Sharp Tambah Lini Produksi Mesin Cuci - Tingkatkan Kinerja Ekspor

NERACA

Jakarta – Genjot kinerja penjuakan ekspor, PT Sharp Electronics Indonesia menambah lini produksi di kategori mesin cuci tipe satu tabung yang kini direlokasi ke pabrik mesin cuci Sharp Indonesia di Karawang International Industrial City (KIIC). Tadashi Ohyama, CEO PT Sharp Electronics Indonesia dalam siaran persnya di Karawang, Selasa (16/7) mengatakan, penambahan lini produksi merupakan salah satu bentuk dukungan perusahaan terhadap anjuran pemerintah dalam memacu pertumbuhan ekspor.

Disampaikannya, mesin cuci Sharp Indonesia merupakan salah satu kategori produk unggulan. Meski banyak fitur dan desain yang dibuat khusus untuk pasar tanah air, ternyata banyak mesin cuci perseroan yang diminati oleh negara tetangga dengan karakteristik konsumen serupa, seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darusalam, Timur Tengah dan banyak negara lainnya. “Hadirnya lini produksi terbaru diharapkan mampu menambah diversifikasi produk lokal Sharp untuk mengisi pasar global tersebut. Dengan mesin yang memadai dan tenaga kerja yang mumpuni, semoga kami bisa membuktikan kesiapan baik produk-produk lokal maupun SDM Indonesia untuk bersaing di kancah internasional,”kata Tadashi.

Kemunculan mesin cuci satu tabung/full auto membawa harapan baru bagi bisnis Sharp Indonesia sendiri. Di samping menargetkan kapasitas produksi mesin cuci yang lebih banyak yaitu naik 10 – 15% dari kapasitas produksi semula, Sharp Indonesia juga mematok adanya kenaikan angka ekspor hingga market share. “Dengan memproduksi mesin cuci satu tabung/full auto sendiri, kami yakin dapat memanfaatkan kemudahan-kemudahan ini, baik dari sisi pengembangan dan perencanaan produk, sampai menggenjot penjualan ekspor tumbuh hingga 20% di tahun 2020 untuk seluruh kategori produk. Kami juga optimis hasil ekspor dapat berimbas positif pada market share kami keseluruhan,”kata Andry Adi Utomo, National Sales Senior General Manager PT Sharp Electronics Indonesia.

Di usia yang semakin dewasa, Sharp Indonesia berkomitmen tidak hanya menjadi produsen elektronik yang unggul dalam bisnis. Lebih dari itu, Sharp Indonesia turut berupaya dalam mewujudkan program pemerintah serta mengembalikkan keuntungan bisnis elektronik untuk masyarakat Indonesia. Caranya dengan melakukan transfer teknologi dan pengetahuan, maupun mempersiapkan sumber daya manusia yang berdaya saing.

BERITA TERKAIT

Waspadai Dampak Sistemik - BEI Terus Pantau Reksadana Gagal Bayar

NERACA Jakarta –Guna memberikan kepastian hukum dan perlindungan investor terhadap produk investasi reksadana yang gagal bayar, PT Bursa Efek Indonesia…

Saham Perdana IFSH Dibuka Melesat 47,73%

NERACA Jakarta – Debut perdana di pasar modal, perdagangan saham PT Ifishdeco Tbk (IFSH) pada Kamis (5/12) dibuka menguat tajam…

Raup Bisnis Daur Ulang Sampah Plastik - Coca Cola Inisiasi Packaging Recovery Organization

NERACA Jakarta – Sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam mengurangi sampah plastik, produsen minuman kemasan Coca Cola Indonesia sangat aktif dalam…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Salurkan KPR Rp 300 Triliun - BTN Telah Biayai 5 Juta Masyarakat Indonesia

Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) KPR ke 43 yang jatuh pada tanggal 10 Desember mendatang, PT Bank Tabungan Negara (Persero)…

Geliat Bisnis Jalan Tol - WTR Beri Pinjaman CCT Rp 206,57 Miliar

NERACA Jakarta- Dukung pengembangan bisnis di jalan tol, PT Waskita Karya Tbk (WSKT) melalui anak usahanya, PT Waskita Toll Road…

CJ CGV Restrukturisasi Saham di Graha Layar

NERACA Jakarta - CJ CGV Co Ltd merestrukturisasi kepemilikan sahamnya pada PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ). Perusahaan bioskop asal…