IHSG Masih Tren Melanjutkan Penguatan

NERACA

Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) hingga akhir sesi perdagangan, Rabu (12/12) berbalik melesat naik atau menguat ke level 6.115,58 dengan tambahan 38,99 poin atau setara dengan 0.64%. Sektor saham dalam negeri hingga perdagangan sore mayoritas berada di jalur positif. Sektor dengan kenaikan tertinggi yaitu industri dasar yang menanjak 1,68% sedangkan pelemahan terdalam terjadi pada sektor perkebunan dengan kejatuhan 0,10%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp10,22 triliun dengan 13,89 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp849,04 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp3,92 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp3,07 triliun. Tercatat sebesar 248 saham menguat, 177 saham melemah dan 138 saham stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk. (TAMU) naik Rp200 menjadi Rp3.700, PT Mega Perintis (ZONE) bertambah Rp148 ke posisi Rp446 dan PT Astra International Tbk. (ASII) meningkat Rp100 menjadi Rp8.250. Saham-saham dengan pelemahan yakni PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp75 menjadi Rp80.975, PT Jaya Bersama Indo Tbk (DUCK) menyusut Rp45 di level Rp1.440 serta PT Panin Sekuritas Tbk. (PANS) berkurang Rp45 menjadi Rp1.340.

Sementara di awal perdagangan, IHSG dibuka menguat 21,14 poin atau 0,35% menjadi 6.097,073. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 5,28 poin atau 0,54% menjadi 974,58. Research Department Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya mengatakan, pola pergerakan IHSG pada pertengahan bulan penghujung 2018 ini mulai terlihat masuk dalam tren penguatan.”Stabilnya fundamental perekonomian nasional di tengah maraknya isu negatif global menjadi salah satu faktor yang memicu investor kembali melakukan aksi beli," ujarnya.

Dirinya mengharapkan, pola pergerakan IHSG saat ini bertahan dalam jangka jangka panjang. Sementara analis CSA Research Institute, Reza Priyambada menambahkan, pergerakan nilai tukar rupiah yang juga terapresiasi terhadap dolar AS turut berdampak positif pada IHSG.”Perbaikan pada pergerakan rupiah merupakan salah satu momentum bagi investor untuk kembali masuk ke pasar saham," katanya.

Bursa regional, di antaranya indeks Nikkei dibuka menguat 383,23 poin (1,81%) ke 21.531,25, indeks Hang Seng menguat 383,56 poin (1,49%) ke 26.155,23, dan indeks Strait Times menguat 29,22 poin (0,96%) ke posisi 3.088,50.

BERITA TERKAIT

Aksi Beli Bawa IHSG Kembali di Zona Hijau

NERACA Jakarta – Mengakhiri perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (16/1)kemarin, indeks harga saham gabungan ditutup naik tipis…

Sentimen Positif Rupiah Topang Kinerja IHSG

NERACA Jakarta – Mengakhiri perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (15/1), indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat…

Debat Capres Apa Masih Menarik?

Oleh: Sigit Pinardi Debat calon presiden-calon wakil presiden pertama dalam rangkaian Pemilihan Umum 2019 akan digelar di Hotel Bidakara, Jakarta,…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Tiga Anak Usaha BUMN Bakal IPO di 2019

Menyadari masih sedikitnya perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang go public atau tercatat di pasar modal, mendorong Kementerian Badan…

Impack Pratama Beri Pinjaman Anak Usaha

Dukung pengembangan bisnis anak usaha, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) melakukan perjanjian hutang piutang dengan anak usahanya PT Impack…

Layani Pasien BPJS Kesehatan - Siloam Tambah Tujuh Rumah Sakit Baru

NERACA Jakarta – Tidak hanya sekedar mencari bisnis semata di industri health care, PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) terus…