Lagi, Prodia Raih Sertifikasi WSVP 2019 - Komitmen Mutu dan Hasil

Di balik ekspansi bisnisnya, PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) berhasil meraih kembali sertifikasi Westgard Sigma Verification Program dari Westgard QC Inc, Amerika Serikat. Saat ini, sudah ada 6 cabang Prodia yang telah lulus verifikasi, yaitu Prodia Laboratorium Rujukan Nasional (PRN), Prodia cabang Bekasi, Bandung, Malang, Semarang, dan Surabaya. Prodia merupakan laboratorium klinik pertama dan satu-satunya di Indonesia yang berhasil menerima sertifikasi Westgard Sigma Verification Program.

Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty dalam siaran persnya di Jakarta, (Rabu/3) mengatakan, fokus utama perseroan adalah menyajikan hasil pemeriksaan laboratorium yang berkualitas tinggi, presisi dan akurat. “Kami selalu mengedepankan kualitas hasil pemeriksaan sesuai dengan standar internasional. Partisipasi Prodia dalam program Westgard SVP ini merupakan bentuk konsistensi Prodia untuk terus menjaga kualitas hasil pemeriksaan secara berkesinambungan,”paparnya.

Sementara Director of Client Services and Technology of Westgard QC Inc. USA, Sten Westgard yang cukup hadir mengatakan bahwa Prodia secara konsisten melakukan implementasi pengendalian kualitas (QC) dengan baik di dalam metode pemeriksaan, proses evaluasi, dan pelatihan staf untuk memberikan hasil pemeriksaan kesehatan yang akurat. "Kami sangat bangga Prodia menjadi bagian dari program Westgard SVP. Prodia telah terbukti memberikan layanan kesehatan yang berkualitas tinggi dengan standar internasional," tambah Sten.

Asal tahu saja, Westgard Sigma Verification Program (WSVP) merupakan suatu program quality assurance yang bertujuan untuk mendorong laboratorium dalam menentukan persyaratan kualitas secara mandiri dan mengevaluasi kinerja demi mencapai peningkatan kualitas. Program ini akan memberikan pendekatan berbasis data untuk mengukur kualitas dengan mendeteksi kesalahan medis sehingga dapat dilakukan program peningkatan kualitas. Prodia telah rutin mengikuti program WSVP dari tahun 2014.

Kata Direktur Operasi dan IT Prodia, Andri Hidayat menegaskan bahwa keikutsertaan Prodia dalam Westgard Sigma Verification Program ini sejalan dengan komitmen Prodia terhadap mutu dan hasil pemeriksaan yang berkualitas sesuai dengan standar internasional. “Melalui Westgard SVP ini, kami konsisten untuk menjaga kualitas hasil pemeriksaan yang tinggi sehingga dapat mendukung dokter atau klinis untuk membuat diagnosa dengan lebih tepat,” tegas Andri.

Disampaikannya, Prodia secara rutin mengikuti program pemantapan mutu nasional dan internasional setiap tahunnya serta terus mengevaluasi hasil dari External Quality Assesment Scheme (EQAS) untuk perbaikan berkelanjutan dan membangun sistem penjaminan mutu yang konsisten.

Serangkaian program pemantapan mutu eksternal pada level nasional adalah Program Nasional Pemantapan Mutu Eksternal dari KEMENKES RI, dan pada level internasional yang diikuti oleh Prodia diantaranya yang meliputi External Quality Assurance Survey (EQAS) BioRad, Randox International Quality Assesment Scheme (RIQAS), College of American Pathologists (CAP), Qualiris, Cholestest Summit, Royal College of Pathologist of Australasia, Australia (RCPA), dan Medical Laboratory Evaluation (MLE) dengan pencapaian yang memuaskan.

BERITA TERKAIT

Legowo, Keputusan KPU Hasil Pemilu adalah Mutlak

  Oleh : Rian Maulana, Pemerhati Sospol Universitas Andalas Pemilu merupakan proses demokrasi yang berulang setiap lima tahun. Karenanya, semua…

Pasca Pemilu 2019 - Trafik Layanan Data Ikut Terkerek Naik

NERACA Jakarta – Momentum pemilihan umum (Pemilu) menjadi berkah tersendiri bagi emiten operator telekomunikasi. Pasalnya, trafik layanan data mengalami pertumbuhan…

Kembali Bersatu Wujudkan Kemajuan Bangsa Pasca Pemilu 2019

  Oleh: Hari Sanyoto, Alumni Universitas Gunadarma Depok   Tidak bisa kita pungkiri bahwa sebelum digelarnya Pemilihan Umum 2019 kemarin…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Bersih Siantar Top Naik 17,95%

NERACA Jakarta – Di tahun 2018 kemarin, PT Siantar Top Tbk (STTP) berhasil membukukan kenaikan laba bersih sebesar 17,95% secara…

LMPI Targetkan Penjualan Rp 523,89 Miliar

NERACA Jakarta – Meskipun sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Langgeng Makmur Industri Tbk (LMPI) masih mencatatkan rugi sebesar Rp 46,39…

Bumi Teknokultura Raup Untung Rp 76 Miliar

PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) membukukan laba bersih Rp76 miliar pada 2018, setelah membukukan rugi bersih sebesar Rp31,48 miliar…