CIMB Niaga Siapkan Dana Rp 25 Miliar - Rencanakan Buyback Saham

NERACA

Jakarta – Agenda rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA), selain memutuskan pembagian dividen dan penunjukkan jajaran komisaris juga memutuskan untuk melakukan buyback saham. Dimana aksi korporasi ini dimaksudkan untuk menjaga pertumbuhan harga saham perseroan di pasar.

Kata Presiden Direktur PT CIMB Niaga, Tigor M. Siahaan, perseroan mengalokasikan dana sebesar Rp25 miliar untuk pembelian kembali (buyback) saham dari para pemegang saham publik sebanyak 20 juta saham. “Buyback saham sudah disetujui dalam rapat umum pemegang saham tahunan dan hasil pembelian kembali saham akan digunakan untuk memenuhi ketentuan POJK No. 45/POJK.03/2015,”ujarnya di Jakarta, kemarin.

Sebagai informasi, CIMB Niaga membukukan laba bersih konsolidasi (diaudit) sebesar Rp3,5 triliun per31 Desember 2018, naik sebesar 16,9% year-on-year. "Kami mampu mencatatkan kinerja yang terus bertumbuh di tengah proses rekalibrasi bisnis dan kondisi pasar yang menantang. Kami optimistis dengan semangat dan kerja keras serta dukungan stakeholders, kami dapat melanjutkan pertumbuhan yang telah direncanakan pada tahun ini," kata Tigor.

Pertumbuhan laba CIMB Niaga ditopang oleh pendapatan bunga bersih. Selain itu juga didukung pendapatan operasional nonbunga seperti yang berbasis komisi serta keuntungan transaksi spot dan derivatif. Laba perseroan juga bertumbuh dengan adanya pemulihan pencadangan kerugian penurunan nilai.

Hingga akhir Desember 2018, total pendapatan bunga bersih konsolidasi CIMB Niaga mencapai Rp12,01 triliun. Jumlah itu turun dibandingkan dengan capaian pada akhir 2017 sebesar Rp12,04 triliun.Penurunan di sisi pendapatan bunga bersih terkompensasi dengan kenaikan keuntungan transaksi spot dan derivatif dari Rp635,46 miliar pada akhir 2017 menjadi Rp1,04 triliun.

Sementara itu, pendapatan berbasis komisi atau fee based income (FBI) naik tipis dari Rp2,75 triliun menjadi Rp2,79 triliun. Dari sisi pemulihan pencadangan tercatat meningkat menjadi sebesar Rp67,61 miliar dari sebelumnya sebesar Rp21,88 miliar. Di sisi lain, aspek beban operasional nonbunga juga mengalami efisiensi yakni dari sebelumnya sebesar Rp8,29 triliun pada 2017 menjadi Rp7,21 triliun.

Sementara itu, nilai aset total CIMB Niaga secara konsolidasi per akhir Desember 2018 sebesar Rp266,78 triliun. Realisasi tersebut cenderung stabil dibandingkan dengan akhir 2017 sebesar Rp266,31 triliun.Selain itu, hasil RUPSTjuga menyetujui pengangkatan kembali Tigor M. Siahaan selaku Presiden Direktur CIMB Niaga dengan masa jabatan hingga penutupan RUPST yang ke-empat.

Dalam RUPST juga menyetujui pengangkatan Didi Syafruddin Yahya sebagai komisaris dan Sri Widowati sebagai komisaris independen. Pengangkatan Didi Syafruddin Yahya dan Sri Widowati sebagai komisaris dan komisaris independen menyusul setelah diterimanya pengunduran diri Dato' Sri Nazir Razak selaku presiden komisaris dan Armida Salsiah Alisjahbana selaku komisaris independen pada RUPSLB CIMB Niaga, 19 Desember 2018.

BERITA TERKAIT

Catatkan Laba Rp 801 Miliar - BTN Terus Pertebal Pembentukan CKPN

NERACA Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk terus memupuk rasio Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) perseroan untuk mempersiapkan…

Siapkan Dana Rp 200 Miliar - Mega Manunggal Bakal Buyback Saham

NERACA Jakarta – Menjaga pertumbuhan harga saham di pasar, PT Mega Manunggal Properti Tbk (MMLP) akan melakukan pembelian kembali (buyback)…

Rencanakan Rights Issue - TOPS Lepas 4 Miliar Saham Baru Ke Pasar

NERACA Jakarta – Perkuat likuiditas ditengah melorotnya kinerja keuangan menjadi alasan bagi emiten konstruksi PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS)…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Gandeng Kerjasama DKPPU - Kobi Abah Siap Majukan Ekonomi Kerakyatan

Membuka wawasan para santri akan pentingnya industri penerbangan dalam pembangunan ekonomi, menjadi asalan Santri Millenial Center (Simac) bersama DKPPU (Direktorat…

Catatkan Laba Rp 801 Miliar - BTN Terus Pertebal Pembentukan CKPN

NERACA Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk terus memupuk rasio Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) perseroan untuk mempersiapkan…

Siapkan Dana Rp 200 Miliar - Mega Manunggal Bakal Buyback Saham

NERACA Jakarta – Menjaga pertumbuhan harga saham di pasar, PT Mega Manunggal Properti Tbk (MMLP) akan melakukan pembelian kembali (buyback)…