Pemilu Serentak Tidak Efisien

Pemilu Serentak yang berlangsung 17 April 2019 ternyata berdampak merugikan korban jiwa hingga 119 petugas KPPS dan polisi meninggal dunia akibat kelelahan bekerja lebih dari 24 jam, sementara honor mereka rata-rata Rp 500.000. Apakah pemilu seperti ini efisien dari sisi kemanusiaan? Karena itu, DPR segera memprioritaskan perubahan UU Pemilu ke depan, supaya lebih nyaman bagi pelaksana, pemilih saat melaksanakan kewajibannya.

Syarif Hidayat, Jakarta Pusat

BERITA TERKAIT

Ramadhan Pasca Pemilu, Momentum Tepat Jalin Persatuan

  Oleh : Ismail, Pemerhati Sosial dan Politik   Pemilu sudah tinggal menunggu ketetapan hasil resmi dari KPU, namun hembusan…

BPPT: Pemilu Elektronik Butuh Kesiapan Mental

BPPT: Pemilu Elektronik Butuh Kesiapan Mental   NERACA Jakarta - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengatakan penerapan pemilihan umum (pemilu)…

Hary Tanoesoedibjo: Pemilu Telah Usai Saatnya Bersatu Bangun Indonesia Maju & Sejahtera

JAKARTA, Kompetisi di pesta demokrasi 5 tahunan telah usai. Pemenang di Pilpres telah diumumkan KPU, yaitu pasangan Joko Widodo dan…

BERITA LAINNYA DI SURAT PEMBACA

Apakah Ada Larangan Memotret di KRL?

Kami pernah melihat petugas Patwalka menegur penumpang saat memotret di dalam gerbong KRL Commuterline rute Bekasi-Jakarta. Padahal aturan yang terpasang…

Perjalanan KRL Selalu Terlambat

Kami bingung hampir setiap hari perjalanan KRL Commuterline selalu terlambat. Padahal jalur double double track (DDT Jatinegara-Cakung sudah selesai, sehingga…

Kontainer Bebas di Kota Bekasi

Hampir setiap hari, terutama siang dan sore hari banyak kontainer/truk tanah seenaknya bebas lewat di sejumlah jalan protokoler di kota…