AKRA Bagikan Dividen Rp 60 Per Saham

NERACA

Jakarta – Meskipun perolehan laba di semester pertama 2019 tertekan, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) masih royal untuk membagi dan membayar dividen interim untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2019 dengan menggunakan laba bersih periode 30 Juni 2019. Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin, perseroan akan membagikan dividen interim Rp60 per lembar saham. Jumlah itu berasal dari laba bersih perseroan per 30 Juni 2019 atau semester I/2019.

Sebelumnya, AKR Corporindo melaporkan pendapatan Rp9,71 triliun per akhir Juni 2019. Realisasi itu turun 13,38% dari Rp11,21 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Dari situ, perseroan meraih laba bersih Rp390,76 miliar pada semester I/2019, turun dari Rp1,12 triliun periode yang sama tahun lalu.

Secara detail, jadwal pembagian dividen interim AKRA yaknicum dividendi pasar reguler dan negosiasi pada 5 Agustus 2019. Sementara itu,cumdividenuntuk pasar tunai pada 7 Agustus 2019. Kemudian, awal periode perdagangan saham tanpa hakdividenatauexdividendi pasar reguler dan negoisasi pada 6 Agustus 2019. Selanjutnya,exdividendi pasar tunai pada 8 Agustus 2019. Adapun,recording datedividen interim jatuh pada 7 Agustus 2019 dan pembayarandividentunai akan dilakukan pada 16 Agustus 2019.

Kata Direktur AKR Corporindo, Suresh Vembu, setiap tahun perseroan membayarkan dividen interim dan final dividen setelah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Untuk dividen interim, diputuskan berdasarkan keuntungan 6 bulan dan posisi arus kas perseroan. Pada semester I/2019, lanjutnya, perseroan telah membukukan laba bersih Rp390 miliar. Oleh karena itu, diputuskan pembagian dividen interim Rp60 per lembar.

Disampaikannya, kebijakan dividen itu minimum 30% apabila telah membukukan keuntungan lebih dari Rp50 miliar. Dalam 5 tahun terakhir, besarandividend payout ratio(DPR)berkisar 35—65%. Suresh mengatakan kebijakan dividen itu sebagai komitmen perseroan kepada pemegang saham serta bentuk tata kelola perusahaan yang baik. Pihaknya memastikan langkah itu tidak menghambat rencana ekspansi perseroan.

Dirinya menambahkan, perseroan akan melakukan ekspansi dengan menggunakan sumber dana yang berasal dari kas internal. Selain itu, AKRA juga memiliki opsi pinjaman dari perbankan.

BERITA TERKAIT

Pieter Tanuri Tambah Porsi Saham di BOLA

NERACA Jakarta –Perkuat porsi kepemilikan saham, Pieter Tanuri menambah kepemilikan sahamnya pada PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA) menjadi 23,52%…

BEI Kantongi 22 Calon Emiten Bakal Go Public

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sesumbar bakal mencatatkan 60 emiten baru sampai akhir tahun 2019 seiring dengan…

Lippo Karawaci Tunjuk Rudy Halim Jadi COO

NERACA Jakarta – Emiten properti, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) resmi menunjuk Rudy Halim sebagai Chief Operating Officer (COO) yang telah efektif…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Kantungi Empat Proyek Baru - TOTL Pede Target Kontrak Baru Capai Rp 2 Triliun

NERACA Jakarta – Mengandalkan proyek-proyek pembangunan gedung dan infrastruktur lainnya, tidak menjadi kekhawatiran bagi PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL)…

Saat Ini Momentum Tepat Starup Go Public

Maraknya beberapa perusahaan starup yang mencatatkan saham perdananya di pasar modal, menjadi sentimen positif bagi perusahaan starup lainnya untuk mengikuti…

IPO Almazia Ditaksir Oversubscribed 3 Kali

NERACA Jakarta – Jelang pencatatan sahamnya di Bursa Efek Indonesia, PT Sinarmas Sekuritas selaku penjamin emisi penawaran umum saham perdana…