MNC Land Bakal Gelar Private Placement

Perkuat modal guna mendanai ekspansi bisnsnya, PT MNC Land Tbk (KPIG) menyiapkan rencana penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu atau private placement. Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin, emiten properti ini akan menerbitkan saham baru lewat private placement sebanyak 6,55 miliar lembar saham.

Maka guna memuluskan aksi korporasi tersebut, perseroan bakal menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 24 Juni 2019 untuk meminta persetujuan pemegang saham menggelar private placement. Harga pelaksanaan private placement paling sedikit 90% dari rata-rata penutupan saham perseroan selama 25 hari berturut-turut di pasar regular, sebelum tanggal permohonan pencatatan. Aksi korporasi ini nantinya dilakukan paling lama 2 tahun setelah mendapat persetujuan RUPSLB.

Menurut manajemen, dilusi yang akan dialami pemegang saham perseroan akibat private placementsaat ini relatif kecil. Harga pelaksanaan ditentukan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku di pasar modal, sehingga tidak merugikan pemegang saham. Sebagai informasi, emiten properti yang tergabung dalam MNC Group ini tengah menggarap proyek theme park di Lido dengan nilai investasi sekitar Rp 1 triliun.

Proyek taman hiburan tersebut memiliki luas lahan kurang lebih 50 hektar yang mana luasan tersebut belum termasuk lahan untuk parkir yang akan dibangun. Adapun proyek theme park itu merupakan bagian dari proyek MNC Lido City yang menawarkan berbagai hiburan premium, rekreasi dan gaya hidup. Untuk tahap awal, proyek MNC Lido City tersebut menggunakan lahan sekitar 700 hektar.

Adapun pemanfaatannya adalah untuk pembangunan theme park dan fasilitas resor terpadu yang berdampingan termasuk di dalamnya hotel bertema, kawasan ritel, restoran, dan area hiburan. Perseroan menjadwalkan proyek tersebut akan beroperasi pada tahun 2022.

BERITA TERKAIT

Kemarau Bakal Lama, Serapan Beras Bulog Dikhawatirkan

NERACA Jakarta – Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Galuh Octania menyatakan musim kemarau yang berlangsung sejak April 2019…

Sektor Pangan - Produksi dan Suplai Terbatas Bakal Memicu Kenaikan Harga Cabai

NERACA Jakarta – Pengamat Ekonomi Institute for Development of Economic and Finance (INDEF) Rusli Abdullah mengatakan salah satu alasan kenaikan…

Himbara Bakal Perluas Layanan Pembayaran Pajak

    NERACA   Jakarta - Bank Milik Negara (Himbara) akan memperluas kanal di masing-masing perbankan untuk digunakan masyarakat dalam…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Volume Penjualan Terkoreksi 5,58% - Astra Terus Pacu Penjualan di Semester Kedua

NERACA Jakarta – Lesunya bisnis otomotif di paruh pertama tahun ini memberikan dampak terhadap bisnis otomotif PT Astra International Tbk…

Hartadinata Akuisisi Perusahaan E-Commerce

Kembangkan ekspansi bisnisnya, PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) pada tanggal 15 Juli 2019 menandatangani akta perjanjian penyertaan modal yang pada…

Kasus Hukum Menimpa Tiga Pilar - Investor Ritel Minta Kepastian Hukum

NERACA Jakarta – Kisruh sengketa manajamen PT Tiga Pilar Sejahtera Tbk (AISA) masih menyisakan masalah bagi para investor, khususnya investor…