DLHK Tangerang Sarankan Air Sungai Hanya untuk Kebutuhan Pertanian

DLHK Tangerang Sarankan Air Sungai Hanya untuk Kebutuhan Pertanian

NERACA

Tangerang - Aparat Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, Banten, menyarankan supaya air sungai setempat tidak untuk dikonsumsi warga tapi hanya kebutuhan pertanian.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, DLHK Kabupaten Tangerang, Budi Khumaedi mengatakan telah meneliti dan mengambil sampel air sungai mengandung limbah dengan status tercemar sedang."Status tersebut berlaku pada empat sungai yakni Cidurian, Cisadane, Cimanceuri, Cirarap," tambah dia di Tangerang, Jumat (15/3).

Budi mengemukakan setiap tahun pihaknya melakukan pengambilan sampel air keempat sungai itu untuk diteliti di laboratorium maka hasilnya positif telah tercemar. Bahkan penelitian tersebut sejak 2017, bahwa air sungai tidak dapat dikonsumsi manusia tapi hanya untuk tumbuhan.

Menurut dia, biota air sungai seperti hewan maupun tumbuhan masih dapat hidup meski telah tercemar dengan kategori sedang. Pihaknya telah menyimpulkan bahwa pencemaran air sungai itu hanya pada kisaran indek nilai 50 hingga 70. Meski air sungai telah tercemar limbah, tapi ikan dan tumbuhan masih dapat bertahan hidup serta mampu berkembang biak.

Dia menambahkan air sungai itu tercemar karena pemilk pabrik telah membuang limbah cair ke sungai tanpa harus menyaring terlebih dahulu. Padahal pabrik harus memiliki instalasi pengolahan air limbah agar dapat ditampung sebelum dialirkan ke saluran pembuang atau sungai.

Dari hasil monitoring petugas DLHK setempat bahwa 627 pabrik berada pada Daerah Aliran Sungai (DAS) empat sungai itu, maka berpotensi membuang limbah cair dan padat. Ant

BERITA TERKAIT

Pujian dan Kritik Untuk Film ‘After’

Pujian dan Kritik Untuk Film ‘After’ NERACA Jakarta - Kalau ada film yang dinantikan dan sekaligus dikritik adalah ‘After’ yang…

Bandara Soetta Siapkan 10 TPS untuk Wisatawan

Pemilu 2019 akan dilangsungkan pada Rabu (17/4). Momen ini merupakan ajang yang ditunggu oleh sebagian besar rakyat Indonesia, meskipun beririsan…

INDI 4.0 Untuk Ukur Kesiapan Sektor Manufaktur

NERACA Jakarta – Memasuki satu tahun implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0, pemerintah telah melaksanakan beberapa agenda yang tertuang dalam…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Jabar Resmi Miliki Tiga Perda Baru

Jabar Resmi Miliki Tiga Perda Baru NERACA Bandung - Provinsi Jawa Barat (Jabar) lewat agenda persetujuan bersama DPRD dan Pemprov…

Tingkat Pengangguran di Kota Sukabumi Masih Tinggi - Disnakertrans Kota Sukabumi Gelar Job Fair

Tingkat Pengangguran di Kota Sukabumi Masih Tinggi Disnakertrans Kota Sukabumi Gelar Job Fair NERACA Sukabumi - Walikota Sukabumi Achmad Fahmi…

Gubernur Banten Evaluasi Pokja Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa

Gubernur Banten Evaluasi Pokja Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa NERACA Serang - Gubernur Banten Wahidin Halim akan mengevaluasi pokja…