Makanan Ini Bisa Mencegah Penyakit Jantung dan Darah Tinggi

Menjaga kesehatan jantung tak hanya dengan menghindari makanan cepat saji dan makanan yang diproses berlebihan. Beberapa makanan bahkan baik dikonsumsi untuk meningkatkan kesehatan jantung, menurunkan kadar kolesterol, menurunkan tekanan darah tinggi, dan mengurangi inflamasi. Berikut pilihannya:

Gandum dan Jelai

Dinding sel gandum dan jelai mengandung jenis serat khusus, beta-glukan, yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan manusia, seperti meningkatkan kekebalan tubuh dan melindungi ketika seseorang menjalani terapi radiasi atau kemoterapi. Jenis makanan ini juga bisa menurunkan kolesterol yang sangat berperan bagi jantung.

Penelitian, seperti dilansir CNN.com, menunjukkan mengonsumsi beta-glukan tiga gram sehari dapat mengurangi kolesterol hingga 10 persen. Heart UK, sebuah badan amal di Inggris, menyarankan penderita kolesterol mengonsumsi semangkuk oatmeal, menambahkan dua sendok makan oat bran dalam smoothie atau sup, dan kue gandum sebagai cemilan.

Salmon dan Lobster

Minyak ikan, terutama omega-3, sangat penting dalam menjaga kesejatan jantung. Beberapa hewan laut, seperti salmon, tuna, makerel, sarden, lobster, tiram, dan cumi-cumi mengandung protein dan omega-3 yang menyehatkan jantung.

Penelitian menunjukkan salmon memiliki rantai omega-3 paling panjang dibandingkan yang lain. American Heart Association merekomendasikan menambahkan 3,5 ons daging salmon dalam diet setidaknya dua kali dalam seminggu.

Sayuran Hijau Gelap

Salad hijau, bayam, kangkung, dan sawi kaya akan vitamin A, C, E, dan K yang mengandung antioksidan dan bisa membantu menghilangkan racun dari tubuh. Mereka juga kaya akan kalsium, magnesium, serta kalium yang baik bagi jantung.

Sayuran hijau juga penuh serat yang bisa menurunkan level kolesterol, mencegah konstipasi, dan membantu mengontrol berat badan yang menjadi kunci bagi kesehatan jantung.

Kacang dan Biji-bijian

Kacang dan biji-bijian tanpa garam juga tinggi akana potasium dan magnesium yang dikenal bisa menurunkan tekanan darah. Penelitian juga menemukan pistachio bisa mengurangi pengencangan pembuluh darah, detak jantung, tekanan darah dan kolesterol.

Namun, kacang-kacangan juga berkalori tinggi. Karenanya, konsumsinya pun disarankan hanya dalam porsi kecil, seperti 1,5 ons atau dua sendok makan selai kacang. Hindari penambahan garam, gula dan cokelat pada kacang karena tak sehat bagi jantung.

Alpukat

Penelitian yang dirilis jurnal American Heart Association menunjukkan mengganti lemak jenuh dengan satu alpukat sehari bisa menurunkan tekanan darah hingga 13,5 miligram per desiliter. Alpukat juga bermanfaat dalam mengontrol insulin yang sangat membantu penderita prediabetes.

Buah Bit

Buah ini ternyata penuh dengan oksida nitrat yang bisa membantu membuka pembuluh darah, sehingga menurunkan tekanan darah. Penelitian di Australia menunjukkan minum 500 gram jus bit bisa menurunkan tekanan darah sistolik (angka tertinggi) hanya dalam enam jam. Bit juga bisa mengobati penyakit yang disebabkan peradangan kronis seperti radang sendi dan gagal jantung.

BERITA TERKAIT

Kenali Beda Moody dan Bipolar

Marshanda tak lagi malu mengakui gangguan bipolar yang diidapnya. Alih-alih membencinya, artis satu ini malah menganggap bipolar sebagai anugerah. Bagi…

Gejala Penyakit Bisa Terlihat dari Kondisi Wajah

Beberapa penyakit memiliki efek luas ke sejumlah organ tubuh, termasuk di antaranya wajah. Dengan demikian, tak heran jika kondisi wajah…

Ini Makanan Pencegah Penyakit Jantung

Penyakit jantung menyumbang hampir sepertiga dari semua penyebab kematian di dunia, ungkap sebuah laporan tahun 2017 dari American Heart Association.…

BERITA LAINNYA DI KESEHATAN

Musim Hujan, Kenali Ragam Cara Cegah DBD

Memasuki musim hujan, penyakit demam berdarah dengue (DBD) mulai mengintai. Banyak cara untuk mencegah DBD mulai dari menjaga kebersihan hingga…

Cara Mudah Mengecilkan Perut Buncit

Penghujung 2019 semakin dekat. Apakah mengecilkan perut buncit menjadi salah satu resolusi Anda di awal tahun? Urusan 'membakar' lemak perut…

Cara Alami Bersihkan Paru-paru

Bagi mereka yang tinggal di kota besar, polusi udara bisa menjadi 'makanan' sehari-hari. Padahal, polusi bisa berdampak buruk bagi kesehatan,…