Gerakan Nasional Revolusi Mental Sudah Berjalan Baik

Gerakan Nasional Revolusi Mental Sudah Berjalan Baik

NERACA

Jakarta - Gerakan Nasional Revolusi Mental dipastikan telah berjalan dengan baik sesuai yang dicanangkan Presiden Joko Widodo.

Sebagaimana Inpres No. 12/2016, Kemenko PMK telah menetapkan lima program gerakan revolusi mental. Yakni, Indonesia Melayani, Indonesia Bersih, Indonesia Tertib, Indonesia Mandiri, dan Indonesia Bersatu. Demikian disampaikan Deputi Bidang Koordinasi Budaya Kemenko PMK Nyoman Shuida, dalam keterangan tertulisnya kepada Neraca di Jakarta, Kamis (14/3).

Dalam Forum Merdeka Barat (FMB9) di kantor KSP di Jakarta, Nyoman menegaskan semua gerakan sudah berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Sebagai contoh, gerakan Indonesia Melayani di bidang pelayanan publik yang dikoordinasikan Kementerian PANRB. Program ini berhasil mengintegrasikan pelayanan daerah dan pusat dalam satu lokasi yang dekat dengan pusat kegiatan ekonomi masyarakat."Salah satu bentuknya adalah pembentukan Mal Pelayanan Publik," jelas Nyoman.

Dalam paparannya, Nyoman menyebutkan instansi yang tergabung dalam Mal Pelayan Publik, adalah Kementerian/Lembaga; Pemda Kab/Kota; BUMN/BUMD; Perbankan.

Mal Pelayanan Publik tersebar di 13 Kab./Kota antara lain: DKI Jakarta: 328 Jenis Pelayanan, Surabaya: 205 Jenis Pelayanan, Denpasar: 229 Jenis Pelayanan, Banyuwangi: 132 Jenis Pelayanan, Karangasem: 166 Jenis Pelayanan, Badung: 121 Jenis Pelayanan, Bekasi: 29 Jenis Pelayanan, Batam: 427 Jenis Pelayanan, Tomohon: 233 Jenis Pelayanan, Bitung: 135 Jenis Pelayanan

Sementara itu dalam Program Indonesia Mandiri, capaiannya antara lain mempermudah akses ekonomi lewat Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang ditandai dengan penurunan suku bunga dari 9 persen (2017) menjadi 7 persen di 2018. Sementara itu upaya pemasyarakatan kewirausahaan kaum muda mencakup 9.000 orang."Pemerintah juga memberikan bantuan modal awal bagi wirausaha pemula sebanyak 3.156," imbuh Nyoman dalam paparannya.

Diskusi Media Forum Merdeka Barat (FMB) 9 bertajuk "Membangun Karakter dan Mental Indonesia" dipandu Deputi KSP Yanuar Nugroho. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Utama, Kantor Staf Presiden, Gedung Bina Graha, pada Kamis (14/3), pukul 13.00-15.00 WIB.

Turut hadir sebagai narasumber dalam forum tersebut, yaitu Deputi IV Kemenpora Chandra Bhakti, Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid, dan Staf Ahli Mensos Bidang Aksebilitas Mardjuki. Mohar

BERITA TERKAIT

AKPI Tekankan Keseragaman dan Standar Kode Etik Kurator

AKPI Tekankan Keseragaman dan Standar Kode Etik Kurator   NERACA Jakarta - Pengurus Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI) menekankan pemberlakuan…

FTII Soroti Perlindungan Data Publik Dalam Revisi PP 82/2012

FTII Soroti Perlindungan Data Publik Dalam Revisi PP 82/2012  NERACA Jakarta - Federasi Teknologi Informasi Indonesia (FTII) yang mengaku keberatan…

Mahkamah Konstitusi RI Luncurkan 25 Buku Peringati HUT

Mahkamah Konstitusi RI Luncurkan 25 Buku Peringati HUT  NERACA Padang - Mahkamah Konstitusi (MK) RI meluncurkan 25 buku bertema hukum…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

BPOM Berikan Sosialisasi untuk Menjamin Keamanan Obat

BPOM Berikan Sosialisasi untuk Menjamin Keamanan Obat   NERACA Bandung - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI) menyelenggarakan…

BUMD Harus Siap Hadapi Era Industri 4.0

BUMD Harus Siap Hadapi Era Industri 4.0 NERACA Jakarta – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) menghadapi tantangan di era industri…

Mantan Dirut Pertamina Karen Agustiawan Ajukan Kasasi

Mantan Dirut Pertamina Karen Agustiawan Ajukan Kasasi   NERACA Jakarta - Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina 2009-2014 Karen Galaila Agustiawan mengajukan…