbang Tumbuhkan Ekonomi Banten Selatan NERACA  Lebak - Anggota DPRD Lebak Musa Weliansyah mengatakan pembangunan jalan tol…

YLK Sumsel Imbau Masyarakat Waspadai Makanan Kedaluwarsa

YLK Sumsel Imbau Masyarakat Waspadai Makanan Kedaluwarsa NERACA  Palembang - Pengurus Yayasan Lembaga Konsumen (YLK) Sumatera Selatan (Sumsel) mengimbau masyarakat…

KSP Bali Kencana Berharap Penangguhan Pembayaran 1 Tahun - Wabah Covid-19 Belum Berakhir

KSP Bali Kencana Berharap Penangguhan Pembayaran 1 Tahun   Wabah Covid-19 Belum Berakhir NERACA Jakarta - Sejarah ekonomi dunia tahun 2020…