Dana Eksplorasi INCO Capai Rp 8,39 Miliar

Sepanjang September 2018, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) telah menggelontorkan dana kegiatan eksplorasi sebesar US$ 552.865 atau sekitar Rp 8,39 miliar (kurs Rp 15.187). Eksplorasi INCO sepanjang bulan lalu masih terfokus pada daerah di dalam kontrak karya dengan pemerintah. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Adapun daerah eksplorasi tersebut yakni, Blok Sorowako-Petea dan Sorowako Outer Area di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Sedangkan daerah eksplorasi lainnya berada di Blok Bahodopi di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Di Blok Sorowako, INCO akan melanjutkan aksi pengeboran di beberapa bukit yakni di Bukit Mahalona07 akan dilakukan pengeboran spasi 25 meter dengan empat unit mesin rig. Lalu di Bukit Batu 01 akan dilakukan pengeboran spasi 25 meter dengan empat mesin rig setelah pengeboran di Mahalona selesai.

Selain itu, akan melanjutkan pengeboran spasi 12,5 meter di Bukit D3C4 dengan 13 unit mesin rig untuk keperluan studi. Kemudian, akan diadakan pengeboran spasi 25 meter di bukit Bukit Petea D3C2 dengan 13 unit mesin rig setelah pengeboran di bukit D3C4 selesai. INCO juga akan melakukan validasi dan geoevaluasi terhadap data-data analisa kimia yang telah didapatkan. Pada Blok Sorowako Outer Area, perusahaan itu masih menunggu perpanjangan izin pinjam pakai kawasan hutan (IPPKH) yang berakhir Juni 2018.

Sedangkan di Blok Bahodopi, INCO akan melanjutkan kegiatan pengeboran pengembangan spasi 50 meter di Blok 3B menggunakan sembilan unit mesin rig bekerjasama dengan pihak ketiga. “Seluruh aktivitas pengeboran direncanakan untuk mendapat profil laterit yang lengkap," kata Presiden Direktur INCO, Nico Kanter.

BERITA TERKAIT

Investasikan Dana US$ 8 Juta - Pelita Samudera Beli Satu Kapal Kargo MV

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan bisnis di sektor logistik, PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) telah merampungkan transaksi pembelian satu…

Genjot Pertumbuhan DPK, BTN Siap Kelola Dana IKAL

Pacu pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk terus perluas kerjasama dengan berbagai instansi. Teranyar, perseroan…

GEMA Kantungi Kontrak Rp 475 Miliar

Hingga April 2019, PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA) berhasil mengantongi kontrak senilai Rp475 miliar. Sekretaris Perusahaan Gema Grahasarana, Ferlina Sutandi…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Bisnis Properti Penuh Tantangan - Penjualan Residensial MDLN Tumbuh 130,49%

NERACA Jakarta – Emiten properti, PT Modernland Realty Tbk (MDLN) berhasil melewati tahun 2018 sebagai tahun yang penuh tantangan dengan…

Gandeng Kerjasama dClinic - RS Batam Layani Kesehatan Blockchain

NERACA Jakarta – Bisnis industri kesehatan dan kecantikan di Indonesia masih memiliki potensi pasar yang besar. Menjawab kebutuhan pasar kesehatan…

Investor di Sumut Bertambah 1.513 Orang

Pertumbuhan investor pasar modal di kalangan milenial terus berkembang pesat. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sejak Januari - April…