Wagub Sumsel: Pemanfaatan Dana Desa Harus Tepat Sasaran

Wagub Sumsel: Pemanfaatan Dana Desa Harus Tepat Sasaran

NERACA

Palembang - Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Selatan (Sumsel), Mawardi Yahya mengatakan, dana desa yang dikuncurkan pemerintah pusat pemanfaatanya harus tepat sasaran terutama untuk mengurangi kemiskinan.

“Dana desa yang telah dikucurkan beberapa tahun lalu tetapi pemanfaatannya belum begitu tepat sasaran,” ujar dia saat Rapat Koordinasi Program Inovasi Desa (PID) Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Sumsel di Palembang, Selasa (9/4).

Pemerintah dalam mengurangi kemiskinan masyarakat yang ada di desa memberikan bantuan melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi ke Seluruh Indonesia termasuk Sumsel.

Menurut dia, sejatinya tujuan pemerintah pusat memberikan bantuan dana desa Rp1 miliar tiap desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus pemberdayaan ekonomi pedesaan. Namun justru selama ini dana desa ini belum begitu berdampak memberikan kesejahteraan bagi masyarakat sehingga pemanfaatannya harus tepat sasaran.

Memang, lanjut dia selama ini dana desa kebanyakan dipergunakan untuk pekerjaan fisik, seperti pembagunan jalan setapak.”Ini berarti apa yang diharapkan pemerintah pusat dengan menggelontorkan dana triliuan selama tiga tahun terakhir tidak tepat sasaran," tambah dia.

Menurut Wagub, untuk itu diharapkan pendampingan dana desa bisa membantu meningkatkan ekonomi di setiap desa dalam memanfaatkan anggaran pusat. Selain itu perlu mencari inovasi supaya bisa mengerakan ekonomi desa seperti melalui Bumdes dan lain-lain, ujar Wagub.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumsel, Yusnin mengatakan, dana desa diperuntukan untuk dua hal yaitu infrastruktur dan pemberdayaan. Namun, lanjut dia penggunaanya tidak dibatasi apa itu untuk infrastruktur dan pemberdayaannya. Memang, program pembangunan masyarakat ada program inovasi agar masing-masing desa bisa berinovasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ant

BERITA TERKAIT

Kopitu: Pemerintah Belum Optimal Terhadap UMKM

Jakarta-Pemerintah dinilai belum optimal memberikan perhatian terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sehingga belum memberikan dampak yang berarti. Padahal,…

Tiga Sumber Mata Air PDAM Sukabumi Semakin Turun - Perlu Studi Tentang Air Baku

Tiga Sumber Mata Air PDAM Sukabumi Semakin Turun Perlu Studi Tentang Air Baku NERACA Sukabumi - Menyusutnya tiga sumber mata…

Komitmen Hero Supermarket Penuhi Kebutuhan Masyarakat Indonesia - Grand Opening di Apartemen Casa Domaine

Komitmen Hero Supermarket Penuhi Kebutuhan Masyarakat Indonesia Grand Opening di Apartemen Casa Domaine NERACA Jakarta – Hero Supermarket sebagai pelopor…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Jaga Kelestarian Alam Jatiluwih, Pemkab Tabanan Gandeng Duta Hijau Bali 2019

Jaga Kelestarian Alam Jatiluwih, Pemkab Tabanan Gandeng Duta Hijau Bali 2019 NERACA Tabanan, Bali - Untuk menjaga dan melestarikan alam…

Kopitu: Pemerintah Belum Optimal Terhadap UMKM

Jakarta-Pemerintah dinilai belum optimal memberikan perhatian terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sehingga belum memberikan dampak yang berarti. Padahal,…

Tiga Sumber Mata Air PDAM Sukabumi Semakin Turun - Perlu Studi Tentang Air Baku

Tiga Sumber Mata Air PDAM Sukabumi Semakin Turun Perlu Studi Tentang Air Baku NERACA Sukabumi - Menyusutnya tiga sumber mata…