Disnaker Lebak Buka Peluang Transmigrasi ke Aceh

Disnaker Lebak Buka Peluang Transmigrasi ke Aceh

NERACA

Lebak - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lebak membuka peluang kepada masyarakat di daerah itu untuk transmigrasi ke wilayah Kabupaten Simeulue, Provinsi Nangroe Aceh Darussalam.

"Kita berharap peluang ini memberikan kesempatan bagi warga Lebak untuk mengubah kehidupan yang lebih baik bertransmigrasi," kata Kepala Disnaker Kabupaten Lebak Maman Suparman di Lebak, Selasa (16/4).

Masyarakat Kabupaten Lebak yang mengikuti transmigrasi di beberapa daerah di Tanah Air banyak yang berhasil dengan mengelola usaha budi daya perikanan, pertanian, perkebunan, hingga perdagangan.

Keberhasilan para transmigrasi itu, kata dia, karena mereka memiliki keuletan dan kerja keras dalam mengelola usaha pertanian. Bahkan, pendapatan ekonomi mereka hingga puluhan juta per bulan. Oleh karena itu, pihaknya membuka kesempatan warga setempat untuk bertransmigrasi ke Kabupaten Simeulue, Provinsi NAD.

Ia menjelaskan para calon transmigran menerima fasilitas di antaranya rumah tinggal sederhana dilengkapi sanitasi dan air bersih, serta memperoleh lahan pekarangan seluas 0,25 hektare. Selain itu, diberikan lahan I dan II dengan total seluas 1,75 hktare dan memperoleh jaminan hidup selama 12 bulan.

"Kami siap melayani masyarakat jika warga berminat calon transmigrasi dapat mendatangi Kantor Disnaker Lebak Jalan Siliwangi Pasir Ona Rangkasbitung," ujar dia.

Dia menjelaskan persyaratan calon transmigran itu antara lain warga negara Indonesia dan memiliki kartu tanda penduduk (KTP) serta berdomisili di Kabupaten Lebak. Mereka juga harus sudah berkeluarga dan memiliki anak laki-laki usia dewasa. Mereka juga berusia antara 18 sampai 50 tahun dan memliki KTP dan KK, serta tidak terlibat masalah hukum. Para calon transmigran itu minimal pendidikan SD dan bisa membaca dan menulis serta berhitung."Kami menerima laporan warga Lebak yang mendaftar calon transmigrasi ke NAD tercatat lima KK," kata dia.

Budiman (55), warga Kabupaten Lebak, mengaku siap menjadi peserta program transmigrasi ke Kabupaten Simeulue."Kami berharap menjadi transmigrasi itu bisa mengubah kehidupan ekonomi yang lebih baik karena menggarap lahan itu," kata dia. Ant

BERITA TERKAIT

Berbagi Keberkahan di Ramadhan - MARK Buka Puasa Bersama Anak Yatim

NERACA Jakarta – Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan, MARK kembali gelar buka puasa bersama anak yatim piatu dari panti…

Baznas Lebak Targetkan Zakat Rp600 Juta

Baznas Lebak Targetkan Zakat Rp600 Juta NERACA Lebak - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lebak, Banten, menargetkan pengumpulan zakat…

Warga Miskin Lebak Bahagia Terima Rastra

Warga Miskin Lebak Bahagia Terima Rastra NERACA Lebak - Masyarakat Kabupaten Lebak, Banten merasa bahagia menerima beras keluarga sejahtera (rastra)…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Pemprov Banten Gelar Pasar Murah Stabilkan Harga Bahan Pokok

Pemprov Banten Gelar Pasar Murah Stabilkan Harga Bahan Pokok  NERACA Serang - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Perindustrian dan…

Pemkot Sukabumi Gelar Penyuluhan Produk Hukum Kepada Masyarakat

Pemkot Sukabumi Gelar Penyuluhan Produk Hukum Kepada Masyarakat NERACA Sukabumi - Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalui bagian hukum lakukan penyuluhan…

Pemprov Jabar Siapkan Pembentukan 12 Daerah Otonomi Baru

Pemprov Jabar Siapkan Pembentukan 12 Daerah Otonomi Baru NERACA Bandung - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan Pemerintah…