Barito Pacific Raup Laba US$ 41,6 Juta

Semester pertama tahun 2018, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) mencatatkan lababersih sebesar US$ 41,6 juta atau turun46,7% dibanding periode yang sama tahun 2017 sebesar US$ 78,1 juta. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Pencapaian ini berbalik dibandingkan perolehan pendapatan. Tengok saja, pendapatan perseroan tercatat sebesar US$ 1,55 miliar atau naik 13,13% dibandingkan akhir Juni 2017 yang tercatat sebesar US$ 1,37 miliar. Sedangkan beban pokok pendapatan perseroan mengalami pengurangan 2,19% dari US$ 948 juta menjadi US$ 1,104 miliar. Sedangkan kewajiban perseroan tercatat sebesarUS$ 4,109 miliar atau mengalamipenurunan 2,19% dibanding akhir tahun 2017 yang tercatat sebesar US$ 4,199 miliar.

Sementara ekuitas perseroan tercatatsebesarUS$ 2,641 miliar atau mengalami penurunan 1,16% dibanding akhir tahun 2017 yang tercatat sebesar US$ 2,672 miliar. Adapunaset perseroan tercatat sebesarUS$ 6,751 miliar atau turun 1,18%dibandingakhirtahun 2017 yang tercatat sebesarUS$ 6,672 miliar. Informasi tambahan, pendapatan PT Barito Pacific Tbk (BRTP) per Juni 2018 sudah disumbang dari Star Energy Group Holding Pte Ltd pasca akuisisi. Dimana perseroan mulai menerima pendapatan melalui anak usaha yang saat ini mayaoritas kepemilikan saham sebesar 66,67%. Disebutkan, kontribusi pendapatan dari Star Energy tersebut bisa mencapa 50% atau sama dengan pendapatan yang diterima dari PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA).

BERITA TERKAIT

Bayan Bukukan Laba Bersih Turun 30,85%

NERACA Jakarta – Positifnya harga batu bara di pasar belum memberikan dampak terhadap pencapaian kinerja PT Bayan Resources Tbk (BYAN).…

Investasikan Dana US$ 8 Juta - Pelita Samudera Beli Satu Kapal Kargo MV

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan bisnis di sektor logistik, PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) telah merampungkan transaksi pembelian satu…

Wintermar Raih Kontrak US$ 75,8 Juta

Perusahaan pelayaran PT Wintermar Offshore Marine Tbk. (WINS) mengantongi kontrak berjalan senilai US$75,8 juta atau sekitar Rp 1,09 triliun dengan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pefindo Raih Mandat Obligasi Rp 52,675 Triliun

Pasar obligasi pasca pilpres masih marak. Pasalnya, PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo mencatat sebanyak 47 emiten mengajukan mandat pemeringkatan…

GEMA Kantungi Kontrak Rp 475 Miliar

Hingga April 2019, PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA) berhasil mengantongi kontrak senilai Rp475 miliar. Sekretaris Perusahaan Gema Grahasarana, Ferlina Sutandi…

PJAA Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo

NERACA Jakarta - Emiten pariwisata, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) memiliki tenggat obligasi jatuh tempo senilai Rp350 miliar. Perseroan…