Beban Operasional Naik Pangkas Laba XL 2,1%

PT XL Axiata Tbk (EXCL) per 31 Desember 2012 mengalami penurunan laba bersih 2,1% menjadi Rp2,83 triliun dari Rp2,89 triliun di periode yang sama tahun 2010. Hal tersebut disampaikan perseroan dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (26/3).

Disebutkan, kinerja ini didukung pendapatan perusahaan sebesar 7,28 persen menjadi Rp18,921 triliun. Namun, beban operasional mengalami kenaikan 14,3% dari Rp 8,172 triliun menjadi Rp 9,365 triliun. Untuk laba per saham sebesar Rp332. Perseroan mengalami kenaikan aset sebesar Rp3,92 triliun atau 14,3% dari Rp27,251 triliun menjadi Rp31,171 triliun.

Asal tahu saja, ditahun ini XL memproyeksikan pertumbuhan pendapatan berkisar Rp 20,4 triliun. Direktur Utama XL Hasnul Suhaimi pernah bilang, pendapatan tahun ini akan tumbuh 6-8% menjadi Rp20,4 triliun, bila dibanding dengan pencapaian tahun lalu sebesar Rp18,92 triliun. "Kita memperkirakan pendapatan XL untuk tahun ini tumbuh 6-8%, sejalan dengan industri," katanya.

Menurut Hasnul, kontribusi pendapatan terbesar berasal dari layanan suara (voice) sekitar 50%, disusul oleh pesan pendek (SMS), serta layanan data. Pada tahun lalu, pertumbuhan layanan data hampir 61%, sementara kontribusinya terhadap pendapatan sebesar 23%.

Seiring dengan pertumbuhan layanan XL, katanya, perseroan memperkirakan jumlah pelanggan ikut naik menjadi 50-51 juta pelanggan pada tahun ini. Tahun lalu, perseroan mencatat sekitar 46,4 juta pelanggan. "Kami melihat dari 50 juta pelanggan itu, ada sekitar 3,6 juta pelanggan baru," tuturnya. (bani)

Related posts