Rights Issue, NIPS Lepas 4,088 Miliar Saham

Emiten produsen aki kendaraan, PT Nipress Tbk (NIPS) bakal mengelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada tanggal 14 Desember 2018. Agenda dari RUPSLB adalah meminta persetujuan pemengang saham soal penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Pada aksi korporasi tersebut, perseroan akan melepas 4,088 miliar saham baru dengan nilai nomimal Rp50 per saham. Dengan penambahan modal tersebut akan memperkuat modal, sehingga akan meningkatkan kegiatan usaha ditengah persaingan bisnis. Disamping itu, rencana aksi korporasi ini diharapkan memperkecil debt to equity perseroan yang menunjukkan bahwa kemampuan perseroan dalam memenuhi kewajibannya akan meningkat.

Current ratio perseroan juga akan meningkat dikarenakan dana HMETD akan digunakan untuk modal kerja, dengan meningkatnya current ratio maka kemampuan Perseroan untuk membayar kewajiban jangka pendeknya akan meningkat pula. Adapun return on assets dan return on equity perseroan juga akan meningkat dikarenakan kemampuan perseroan untuk menghasilkan keuntungan akan meningkat.

Tahun ini PT Nipress Tbk menargetkan pendapatan penjualan sebesar Rp 1,32 triliun atau meningkat 23,12% dibandingkan dengan pendapatan penjualan pada 2017 sebesar Rp 1,07 triliun. Dari nilai target pendapatan tersebut, penjualan aki mobil automotive battery ditargetkan mencapai Rp 639,28 miliar dengan penjualan sebanyak 1,25 juta produk pada tahun ini. Selain itu, penjualan dari aki motor motorcycle battery ditargetkan mencapai Rp 163,69 miliar dengan penjualan sebanyak 1,64 juta unit. Serta target penjualan aki industri industrial battery sebesar Rp 523,08 miliar dengan penjualan 253.000 produk.

BERITA TERKAIT

BEI Suspensi Saham Shield On Service

Setelah masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) lantaran terjadi peningkatan harga saham di luar kewajara, kini BEI menghentikan…

BMRS Lunasi 20% Saham DPM Ke Antam - Raih Dana Segar dari NFC China

NERACA Jakarta – Mengantungi dana segar senilai US$ 198 juta dari NFC China, mendorong PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)…

IPO DIVA Oversubscribe mencapai 5,6 kali - Patok Harga Rp 2.950 Per Saham

NERACA Jakarta - PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) telah menetapkan pelaksanakan penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) pada…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Keadilan Akan Batasi Ruang Genderuwo Ekonomi

Istilah genderuwo mendadak viral setelah dicetuskan Presiden Jokowi untuk menyebut politikus yang kerjanya hanya menakut-nakuti masyarakat, pandai memengaruhi dan tidak…

BEI Suspensi Saham Shield On Service

Setelah masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) lantaran terjadi peningkatan harga saham di luar kewajara, kini BEI menghentikan…

Gugatan First Media Tidak Terkait Layanan

Kasus hukum yang dijalani PT First Media Tbk (KBLV) memastikan tidak terkait dengan layanan First Media dan layanan operasional perseroan…