Amburadul Sistem Transportasi Massal

Persoalan transportasi massal pada umumnya bermuara pada ketidaktepatan waktu jarak antara bus TransJakarta yang sering meleset lebih dari 10 menit. Hal yang sama juga terjadi di KRL Commutterline yang jarak dengan KRL di depannya bisa lebih dari 30 menit. Hal ini yang membuat kepadatan di halte TransJakarta maupun stasiun kereta. Apabila operator TransJakarta dan KRL mampu menertibkan jarak antar moda menjadi kurang 10 menit, niscaya masyarakat tetap mau menggunakan transportasi massal.

Sri Melani, Jakarta Barat

BERITA TERKAIT

Genjot Ekspansi Kredit - Lagi, BTN Gelar Akad Massal Serentak

Penetrasi pertumbuhan kredit kepemilikan rumah (KPR) lebih besar lagi, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) untuk kesekian kalinya menggelar akad…

LinkAja Diharapkan Berkompetisi dengan Sistem Pembayaran Lainnya

      NERACA   Jakarta - Deputi Bidang Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN)…

KPK Evaluasi Sistem Pencegahan Korupsi di Kepri

KPK Evaluasi Sistem Pencegahan Korupsi di Kepri NERACA Tanjungpinang - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemantauan dan evaluasi sistem pencegahan…

BERITA LAINNYA DI SURAT PEMBACA

KMT KRL Harusnya Multifungsi Transportasi

PT KCI sebagai pengelola KRL Commuterline harusnya cepat tanggap segera mengubah fungsi kartu multi trip (KMT) KRL yang sekarang berlaku…

Integrasi MRT dan TransJakarta

Gubernur DKI harusnya sudah memiliki konsep integrasi intermoda transportasi massal yang menyeluruh di wilayah Jakarta. Artinya, jaringan MRT harus terkoneksi…

Kacau Uji Coba Jalur Cakung-Jatinegara

Jadwal perjalanan KRL Commuterline tetap masih molor dari Bekasi-Jakarta pp sejak uji coba double double track (DDT) di jalur Cakung-Jatinegara.…