Laba Antam Capai Rp 1,91 Triliun di 2011

Neraca

JAKARTA - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) bukukan laba bersih tidak diaudit sebesar Rp1,91 triliun pada tahun 2011, naik 13,5% jika dibandingkan laba bersih tahun 2010 sebesar Rp1,68 triliun.

Kata Direktur Utama Antam Alwinsyah Lubis, kenaikan laba bersih perseroan disebabkan peningkatan penjualan komoditas feronikel, bijih nikel dan emas,"Pada tahun 2011, nilai penjualan tidak diaudit Antam tercatat sebesar Rp10,3 triliun, naik 18% dibandingkan tahun 2010 terutama disebabkan peningkatan penjualan komoditas feronikel, bijih nikel dan emas,”katanya dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu (29/2).

Selain itu, perseroan juga mencatatkan laba kotor naik 3% dibandingkan tahun 2010 menjadi Rp3 triliun menyusul kenaikan harga pokok penjualan sebesar 26% menjadi Rp7,32 triliun yang sebagian besar disebabkan kenaikan biaya bahan atau pembelian logam mulia seiring dengan peningkatan permintaan emas dalam tahun 2011.

Tingkat kenaikan harga pokok penjualan yang melebihi tingkat kenaikan penjualan menjadikan marjin kotor Antam tercatat 29% dibandingkan pada tahun 2010 sebesar 34%. Laba usaha Antam mencatat kenaikan sebesar satu persen menjadi Rp1,99 triliun dibandingkan Rp1,97 triliun pada tahun 2010 sehingga marjin usaha Antam tercatat 19% dibandingkan tahun 2010 sebesar 22%

Struktur keuangan Antam pada tahun 2011 tercatat sangat kuat. Antam memiliki kas dan setara kas sebesar Rp5,6 triliun, naik 33% dibandingkan tahun 2010 yang berjumlah Rp4,2 triliun. (bani)

Related posts