Bali Towerindo Raih Pinjaman Rp 360 Miliar

Dalam rangka mendanai ekspansi bisnisnya, PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) memperoleh fasilitas kredit senilai Rp360 miliar dari PT Bank Mandiri Tbk (BMRI). Fasilitas pinjaman itu terbagi dari fasilitas kredit investasi 2 senilai Rp35 miliar dan fasilitas kredit investasi 3 senilai Rp325 miliar.

Wakil Direktur BALI, Lily Hidayat dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menjelaskan, fasilitas pinjaman tersebut diperoleh melalui penandatanganan perjanjian fasilitas kredit investasi 2 dan 3 dengan Bank Mandiri pada tanggal 2 Mei 2019.”Transaksi ini tidak ada dampak atau fakta material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha perseroan,”ujarnya.

Rinciannya, fasilitas kredit yang disepakati senilai Rp35 miliar dengan jangka waktu 72 bulan dan berjaminan tanah perseroan di Bali. Rencananya, kredit itu akan digunakan untuk pembiayaan aset perusahaan berupa kantor di Bali. Sedangkan fasilitas kredit senilai Rp325 miliar akan digunakan untuk membiayai pembangunan 84 site menara telekomunikasi baik SST, Monopole, Rooftop beserta seluruh perlengkapannya di Bali.

Tahun lalu, perseroan membukukan pendapatan usaha sebesar Rp464,17 miliar atau meningkat 45,02% dibandingkan pencapaian 2017. Sementara beban pokok pendapatan sebesar Rp192,25 miliar, meningkat 61,13% dibandingkan per Desember 2017. Beban usaha perseroan juga tercatat naik menjadi Rp55,90 miliar, meningkat 31,46% yoy, sedangkan beban keuangan perseroan meningkat 32,58% yoy. Beban lain-lain perseroan melonjak 102,83% ke level Rp5,38 miliar.

Berikutnya, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp50,35 miliar, turun 18,16% dibandingkan laba bersih yang diraup perseroan di sepanjang 2017 yang sebesar Rp61,52 miliar.

BERITA TERKAIT

Pefindo Raih Mandat Obligasi Rp 52,675 Triliun

Pasar obligasi pasca pilpres masih marak. Pasalnya, PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo mencatat sebanyak 47 emiten mengajukan mandat pemeringkatan…

GEMA Kantungi Kontrak Rp 475 Miliar

Hingga April 2019, PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA) berhasil mengantongi kontrak senilai Rp475 miliar. Sekretaris Perusahaan Gema Grahasarana, Ferlina Sutandi…

Tingkatkan Kapasitas Produksi - Impack Anggarkan Capex Rp 188 Miliar

NERACA Jakarta – Danai pengembangan bisnisnya, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) tahun ini menyiapkan belanja modal sebesar Rp 188…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pefindo Raih Mandat Obligasi Rp 52,675 Triliun

Pasar obligasi pasca pilpres masih marak. Pasalnya, PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo mencatat sebanyak 47 emiten mengajukan mandat pemeringkatan…

GEMA Kantungi Kontrak Rp 475 Miliar

Hingga April 2019, PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA) berhasil mengantongi kontrak senilai Rp475 miliar. Sekretaris Perusahaan Gema Grahasarana, Ferlina Sutandi…

PJAA Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo

NERACA Jakarta - Emiten pariwisata, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) memiliki tenggat obligasi jatuh tempo senilai Rp350 miliar. Perseroan…