Iwan Sunito Jadi Pembicara Utama Without Borders Goes To Solo

SOLO – Whitout Borders, sebuah forum informal yang memiliki visi Indonesia maju dimana pengembangan sumber daya manusia menjadi fokus utamanya, untuk kali pertama hadir di Solo, Jawa Tengah. Iwan Sunito adalah satu-satunya orang Indonesia yang pernah didaulat sebagai Property Person of The Year oleh Urban Taskforce Australia pada tahun 2015 dan pada bulan Juli lalu, Iwan Sunito juga dinobatkan sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh di Sydney Selatan, Australia oleh Southern Courier.

Seminar Without Borders adalah sebuah seminar yang mengundang para pembicara dan praktisi dari berbagai bidang guna memberikan inspirasi, motivasi serta mendidik para peserta. Ketua Pelaksana Seminar Without Borders Goes To Solo, Febe Adhitya, mengungkapkan bahwa alasan utama mereka menghadirkan Iwan Sunito sebagai pembicara lebih didasarkan kepada kesamaan visi atas pembangunan manusia Indonesia.

“Iwan Sunito adalah bukti hidup dalam menembus segala keterbatasan yang pernah dialami sebelum akhirnya bisa bertumbuh tanpa batas. Beliau juga seorang tokoh Indonesia yang sukses di luar negeri, yang juga sebagai bukti bahwa orang Indonesia mampu bersaing secara global. Acara seminar sehari ini pun terbuka bebas untuk umum tanpa dipungut bayaran alias gratis.” kata Febe Adhitya.

Sementara itu, Iwan Sunito juga mengungkapkan antusiasme nya sebagai pembicara dalam acara seminar ini. “Saya percaya bahwa masa depan bangsa ini berada di pundak generasi muda dan adalah mimpi kami semua untuk bisa mendidik para calon pemimpin Indonesia melalui forum informal ini,”katanya.

“Saya selalu terkenang dengan perkataan dari Presiden Pertama Indonesia, Soekarno yang menyatakan “Beri Aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Beri Aku 10 Pemuda, Niscaya akan kuguncangkan Dunia. Saya yakin inisiasi kegiatan ini dapat memberikan dampak yang luar biasa bagi kaum muda bukan hanya yang berada di Solo namun ke seluruh penjuru Nusantara.” jelasnya.

Iwan Sunito adalah pendiri dan CEO dari Crown Group Holdings, salah satu perusahaan pengembang swasta terbesar di Australia dan pada akhir tahun 2015 didaulat menjadi Property Person of The Year oleh Urban Task Force Australia. Sebuah pencapaian individu tertinggi dalam industri pengembangan hunian Australia. Iwan Sunito lahir di Surabaya dan menghabiskan masa remajanya di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

Setelah menyelesaikan pendidikan lanjutan atas di Surabaya, Iwan Sunito meneruskan pendidikannya di Sydney, Australia, sebelum akhirnya pada tahun 1996, bersama-sama dengan Paula Sathio, Iwan Sunito mendirikan Crown Group. Saat ini, Crown Group telah menjelma menjadi salah satu perusahaan pengembang swasta terbesar di Australia dengan nilai proyek yang sedang dikerjakan mencapai Rp. 50 triliun dalam lini usahanya. Baru-baru ini Iwan Sunito dinobatkan sebagai 2018 Southern Courier’s Top 20 Most Influential Person di Australia. (*)

BERITA TERKAIT

Tahan Pembayaran, Panca Amara Utama Berpotensi Rugikan Negara Rp1,7 Triliun

Tahan Pembayaran, Panca Amara Utama Berpotensi Rugikan Negara Rp1,7 Triliun NERACA Jakarta - PT Panca Amara Utama (PAU) diduga telah…

Era Digital, Keamanan Jadi Poin Utama Bagi Konsumen di Indonesia

NERACA Jakarta – Melesatnya pertumbuhan industri digital teknologi saat ini ditambah lagi dengan semakin meningkatnya interaksi organisasi dan konsumen di…

International Conference OWHC Eurasia IX Resmi Dibuka - Rai Mantra Tekankan Warisan Budaya Tangguh Modal Utama Heritage Tourism

International Conference OWHC Eurasia IX Resmi Dibuka Rai Mantra Tekankan Warisan Budaya Tangguh Modal Utama Heritage Tourism NERACA Denpasar, Bali…

BERITA LAINNYA DI BERITA FOTO

RAPAT KOORDINASI KSSK

Menteri Keuangan Sri Mulyani (kedua kiri) berbincang dengan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso (kiri), Gubernur Bank…

KERJASAMA

Direktur Utama BGR Logistics M Kuncoro Wibowo (ketiga dari kanan) bersama Direktur Utama WIKA Industri Energi Andi Nugraha (ketiga dari…

IHSG PASCAKERICUHAN 22 MEI

Seorang wanita melintas di depan layar digital pergerakan saham di Jakarta, Kamis (23/5/2019). Pascakericuhan aksi 22 Mei, IHSG ditutup menguat…