Satyamitra Genjot Kapasitas Kertas Kemasan - Tawarkan Harga Rp 150-200 Persaham

NERACA

Jakarta – Danai kebutuhan pasokan bahan baku baik impor maupun lokal, calon emiten yang bergerak di bidang penyediaan kemasan karton terintegrasi PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk berencana mencari modal di pasar lewat penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO). Dalam aksi korporasi tersebut, perseroan menawarkan harga di rentang Rp150-Rp200 per saham.

Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin disebutkan, dana yang diperoleh dari hasil IPO akan digunakan sekitar 40% untuk modal kerja perseroan untuk meningkatkan persediaan bahan baku kertas baik impor maupun lokal serta untuk penyelesaian implementasi sistem SAP (System Application and Product) yang saat ini sedang berjalan.

Kemudian sekitar 30% akan digunakan untuk pelunasan sebagian hutang bank, dan sisanya sekitar 30% akan digunakan untuk pembelian mesin dan lokasi baru pabrik. Kata Ang Kinardo, Direktur Utama PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk, dengan keyakinan akan pertumbuhan ekonomi di Indonesia di masa mendatang dan pertambahan jumlah penduduk Indonesia yang diimbangi dengan kenaikan pendapatan per kapita penduduk Indonesia dari tahun ke tahun, maka permintaan akan barang konsumsi akan terus meningkat, sehingga pertumbuhan dalam industri pengemasan juga akan meningkat. “Sehingga, secara langsung hal ini akan memberikan peluang bagi Perseroan untuk terus berkembang dan peningkatan penjualannya dalam setiap tahunnya,”ungkapnya.

IPO, menurutnya, merupakan sebuah langkah besar untuk mewujudkan visi perusahaan untuk menjadi pemimpin di industri packaging yang selalu mengedepankan kepuasan konsumen dan tentunya untuk memperluas strategi bisnis dan berkontribusi untuk pertumbuhan perekonomian Indonesia tentunya.

Perseroan melebarkan lini usahanya dengan menambah layanan-layanan baru berupa penyewaan truk dan logistik untuk memberikan solusi, manajemen transportasi kepada pelanggannya. Perseroan saat ini mempunyai kantor dan pabrik di kawasan industri Benua Permai Lestari, Tigaraksa, Tangerang, Banten dengan luas lahan 14 ha.

Saat ini, perseroan memproduksi karton gelombang (corrugated carton box) dan kemasan offset untuk berbagai industri di bidang makanan minuman, elektronik, telekomunikasi, sepatu dan lain sebagainya yang memerlukan kotak kemasan untuk memasarkan produk-produknya. Sebagian besar pelanggan perseroan berasal dari sektor consumer dan teknologi, di antaranya Unilever Group, Adidas, Indofood Group, Mayora Group, Haier-Sanyo, Nutricia Indonesia, Great Giant Pineapple, Samsung, Nestle Indonesia, Djojonegoro C-1000, Epson Indonesia, Dollar General, Ecco Indonesia, Walgreens , Jco Donut & Coffee, Samindo Electronics, Oppo, Lenovo, Smartfren dan Polytron.

Kedepannya, perseroan berencana untuk memproduksi jewelry boxes, premium gift products, dan stationery boxes. Meski demikian, laba tahun berjalan sempat tertekan 48,33% menjadi Rp33,188 miliar pada 2017. Laba tahun berjalan naik 34,84% menjadi Rp44,74 triliun pada 2018.Untuk kebijakan dividen, perseroan berencana mengusulkan pembagian dividen tunai kepada pemegang saham sekurang-kurangnya 20% dari laba bersih mulai tahun buku yang berakhir 31 Desember 2019.

BERITA TERKAIT

Pangsa Pasar Menyusut - Volume Penjualan Rokok HMSP Terkoreksi 5,7%

NERACA Jakarta - Keputusan pemermintah yang akan menaikkan cukai rokok rata-rata sebesar 23% mulai Januari 2020 menjadi ancaman terhadap pertumbuhan…

Bekasi Fajar Raup Pendapatan Rp 607,61 Miliar

NERACA Jakarta – Di kuartal tiga 2019, PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) membukukan pendapatan Rp 607,61 miliar. Jumlah…

Usai Pelantikan Presiden Terpilih - Pelaku Pasar Menantikan Tim Kabinet Ekonomi

NERACA Jakarta- Sentimen positif pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Indonesia priode 2019-2024 masih menyelimuti pergerakan indeks harga saham gabungan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Berinvestasi Mudah Gak Pake Ribet - Ketika Semua Kemudahan Berada Dalam Genggaman

Di era digital saat ini, segala sesuatunya sangat mudah dilakukan. Tengok saja inovasi layanan industri keuangan baik itu perbankan hingga…

Geliat Sektor Industri - Anak Usaha Barito Pacific Jual Lahan 12,6 Hektar

NERACA Jakarta – Geliat pembangunan industri akan berdampak besarnya permintaan lahan industri di beberapa kota besar, maka melihat potensi tersebut,…

Danai Pengembangan Bisnis - Dana Brata Luhur Lepas Saham IPO 35 Juta Saham

NERACA Jakarta – Perkuat modal guna mendanai ekspansi bisnisnya, PT Dana Brata Luhur Tbk berencana melaksanakan penawaran umum perdana (initial…