Sompo Insurance Luncurkan Program Mudik

NERACA

Jakarta - Mudik merupakan tradisi tahunan yang dilakukan oleh sebagian besar masyarakat di Indonesia, khususnya kala menyambut hari-hari besar keagamaan seperti Hari Raya Idulfitri. Kegiatan kembali ke kampung halaman untuk berkumpul sejenak bersama sanak saudara, selalu menimbulkan semangat dan kegembiraan tersendiri bagi para pemudik.

Namun, tak jarang para pemudik kerap dirundung rasa khawatir akan keselamatan diri dan keluarga serta keamanan aset yang ditinggalkan selama mudik. Menjawab kekhawatiran tersebut, PT Sompo Insurance Indonesia (Sompo Insurance) meluncurkan “Sompo Mudik Program” yang digarap khusus untuk memastikan kenyamanan nasabah selama melakukan perjalanan mudik Hari Raya Idulfitri tahun ini. Produk-produk perlindungan Nasabah yang ditawarkan dalam “Sompo Mudik Program” meliputi Personal Accident Mudik, Home Protection Mudik, dan Personal Accident Combo Mudik telah mulai dipasarkan sejak 1 Mei 2019 lalu.

Executive Officer – Head of Retail Marketing Directorate Sompo Insurance, Ratna Indrayani mengatakan Sompo Mudik Program adalah program khusus bagi para Nasabah yang mengutamakan kenyamanan saat mudik. “Solusi yang kami berikan adalah perlindungan diri, rumah maupun keduanya atau combo, saat Nasabah melakukan perjalanan mudik. Dengan jangka waktu perlindungan selama 30 hari. Produk-produk perlindungan mudik tak hanya dijual dalam bentuk voucher yang tersedia di 18 jaringan kantor pemasaran, namun juga tersedia pembelian langsung di laman microsite Sompo Insurance, untuk memberikan kemudahan akses Nasabah dalam melakukan pembelian digital secara langsung,” jelasnya, seperti dikutip keterangannya, kemarin.

“Akses yang mudah, premi yang sangat terjangkau, dengan solusi dan moment yang tepat adalah kunci bagi kami dalam menyajikan layanan terbaik bagi seluruh Nasabah Sompo Insurance,” ujar Ratna. Sompo Mudik Program memberikan perlindungan diri, rumah ataupun keduanya (combo) bagi para Nasabah yang ingin melakukan perjalanan mudik dengan penuh kenyamanan. Hanya dengan premi mulai dari Rp1.000 per hari, Nasabah akan mendapatkan manfaat perlindungan hingga Rp50 Juta.

Pembelian voucher dapat dilakukan langsung dengan mendatangi jaringan kantor cabang dan kantor pemasaran Sompo Insurance terdekat. Peluncuran “Sompo Mudik Program” turut menegaskan komitmen Sompo Insurance, untuk selalu menjadi penyedia solusi terbaik melalui rangkaian produk dan layanan yang diciptakan sesuai dengan kebutuhan para Nasabah, dalam beragam momen kehidupan.

Atas komitmen Sompo Insurance untuk terus bertumbuh, mengedepankan aspek integritas serta berorientasi penuh pada Nasabah, di tahun 2018 perusahaan Asuransi Umum ini mencatatkan pertumbuhan Premi Bruto sebesar 22.4% ditengah pertumbuhan pasar yang hanya 9.8%. Tercatat total perolehan Premi Bruto Sompo Insurance hingga akhir Desember 2018 adalah Rp 2 Triliun dengan komposisi portfolio produk terbesar berasal dari lini bisnis Properti yakni 43%, diikuti lini bisnis Motor sebesar 38%.

BERITA TERKAIT

Ayo, Menjajal Rute Mudik

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Kepolisian Republik Indonesia sebagai pihak yang bertanggungjawab langsung untuk mencegah kemacetan telah mempersiapkan sejumlah langkah. Salah…

Kesiapan Jalur Mudik Lintas Timur Sumatera

Kerusakan Jalan Lintas Timur, tepatnya di perbatasan dua provinsi Sumatera Selatan dan Jambi, di Kecamatan Bayung Lincir, Kabupaten Musi Banyuasin,…

Penutup Dahaga Dari Kemacetan Mudik - Tol Pandaan-Malang:

Mencair sudah kemacetan di sejumlah titik jalur Surabaya menuju ke Kota Malang, Jawa Timur, setelah Presiden RI Joko Widodo secara…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Meski Terjadi Aksi 22 Mei, Transaksi Perbankan Meningkat

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) menyebutkan demonstrasi terkait Pemilu pada 22 Mei 2019 yang diwarnai…

Libur Lebaran, BI Tutup Operasional 3-7 Juni

    NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) menetapkan untuk meniadakan seluruh kegiatan operasional pada 3-7 Juni 2019 atau…

Asosiasi Fintech Minta Dapat Kemudahan Akses Data Kependudukan

    NERACA   Jakarta – Industri Finansial Technology (fintech) berharap agar pemerintah bisa mengizinkan usaha fintech bisa mendapatkan akses…