Intikeramik Raih Restu Gelar Rights Issue - Danai Bisnis Properti

NERACA

Jakarta – Perkuat struktur permodalan dalam menunjang ekspansi bisnisnya, pemegang saham PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk (IKAI) merestui rencana perserpam untuk melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) ataurights issue. Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB), perseroan akan melepas sebanyak-banyaknya 3.865.789.887 lembar dan harga penawaran Rp120.

Direktur Utama Intikeramik Alamasri Industri, Teuku Yohas Raffli menyampaikan bahwa perseroan akan menggunakan dana hasil PMHMETD tersebut untuk mengakuisisi perusahaan hotel. Perseroan akan fokus menggarap sektor properti.”Kamirestatestrategi untuk lebihheavypada portofolio properti hotel,”ujarnya di Jakarta, kemarin.

Dijelaskannya, fokus pada bisnis properti karena lini tersebut dinilai menjanjikan pendapatan yang lebih stabil. Selain itu, sektor properti dan industri perhotelan memiliki stabilitas dari sisi pendapatan. Karakter tersebut dinilai dapat mendukung upaya pengembangan usaha emiten yang memilikitickerIKAI tersebut.”Kami akan memperbesar portofolio properti, terutama hotel. Nantinya hampir setiap tahun kami akan ekspansi nororganik dengan membeli properti atau hotel baru. Kami melihat peluang di situ yang kan meningkatkan nilai dan aset perusahaan” kata Yohas.

Aksi korporasi penerbitan rights issueini merupakan untuk yang kedua kalinya dilakukan perseroan pada tahun ini. Pada awal tahun ini, produsen keramik dengan merek Essenza tersebut sempat melakukanrights issuedengan perolehan dana Rp17,62 miliar. Dalam prospektus yang dipublikasi, perseroan melakukanrights issuedalam skema Penawaran Umum Terbatas II (PUT II) dengan harga penawaran Rp120 atau 31,96% dari modal ditematkan dan disetor penuh perseroan setelah rencana PUT II.

Dengan harga penawaran tersebut, Intikeramik Alamasri berpotensi mengantongi dana segar sebesar Rp463,9 miliar. Adapun, para pemegang saham perseroan yaitu PT Mahkota Properti Indo dan Wandervale Holdings Ltd. telah menyatakan kesanggupan untuk melaksanakan hak yang dimilikinya menjadi hak dalam PUT II perseroan. Dana tersebut nantinya akan digunakan perseroan untuk beberapa keperluan.Pertama,sekitar 9% akan digunakan untuk mengakuisisi PT Saka Mitra Sejati dengan cara melakukan pembelian 875 saham, atau 70% darimodal ditempatkan dan disetor penuh Saka Mitra Sejati dari para pemegang sahamnya.

Kedua,sekitar 12% dana PUT II akan digunakan untuk mengakuisisi PT Hotel Properti Internasional dengan membeli 35.640 saham atau 99% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan dari pemegang sahamnya. Terakhir, sekitar 79% akan digunakan perseroan untuk modal kerja perusahaan dan entitas anak di masa depan seperti biaya renovasi, pengembangan usaha, dan biaya operasional. Pemberian modal kerja pada entitas anak akan dilakukan melalui pinjaman dan penyertaan modal dariIKAI.

BERITA TERKAIT

BMRS Lunasi 20% Saham DPM Ke Antam - Raih Dana Segar dari NFC China

NERACA Jakarta – Mengantungi dana segar senilai US$ 198 juta dari NFC China, mendorong PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)…

Bhineka Life dan OJK Gelar Literasi Keuangan untuk Guru

    NERACA   Bandung - PT Bhinneka Life Indonesia (Bhinneka Life) bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional…

Ajak Pengguna Berbagi Cerita Unik, KAI Gelar Rail Blogger Contest

Jakarta, PT Kereta Api Indonesia (KAI) bekerja sama dengan IDN Media menggelar kompetisi menulis bertajuk Rail Blogger Contest. Tujuannya, mengajak…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Keadilan Akan Batasi Ruang Genderuwo Ekonomi

Istilah genderuwo mendadak viral setelah dicetuskan Presiden Jokowi untuk menyebut politikus yang kerjanya hanya menakut-nakuti masyarakat, pandai memengaruhi dan tidak…

BEI Suspensi Saham Shield On Service

Setelah masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) lantaran terjadi peningkatan harga saham di luar kewajara, kini BEI menghentikan…

Gugatan First Media Tidak Terkait Layanan

Kasus hukum yang dijalani PT First Media Tbk (KBLV) memastikan tidak terkait dengan layanan First Media dan layanan operasional perseroan…