Bank Yudha Bhakti Agendakan Rights Issue - Miliki Investor Baru

NERACA

Jakarta – Berambisi naik kelas menjadi Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) dua, PT Bank Yudha Bhakti Tbk (BBYB) terus perkuat modal dalam mendanai ekspansi bisnisnya. Ternayar, pasca mendapatkan suntikan modal dari perusahaan teknologi finansial berskala internasional, Akulaku, perseroan dalam waktu dekat bakal menggelar penerbitan saham baru atau rights issue pada April 2019.

Kata Sekretaris Perusahaan Bank Yudha Bhakti, Andriyana Muchyana, rencana rights issue ini merupakan tindak lanjut setelah perseroan mendapatkan suntikan modal sebesar Rp 500 miliar dari perusahaan financial technology Akulaku.“Suntikan modal dari Akulaku tersebut akan masuk dalam dana setoran modal sebelum rights issue digelar,”ujarnya di Jakarta, kemarin.

Namun perseroan belum menjawab berapa target rights issue tersebut. Sementara menurut Direktur Utama Bank Yudha Bhakti, Denny Novisar Mahmuradi, masuknya suntikan modal Akulaku ke perseroan akan memperkuat serta memperluas bisnis bank dalam jangka panjang di berbagai sektor.”Adanya investasi ini akan memperluas sektor bisnis bank kami ke sejumlah bidang baru seperti pinjaman individu, sektor pertanian, dan sektor usaha kecil menengah,"jelasnya.

Dikatakannya, kesamaan visi dan misi antara Bank Yudha Bhakti dengan perusahaan financial technology tersebut telah membuka peluang kerja sama untuk bersinergi guna pertumbuhan jangka panjang yang berkesinambungan. Perseroan dengan basis nasabah ritel dan Akulaku dengan keahlian bidang teknologi merupakan kombinasi potensial untuk menghadapi persaingan ketat di era digital.

Melalui pengembangan ragam aplikasi, kata Denny, maka diharapkan layanan perbankan akan lebih mudah, aman dan cepat untuk nasabah Bank Yudha Bhakti. Dirinya juga menambahkan, investasi ini adalah kesepakatan baru mengingat tidak pernah ada sebelumnya perusahaan teknologi dan bank tradisional pernah kerja sama seperti kesepakatan yang dicapai perseroan dan Akulaku.

Realisasi investasi Akulaku yang perkembangan bisnisnya terus membesar di Indonesia, katanya, tidak hanya berhenti pada penyuntikan dana sebesar Rp500 miliar ke perseroan saja namun juga pada kerja sama peningkatan beberapa layanan program digital perbankan maupun bentuk tekfin lain yang akan memanjakan calon nasabah dan nasabah Bank Yudha Bhakti.

Sementara PT Asabri (Persero) selaku salah satu pemegang saham utama di Bank Yudha Bhakti menilai, kerja sama perseroan dengan Akulaku diharapkan dapat memberi nasabah dan masyarakat luas tentang gambaran kinerja positif perseroan yang signifikan, khususnya dari sisi keamanan dan kenyamanan serta kemudahan layanan digital perbankan. Asal tahu saja, perseroan sebelumnya juga telah menjajaki kerja sama "digital money" dengan PT Telkom Tbk.

Perseroan sempat memproyeksikan laba sebelum pajak sampai akhir 2018 mencapai Rp 131 miliar. Bank Yudha Bhakti juga memperkirakan penyaluran kredit sebesar Rp 4,2 triliun di 2018 atau naik 9% secara tahunan. Seiring dengan kenaikan kinerja,aset bank juga diproyeksikan naik meskipun tipis 8% menjadi Rp 5,4 triliun di tahun 2018.

BERITA TERKAIT

Sumsel Ajak Investor Percepat Bangun KEK Tanjung Api-api

Sumsel Ajak Investor Percepat Bangun KEK Tanjung Api-api NERACA Palembang - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengajak investor untuk melakukan…

Setujui Restrukturisasi Utang - Bank Mandiri Siap Selamatkan Kratau Steel

NERACA Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) siap melakukan restrukturisasi atas utang PT Krakatau Steel Tbk (KRAS). Hal…

Pemerintah Harusnya Turun Tangan Bikin Bank Syariah

  NERACA   Jakarta – Indonesia yang merupakan penduduk muslim terbesar di dunia mestinya menjadi kiblat ekonomi syariah dunia. Nyatanya…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Astrindo Raih Pendapatan US$ 27,16 Juta

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) membukukan pendapatan sebesar US$27,16 juta atau melesat…

Optimalkan Tiga Lini Bisnis Baru - Mitra Investindo Siapkan Capex US$ 3 Juta

NERACA Jakarta – Menjaga keberlangsungan usaha pasca bisnis utama terhenti pada akhir tahun lalu, PT Mitra Investindo Tbk (MITI) bakal…

Laba Betonjaya Melesat Tajam 144,59%

Di tahun 2018, PT Betonjaya Manunggal Tbk (BTON) mencatatkan laba tahun berjalan senilai Rp27,81 miliar atau naik 144,59% dibandingkan periode…