Empat Raperda Kota Sukabumi Harus Tuntas Tepat Waktu - Sebelum Masa Jabatan DPRD Habis

Empat Raperda Kota Sukabumi Harus Tuntas Tepat Waktu

Sebelum Masa Jabatan DPRD Habis

NERACA

Sukabumi - Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Sukabumi Henry Slamet mengatakan ada empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang harus rampung pada triwulan kedua.

Empat raperda tersebut, yakni tentang pembentukan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Bank Perkreditan Rakyat, Apotik Waluya, PDAM dan keempat tentang pembentukan produk hukum daerah."Mudah-mudahan keempat raperda tersebut bisa selesai pada akhir triwulan kedua," ujar Henry kepada Neraca, Rabu (13/3).

Henry mengakui, jika keempat raperda itu memang harus tuntas pada waktunya, mengingat Agustus mendatang jabatan sebagai wakil rakyat berakhir."Harus beres dong sebelum masa jabatan saya selesai Agustus mendatang," tegas Henry.

Disisi lain Henry juga mengusulkan, adanya penambahan anggaran untuk tenaga ahli, sebab mereka itu bekerja bukan mengandalkan tenaga saja, melainkan pikiran mereka. Intinya disesuaikan dengan kinerja mereka."Jika kualitasnya bagus, wajar dihargai bagus juga," terangnya.

Selain anggaran, Henry juga mengusulkan adanya penambahan staf dan tenaga ahli untuk membantu dalam pembahasan raperda. Maksudnya lanjut henry, untuk mempercepat proses pengesahan raperda. Sehingga akan menimalisir keterlambatan dalam pembahasan sampai pengesahan."Di eksekutif, mereka mempunyai staff yang banyak, belum ditambah dengan dinas terkait yang mengusulkan raperda. Jadi tak heran jika proses ke dewannya juga sangat cepat," terang Henry.

Selain tugas membuat perda, pihaknya juga harus melakukan evaluasi perda yang sudah berjalan. Apakah perda yang disahkan itu benar-benar diterapkan atau tidak."Tugas kita itu bukan hanya membuat perda saja, tapi juga mengevaluasi perda yang sudah disahkan," pungkasnya. Arya

BERITA TERKAIT

Ditopang Milenial Melek Investasi - Investor Sumsel Meningkat Empat Kali Lipat

NERACA Palembang –PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kantor perwakilan Sumatera Selatan (Sumsel) menyebutkan, jumlah investor pasar modal asal Sumatera Selatan…

Disnakertrasn Kota Sukabumi Siap Berangkatkan Dua KK

Disnakertrasn Kota Sukabumi Siap Berangkatkan Dua KK NERACA Sukabumi - Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Sukabumi akan memberangkatkan dua…

Harga Cabai di Kabupaten Sukabumi Rp 75 Ribu Per Kilogram

Harga Cabai di Kabupaten Sukabumi Rp 75 Ribu Per Kilogram NERACA Sukabumi – Memasuki pekan ketiga Juli 2019, harga kebutuhan…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Kunjungi Para Pengungsi Migran Pencari Suaka, James Riady Berharap Semua Pihak Membantu

Kunjungi Para Pengungsi Migran Pencari Suaka, James Riady Berharap Semua Pihak Membantu NERACA Jakarta - Pendiri dan Ketua Pembina Universitas…

PNM Diusulkan Dapat Suntikan Modal Rp2 Triliun dari PMN - RAPBN 2020

PNM Diusulkan Dapat Suntikan Modal Rp2 Triliun dari PMN RAPBN 2020 NERACA Bukittinggi – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN)…

Kemenkop Gelar Bimtek Mitigasi Risiko Bencana Bagi KUMKM

Kemenkop Gelar Bimtek Mitigasi Risiko Bencana Bagi KUMKM NERACA Palangkaraya - Kementerian Koperasi dan UKM memandang pentingnya KUMKM mengetahui secara…