Indeks Pembangunan Manusia Banten Naik 0,53 Poin

Indeks Pembangunan Manusia Banten Naik 0,53 Poin

NERACA

Serang - Badan Pusat Statistik (BPS) Banten menyatakan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Banten 2018 naik 0,53 poin dibandingkan dengan tahun sebelumnya dari 71,42 menjadi 71,95.

Kabid Statistik Distribusi BPS Banten Bambang Widjonarko mengatakan kenaikan IPM itu sejak delapan tahun terakhir secara konsisten mengalami kemajuan."IPM Banten meningkat dari 67,54 pada tahun 2010 menjadi 71,95 pada tahun 2018. Selain itu, pertumbuhan atau kecepatan kemajuannya pada tahun 2018 juga mengalami akselerasi atau percepatan dibandingkan tahun sebelumnya," kata dia di Serang, Kamis (18/4).

Hanya saja, kata dia, status pembangunan manusia masih tertahan pada level atau kategori tinggi (70≤IPM<80). Ia menjelaskan pencapaian pembangunan manusia diukur dengan memperhatikan tiga aspek esensial, yaitu umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, dan standar hidup layak. Oleh karena itu, kata dia, peningkatan capaian IPM tidak terlepas dari peningkatan setiap komponen pembentuknya.

Umur Harapan Hidup (UHH) saat lahir, kata dia, merepresentasikan dimensi umur panjang dan hidup sehat."Sepanjang periode 2010 hingga 2018, Banten telah berhasil meningkatkan Umur Harapan Hidup saat lahir selama 1,14 tahun," ujar dia.

Selain itu, lanjut dia, pertumbuhan UHH dalam setahun terakhir mengalami peningkatan, meskipun secara keseluruhan dalam rentang periode 2010-2018 cenderung melambat. Umur Harapan Hidup Banten pada 2018, mencapai 69,64 tahun. Setiap penduduk Banten yang lahir pada 2018 dapat berharap untuk hidup sampai usia 69 tahun delapan bulan.

Ia menjelaskan dimensi pengetahuan pada IPM dibentuk oleh dua indikator, yaitu harapan lama sekolah dan rata-rata lama sekolah. Kedua indikator itu saling terkait, yakni peningkatan angka harapan lama sekolah dalam jangka panjang akan menaikkan angka rata-rata lama sekolah.

Ia mengatakan peningkatan harapan lama sekolah menjadi sinyal bahwa ada perbaikan sistem pendidikan di Banten. Kondisi yang demikian sekaligus menjadi penanda semakin banyak penduduk bersekolah."Sayangnya, selama setahun terakhir ini peningkatan jumlah penduduk yang bersekolah, relatif lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya," kata dia.

Harapan lama sekolah pada 2018 telah mencapai 12,85 tahun yang artinya anak-anak berusia tujuh tahun pada 2018, memiliki peluang bersekolah hingga semester II di perguruan tinggi atau setidaknya lulus SLTA.

Rata-rata lama sekolah di Banten pada 2018 mencapai 8,62 tahun yang artinya secara rata-rata penduduk yang berusia 25 tahun ke atas pada 2018 mengenyam pendidikan hingga kelas IX (SMP kelas III).

Selain itu, angka pertumbuhan rata-rata lama sekolah yang selalu positif, menjadi penanda bahwa kualitas pendidikan penduduk Banten terus mengalami peningkatan. Hanya saja, kata dia, dalam setahun terakhir, peningkatan kualitas pendidikannya lebih lambat dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Ant

BERITA TERKAIT

Pembangunan Jalan di Provinsi Banten Tuntas 100 Persen Pada 2020

Pembangunan Jalan di Provinsi Banten Tuntas 100 Persen Pada 2020 NERACA Serang - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten membenahi semua jalan…

Tanaman Pangan Pemicu NTP Banten April Turun 0,21 Persen

Tanaman Pangan Pemicu NTP Banten April Turun 0,21 Persen NERACA Serang - Nilai Tukar Petani (NTP) Subsektor tanaman pangan yang…

Kebutuhan Pokok - Kemendag Catat Pemintaan Sembako Naik Hingga 20% Saat Ramadhan

NERACA Jakarta – Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebut permintaan bahan pokok atau sembako meningkat sekitar 10 persen hingga 20 persen saat…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Renstra Kemenkop Prioritaskan Triple Track Pertumbuhan Ekonomi

Renstra Kemenkop Prioritaskan Triple Track Pertumbuhan Ekonomi NERACA Jakarta - Pengembangkan koperasi, usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan kewirausahaan harus…

Bidang Asset Daerah Pemkot Sukabumi Akan Lelang Kendaraan dan Satu Bangunan

Bidang Asset Daerah Pemkot Sukabumi Akan Lelang Kendaraan dan Satu Bangunan   NERACA Sukabumi - Bagian Asset Daerah Pemkot Sukabumi…

BI Perwakilan Jabar Terus Sosialisasikan 3D - Subang dan Bogor Rawan Peredaran Uang Palsu

BI Perwakilan Jabar Terus Sosialisasikan 3D   Subang dan Bogor Rawan Peredaran Uang Palsu NERACA Sukabumi - Bank Indonesia (BI) Perwakilan…