Perbarindo Dorong BPR Buka Akses Ke Pedagang

NERACA

Solo - Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) mendorong bank perkreditan rakyat (BPR) membuka akses pembiayaan untuk pedagang korban kebakaran Pasar Legi Solo, Jawa Tengah. "Misalnya, utang pedagang semula Rp100 juta dan kini tinggal Rp20 juta, bisa diberi pinjaman lagi dengan perjanjian baru senilai Rp100 juta," kata Ketua Perbarindo Soloraya Azis Sholeh di Solo, seperti dikutip Antara.

Meski demikian, dikatakannya, BPR harus tetap memastikan latar belakang tanggung jawab pengembalian dari para pedagang yang selama ini sudah dilakukan. "Jika sebelumnya pengembalian mereka baik maka bisa diberikan lagi fasilitas pembiayaan," katanya.

Selain itu, dikatakannya, perbankan juga bisa melakukan restrukturisasi utang para pedagang maupun penjadwalan ulang. "Ini bagian dari perhatian lembaga keuangan agar usaha mereka bisa berkembang atau paling tidak bertahan," katanya.

Adapun, dikatakannya, selama ini perputaran uang yang terjadi di penjualan komoditas pokok justru lebih cepat jika dibandingkan dengan sandang. "Konsumen bisa menunda membeli sandang, tetapi mereka tidak bisa menunda pembelian makanan dalam hal ini komoditas pokok, seperti beras, minyak goreng, gula pasir, dan bumbu masakan," katanya.

Sebelumnya, berdasarkan data dari Bank Indonesia (BI), selama ini sektor UMKM memberikan kontribusi cukup besar terhadap total kredit yang disalurkan oleh bank umum.

Kepala BI Kantor Perwakilan Surakarta Bandoe Widiarto mengatakan dari total kredit di Soloraya yang disalurkan oleh bank umum sampai dengan September 2018 sebesar Rp84,5 triliun. Ia mengatakan 32,6 persennya atau setara dengan Rp27,6 triliun merupakan kredit untuk UMKM. Sedangkan angka "non performing loan" (NPL) atau kredit macet sebesar 2,85 persen. (

BERITA TERKAIT

Pemkot Depok Buka Bursa Modal Bagi Koperasi

Pemkot Depok Buka Bursa Modal Bagi Koperasi NERACA Depok - Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok Jawa Barat…

Kemudahan Bisnis Harus Dorong Perkembangan Wirausaha

NERACA Jakarta – Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) mengingatkan bahwa kebijakan pemerintah harus fokus meningkatkan kemudahan berusaha sebagai upaya…

Semarak Festival IKM Dorong Startup 4.0 Mendunia

Kementerian Perindustrian Republik Indonesia (Kemenperin RI) mendorong industri startup era 4.0 semakin mengglobal.  Potensi nilai industri digital tanah air mencapai…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Asosiasi Dukung Penindakan Fintech Ilegal

      NERACA   Jakarta - Asosiasi FinTech Indonesia (AFTECH) mendukung penindakan hukum terhadap aksi perusahaan teknologi finansial (tekfin)…

Bank Mandiri Targetkan Pertumbuhan Kredit 11,5%

  NERACA   Jakarta - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menargetkan pertumbuhan kredit sebesar 11,5 persen pada 2019 lebih rendah…

Adira Insurance Berikan Penghargaan 23 Kota - Sistem Tata Kelola Keselamatan Jalan

      NERACA   Jakarta - Asuransi Adira menyelenggarakan Indonesia Road Safety Award (IRSA) sebagai upaya untuk menyadarkan pentingnya…