Banyak Order, Total Raup Laba Rp 123,51 Miliar

Neraca

Jakarta – Berkah tumbuhnya pembangunan infrastruktur berimbas pada kinerja PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) sebagai perusahaan bidang konstruksi. Perseroan mencatatkan laba bersih naik menjadi Rp123,51 miliar pada 2011 dari periode sama sebelumnya Rp80,62 miliar.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta kemarin. Disebutkan, kenaikan laba bersih diikuti kenaikan pendapatan naik tipis menjadi Rp1,56 triliun pada 2011 dari periode sama sebelumnya Rp1,54 triliun. Beban pokok pendapatan turun menjadi Rp1,32 triliun pada 2011 dari periode sama sebelumnya Rp1,34 triliun.

Sementara laba kotor perseroan naik dari Rp195,81 miliar pada 2010 menjadi Rp244,24 miliar pada 2011. Selain itu, perseroan juga mencatakan kenaikan laba per saham dasar menjadi Rp36,61 pada 2011 dari periode sama sebelumnya Rp25,37. Jumlah kewajiban perseroan naik menjadi Rp1,22 triliun pada 2011 dari periode sama sebelumnya Rp989,12 miliar.

Kemudian total aset perseroan naik menjadi Rp1,89 triliun pada 2011 dari periode sama sebelumnya Rp1,58 triliun. Sementara kas dan setara kas perseroan naik menjadi Rp661,09 miliar pada 2011 dari periode sama sebelumnya Rp488,21 miliar.

Sementara untuk pendapatan tahun buku 2011 menjadi Rp1,56 triliun, dari tahun buku 2010 yang tercatat sebesar Rp1,54 triliun. Kenaikan pendapatan ini mendongkrak kenaikan laba bersih menjadi Rp123,51 miliar, dibanding laba bersih tahun buku 2010 yang tercatat Rp80,62 miliar.

Kenaikan juga terjadi pada laba kotor perseroan dari Rp195,81 miliar pada 2010 menjadi Rp244,24 miliar pada 2011. Sementara jumlah kewajiban perseroan naik menjadi Rp1,22 triliun pada 2011, dari periode sama sebelumnya Rp989,12 miliar. Beban pokok pendapatan turun menjadi Rp1,32 triliun pada 2011 dari periode sama sebelumnya Rp1,34 triliun.

Asal tahu saja, pada tahun 2010 pendapatan Total Bangun Persada pada 2010 mengalami penurunan sebesar 11% dari Rp 1,73 triliun menjadi Rp 1,54 triliun, meskipun laba kotor perusahaan konstruksi ini mampu meningkat 18% dibanding tahun 2009 sebesar Rp 166 miliar menjadi Rp 196 miliar.

Kata Sekretaris Perusahaan PT Total Bangun Persada, Elvina Apandi Hermansyah, meski pendapatan perseroan mengalami penurunan, nilai pekerjaan yang dikerjakan (scope of work) sepanjang tahun lalu sebenarnya mencapai Rp 2,1 triliun. “Ini karena banyak dari kontrak dilakukan oleh owner langsung lewat subkontraktor, meski manajemen dan koordinasi pekerjaan dilakukan di bawah Total,” ujarnya.

Selama 2010, Total memperoleh pendapatan dari obligasi senilai Rp 4,19 miliar. Karena itulah pendapatan sebelum pajak meningkat signifikan sebesar 22% dari Rp 104 miliar menjadi Rp 127 miliar. Laba bersih juga naik 55% dari Rp 52 miliar menjadi Rp 81 miliar. (bani)

Related posts