HOKI Optimis Penjualan Tumbuh 15% - Berkah Ramadhan dan Lebaran

NERACA

Jakarta – Ramadhan dan Lebaran menjadi momentum berarti bagi emiten produsen beras premium, PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI). Pasalnya, momentum tersebut mampu mendongkrak penjualan perseroan seiring besarnya kebutuhan konsumsi beras di masyarakat. Maka berdasarkan peluang tersebut, perseroan optimistis dapat mencetak pertumbuhan laba pada kuartal II/2019.

Investor relations Buyung Poetra Sembada, F Dion Surijata mengatakan, perseroan optimis dapat membukukan pertumbuhan laba pada kuartal II/2019. Proyeksi pertumbuhan laba ini karena adanya momentum Ramadan dan Lebaran yang mendorong penjualan, serta bersamaan dengan memasuki masa panen raya.“Kuartal dua tahun ini lebih baik dari tahun lalu. Target kami hingga akhir tahun tetap naik sekitar 15% baik penjualan maupun laba,"ujarnya di Jakarta, kemarin.

Berdasarkan laporan keuangan per 31 Maret 2019 unaudited, penjualan bersih perseroan tercatat Rp398,62 miliar atau tumbuh 4,78% secara tahunan. Meski penjualan naik, tetapi laba perseroan tertekan 4,21% menjadi Rp25,49 miliar pada periode yang sama.Perseroan menjelaskan, laba yang tertekan pada kuartal pertama seiring dengan harga bahan baku di Pulau Jawa yang masih tinggi.

Tahun ini, perseroan juga masih rencanakan ekspansi sesuai rencana dengan penambahan mesin di pabrik area Subang dan pembuatan pabrik baru di Palembang. Untuk kuartal II 2019 sudah mulai terasa diharapkan penambahannya. “Penambahan di Subang karena adanya permintaan yang cukup tinggi. Diharapkan dengan adanya tambahan mesin di Subang tidak ada harus lembur,” kata Dion.

Sebelumnya, analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Andy Wibowo Gunawan mengatakan, perolehan laba bersih HOKI mencapai 23,8% dan 24,8% masing-masing dari target analis dan konsensus sepanjang 2019. Laba yang tertekan 4,2% karena beban bunga yang lebih tinggi pada 3 bulan pertama di tahun ini.Beban bunga perseroan mencapai Rp4,13 miliar per 31 Maret 2019, naik 126,92% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,82 miliar. "Beban bunga yang lebih tinggi ini untuk kebutuhan modal kerja selama kuartal I/2019," katanya melalui riset.

Analis memperkirakan perseroan mampu mencapai pendapatan sebesar Rp1,6 triliun pada 2019 dan Rp1,8 triliun pada 2020. Analis juga mempertahankan proyeksi laba bersih 2019 dan 2020 masing-masing sebesar Rp107 miliar dan Rp124 miliar atau tumbuh 18,8% dan 15,5% secara tahunan.Mirae Asset Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli terhadap saham HOKI dengan target harga Rp1.040, menyiratkan potensi kenaikan 65,1%.

BERITA TERKAIT

Dukung Pasar Modal Syariah - Tren Layanan Wakaf Saham Bakal Tumbuh

NERACA Jakarta – Mengoptimalkan produk layanan pasar modal syariah, beberapa perusahaan manajer investasi terus berinovasi dengan menghadirkan layanan menjawab kebutuhan…

Sidang Bangun Cipta Kontraktor - PN Minta Lengkapi Legal Akta Perusahaan

NERACA Jakarta - Menyoal permohonan perusahaan asal Selandia Baru, H Infrastructure Limited (HIL) kepada Pengadilan Niaga (PN) pada Pengadilan Negeri Jakarta…

IPO Itama Ranoraya Oversubscribed 34,96 Kali

NERACA Jakarta – Penawaran umum saham perdana PT Itama Ranoraya mendapatkan respon positif dari investor. Dimana berdasarkan hasil penawaran di…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Berkah Hasanah Card Bikin Bijak Mengelola Keuangan

Manusia dalam kehidupannya terkadang susah membedakan, mana kebutuhan dan mana keinginan. Alhasil dengan mengedepanan hawa nafsu untuk menunjukkan eksistensinya dan…

Hijrah Dengan Hasanah Card Untuk Gaya Hidup Lebih Baik

Bagi pasangan yang baru menikah, biasanya banyak tujuan wisata yang dicari untuk berbulan madu atau honeymoon, baik itu tujuan wisata…

Dukung Pasar Modal Syariah - Tren Layanan Wakaf Saham Bakal Tumbuh

NERACA Jakarta – Mengoptimalkan produk layanan pasar modal syariah, beberapa perusahaan manajer investasi terus berinovasi dengan menghadirkan layanan menjawab kebutuhan…