BNI Life Berikan Perlindungan Bagi Tenaga Pendamping Kemendesa

NERACA

Jakarta - PT BNI Life Insurance dan Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa) menandatangani Kerjasama Bersama Antara tentang Program Asuransi Tenaga Pendamping Profesional untuk periode 3 tahun.

Direktur Utama BNI Life Insurance Shadiq Akasya mengungkapkan, kerja sama perdana dengan Kemendesa ini diharapkan dapat membantu para Tenaga Pendamping yang berjumlah sekitar 37 ribu orang untuk dapat mulai sadar berasuransi dengan mengajak mereka agar memiliki asuransi jiwa disamping BPJS Kesehatan.

Menurutnya, dengan memiliki asuransi BNI Life maka mereka telah melindungi keluarga mereka apabila ada kejadian yang tidak diinginkan (kematian) dan keluarga akan mendapatkan uang pertanggungan dari BNI Life sebesar Rp20juta.

“Untuk mengikuti program ini, Tenaga Pendamping Kemendesa dapat langsung mendaftarkan dirinya di seluruh kantor cabang Bank BNI dan Kantor Pemasaran BNI Life di Indonesia, dan pembayaran premi akan dilakukan secara auto debet dari rekening BNI peserta,” ujar Shadiq dalam keterangannya di Jakarta, kemarin.

Disamping acara penandatanganan kerja sama, BNI Life juga melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada 100 tenaga pendamping. Hal ini dilakukan sebagai bentuk edukasi dan inklusi asuransi jiwa dalam mendukung program OJK “Mari Berasuransi”.

Produk asuransi yang disertakan adalah term life dengan biaya premi yang cukup terjangkau disesuaikan dengan usia peserta dan pencairan klaim asuransi ini juga dapat dilakukan di seluruh cabang Bank BNI dan 7 kantor layanan BNI Life yang terletak di kota besar di Indonesia sesuai dengan komitmen BNI Life yakni hadir memberikan perencanaan masa depan dan perlindungan terpercaya dengan segala kemudahannya. “Diharapkan dengan kerjasama ini dapat membangun hubungan sinergi yang baik lagi antara BNI Life dengan Kemendesa,” jelas Shadiq.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo menyampaikan bahwa program ini guna meningkatkan kesejahteraan Pendamping Desa maupun Pegawai Kemendes PDTT RI. “Keberhasilan dana desa tak terlepas dari peran pendamping desa yang tersebar di Indonesia. Untuk itu, diberikanlah penawaran perlindungan asuransi kesehatan bagi mereka,” tuturnya.

Ia menambahkan, untuk memberikan perlindungan tambahan pada pendamping desa, pihaknya memberikan tambahan optional benefit untuk seluruh pendamping desa dilibatkan pada program hasil kerjasama dengan BNI Life Insurance. “Kami berharap tenaga pendamping desa akan lebih tenang saat bekerja dan bisa lebih focus berupaya memajukan Desa, sehingga desa-desa bisa lebih maju lagi, dan kesenjangan bisa terus kita turunkan,” tandas Eko.

BERITA TERKAIT

Pemerintah Incar Pembiayaan Berbasis Ekuitas - Bangun Infrastruktur

    NERACA   Jakarta - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) mengincar skema pembiayaan berbasis ekuitas atau…

16 Bank dan 4 Sekuritas Ikut Lelang SUN

    NERACA   Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat sebanyak 16 bank dan empat perusahaan sekuritas ikut lelang Surat…

OJK Klaim Tingkat Inklusi Keuangan 75% Telah Tercapai

    NERACA   Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengklaim target tingkat inklusi keuangan Indonesia sebesar 75 persen dari…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Bank DKI Luncurkan Program Kebun Hidroponik di Rusunawa KS Tubun dan Jatirawasari

    NERACA   Jakarta – Tingkatkan pemberdayaan masyarakat DKI Jakarta, Bank DKI luncurkan program kebun hidroponik di Rusun KS…

Uang Elektronik Tol akan Terhubung ke Debit dan Kredit

    NERACA   Jakarta - Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) sedang menyiapkan teknologi untuk pembayaran tol tanpa henti (Multi…

Survei BI Indikasikan Pertumbuhan Kredit Baru Melambat

      NERACA   Jakarta - Survei Perbankan Bank Indonesia (BI) mengindikasikan pertumbuhan triwulanan kredit baru melambat pada triwulan…