Perbankan Syariah Lebih Suka Akad Mudharabah

NERACA

Jakarta - Praktisi perbankan syariah dari PT Sarana Multigriya Finansial Eko Ratrianto mengatakan perbankan syariah lebih menyukai menggunakan akad Mudharabah dibandingkan akad Musyarakah Mutanaqishah maupun Ijarah Muntahiya Bittamlik. "Karena Mudharabah lebih simpel dibandingkan Ijarah Muntahiya Bittamlik dan Musyarakah Mutanaqishah yang lebih kompleks," ujar Eko usai sosialisasi akad Musyarakah Mutanaqishah di Jakarta, akhir pekan kemarin.

Musyarakah Mutanaqisah memiliki perbedaan dibandingkan Mudharabah, yang mana. Mudharabah akadnya adalah jual beli sementara Musyarakah Mutanaqisah akadnya adalah kepemilikan. Contohnya jika seseorang membeli rumah di bank syariah dengan menggunakan akad Mudharabah, maka rumah tersebut akan menjadi milik nasabah dan nasabah mempunyai utang ke bank.

Sedangkan jika menggunakan akad Musyarakah Mutanaqisah maka rumah itu menjadi kepemilikan bersama, yang membedakan adalah porsinya. Menurut dia, selama ini perbankan dan perusahaan pembiayan syariah lebih banyak mengimplementasi-kan akad Murabahah untuk pembiayaan KPR Syariah, sehingga perlu dilakukan sosialisasi akad Musyarakah Mutanaqishah, agar implementasi fatwa MUI tentang akad Musyarakah Mutanaqishah dapat lebih maksimal.

"Kami memandang pentingnya peningkatan pemahaman para pelaku jasa keuangan syariah untuk memahami akad tersebut." katanya. Dengan adanya peningkatan pemahaman stakeholder atas akad Musyarakah Mutanaqishah tersebut, kata dia, diharapkan dapat mendorong peningkatan portofolio KPR Syariah sehingga akhirnya dapat disekuritisasi oleh SMF.

Terhitung sejak 10 Juli 2018, SMF secara resmi telah memiliki unit bisnis baru yaitu, Unit Usaha Syariah yang resmi terbentuk sesuai dengan Surat Keputusan OJK No. KEP-73 NB.223/2018, tanggal 10 Juli 2018, perihal Pemberian Izin Pembukaan Unit Usaha Syariah Perusahaan Pembiayaan Sekunder Perumahan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero).

UUS SMF akan fokus dalam memberikan layanan dan pengembangan produk yang sesuai dengan prinsip syariah. Dengan terbentuknya unit ini diharapkan dapat menjadi awal yang baik bagi terciptanya sinergi semua pihak dalam berkontribusi untuk negeri dalam mendukung pembiayaan pemilikan rumah yang terjangkau.

BERITA TERKAIT

HASANAH SPOT BNI SYARIAH

Direktur Bisnis SME dan Komersial BNI Syariah, Dhias Widhiyati, Pemimpin Wilayah BNI Jakarta BSD, Henry Panjaitan, Direktur Kepatuhan dan Risiko…

Produksi Pangan Kabupaten Serang Surplus 100 Persen Lebih

Produksi Pangan Kabupaten Serang Surplus 100 Persen Lebih NERACA Serang - Produksi pangan di Kabupaten Serang pada 2018 surplus melebihi…

Laba BNI Syariah Tumbuh 35,67%

    NERACA   Jakarta - PT Bank BNI Syariah membukukan laba bersih sebesar Rp416,08 miliar, naik 35,67 persen dibandingkan…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BPR Diminta Bantu Kemajuan Daerah

    NERACA   Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) harus terus mampu memberikan…

Tingkatkan Loyalitas Nasabah dengan CIMB Niaga Xtra Xpo

      NERACA   Jakarta - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) kembali menggelar pameran perbankan ritel bertajuk…

Gandeng IKA ITS, BNI Life Tawarkan Program Asuransi

    NERACA   Jakarta - PT BNI Life Insurance (BNI Life) melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Ikatan Alumni…