Realisasi Kontrak Baru PTPP Capai 66,22%

NERACA

Jakarta - Sampai dengan September 2018, PT PP (Persero) Tbk (PTPP) berhasil mengantongi total kontrak baru sebesar Rp32,45 triliun. Total kontrak baru hingga kuartal III/2018 tercapai 66,22% dari target 2018 senilai Rp49 triliun. Perseroan optimis target kontrak baru tahun ini bakal tercapai seiring dengan beberapa proyek baru yang bakal didapat.”Optimis, masih ada beberapa proyek lagi yang akan kami dapatkan di bulan Oktober, November, dan Desember,”kata Sekretaris Perusahaan PT PP (Persero) Tbk, Agus Samuel Kana di Jakarta, kemarin.

Disampaikannya, perseroan memperoleh tambahan kontrak baru pada September 2018 sebesar Rp4,25 triliun. Tambahan kontrak baru tersebut berasal dari proyek Makassar New Port Tahap IB dan IC senilai Rp2,5 triliun. Di samping itu, PTPP juga memperoleh proyek Pertamina Warehouse senilai Rp933,1 miliar, Grand Samaya Tahap I senilai Rp270 miliar, Depok Stater (Lanjutan) senilai Rp200 miliar.

Perseroan juga mengantongi kontrak baru dari proyek Hotel Balige Meda senilai Rp150 miliar, Vasanta Infrastruktur senilai Rp45 miliar, tol Padaleunyi Ruas Buah Batu - Cileunyi Jalur senilai Rp155,7 miliar. Maka dengan demikian, kontrak baru sepanjang Januari - September 2018 sebesar Rp32,45 triliun, naik 4% dibandingkan kontrak baru pada periode yang sama sebesar Rp31,2 triliun. Dengan kontrak carry over tahun lalu sebesar Rp49 triliun dan kontrak baru hingga September 2018 sebesar Rp32,45 triliun, maka kontrak order bookhingga saat ini sebesar Rp81,45 triliun.

Asal tahu saja, kendati kontrak baru tercapai 66,22% dari target yang dipasang tahun ini, tetapi perseroan tidak akan melakukan revisi target. Kata Agus Samuel Kana, perseroan optimistis dapat mencapai target hingga akhir tahun senilai Rp49 triliun. Optimisme ini karena masih ada beberapa proyek yang diincar senilai lebih dari Rp20 triliun di kuartal IV/2018. Berdasarkan segmentasi pekerjaan, proyek yang masih diincar masih didominasi proyek infrastruktur sebesar 44%, gedung sebesar 25%, dan 31% lainnya berasal dari proyek EPC (Engineering Procurement Construction).

Tahun depan, lanjut Agus, perseroan menargetkan perolehan kontrak baru dapat tumbuh 8%-12% dari target 2018 sebesar Rp49 triliun.

BERITA TERKAIT

Realisasi Restribusi Perizinan DPMPTSP Kota Sukabumi Lebihi Target - Kasi Pelayanan Perizinan: Terus Sosialisasikan Izin Menggunakan Sistem OSS

Realisasi Restribusi Perizinan DPMPTSP Kota Sukabumi Lebihi Target Kasi Pelayanan Perizinan: Terus Sosialisasikan Izin Menggunakan Sistem OSS NERACA Sukabumi -…

Mengandalkan Proyek Pemerintah - WIKA Gedung Bidik Kontrak Rp 22,78 Triliun

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2019, PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) menargetkan perolehan kontrak sebesar Rp 22,78 triliun…

Overburden Capai 55 Juta Ton - Samindo Klaim Produksi Lampaui Target

NERACA Jakarta -PT Samindo Resources Tbk (MYOH) telah merampungkan operasional overburden dan produksi tahun lalu dengan capaian melebihi target. Disebutkan,…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Harga Saham Melorot Tajam - Saham Cottonindo Masuk Pengawasan BEI

NERACA Jakarta - Perdagangan saham PT Cottonindo Ariesta Tbk (KPAS) masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) karena mengalami…

Kuras Kocek Rp 460,38 Miliar - TBIG Realisasikan Buyback 96,21 Juta Saham

NERACA Jakarta - Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) telah membeli kembali atau buyback saham dari…

KINO Akuisisi Kino Food Rp 74,88 Miliar

PT Kino Indonesia Tbk (KINO) akan menjadi pemegang saham pengendali PT Kino Food Indonesia. Rencana itu tertuang dalam perjanjian Jual…