Jajaki Gurihnya Usaha Jajan Martabak

Jajanan Martabak merupakan salah satu kudapan yang sangat familiar di lidah masyarakat Indonesia. Disajikan dengan berbagai varian rasa, martabak tak pernah membosankan. Penggemarnya justru bertambah dengan berbagai inovasi dan membuat martabak jadi makanan kekinian.

Para pelaku bisnis martabak juga terus bermunculan. Padahal, pemain lama juga tak tersisih. Bahkan, mereka ikut mengembangkan usaha dengan menawarkan paket kemitraan.

Beberapa pemain yang sudah merasakan guruhnya usaha martbak ini yaitu Martabak Banditz, Usaha besutan Nico Andrew Siahaan yang mulai beroperasi pada 2015 lalu nampak berjalan lancar. Kerjasama kemitraan yang dimulai pada setahun lalu, telah berbuah manis.

Kini, sudah ada sembilan mitra yang bergabung. Gerai milik mitra seluruhnya berada di Sumatra Utara, seperti Pemantang Siantar, Tarutung, sampai dengan Kabupaten Karo.

Sekarang masihb ada dua mitra yang masuk dalam daftar tunggu. Sesuai rencana, gerai mereka akan dibuka di Kupang dan Sumatra Utara."Kebanyakan memang di daerah karena potensi usaha disana masih besar, persaingannya juga belum terlalu ketat seperti disini daerah Jakarta," katanya.

Pemain lain yang merasakan peruntungan di usaha ini adalah Mohammad Fadli dengan bendera usaha Martabak Bari. Kemitraan Martabak Bari telah berjalan sejak tahun 2016 dan sudah dua tahun ini dirinya fokus membuka kemitraan martabak manis. Sebelumnya, usaha yang dimitrakan adalah martabak telor.

Penjualan selama setahun terakhir pun diakuinya meningkat. Saat ini, dia sudah memilih delapan mitra yang membuka gerai Martabak Bari. “Sekarang ada delapan mitra, tapi masih tersebar di daerah Sumatra Selatan saja, yakni di Pagar Alam, Serang, Sekayu, Palembang,” katanya.

Saat ini, Fadli juga tengah menawarkan promo paket kemitraan Martabak Bari. Sebelumnya paket kemitraan yang ditawarkan sebesar Rp 20 juta. Kini hanya dengan Rp 8 juta, mitra bisa mebuka gerai Martabak Bari.

Namun, bentuknya booth tanpa atap yang dapat dimodifikasi secara bebas. Menurutnya, booth ini biasa ditempatkan di area-area toko ritel ramai pengunjung.

Mitra Martabak Bari diperkirakan bisa mendapatkan laba bersih Rp 300.000 per hari. "Kalau di akhir pekan, mitra bisa mendapat Rp 500.000 hingga Rp 600.000,” tambahnya.

Keuntungan yang bisa dikantongi mitra tiap bulan berkisar Rp 8 juta hingga Rp 9 juta. Dengan keuntungan tersebut, ia memperkirakan, modal mitra bisa kembali hanya dalam waktu sebulan.

Martabak Bari menyuguhkan setidaknya 25 varian rasa martabak. Harga jualnya berkisar Rp 25.000-Rp 75.000 per porsi. “Yang paling banyak dibeli martabak varian rasa cokelat, kacang dan keju,” ujar Fadi.

Lantaran jumlah mitranya kian berkembang, Fadli pun mengaku mulai merasakan adanya kendala. Khususnya dalam mencari karyawan karyawan yang loyal. “Namanya usaha, pegawai sering keluar masuk. Jadi harus sering mengajari pegawai baru,” pungkasnya.

BERITA TERKAIT

Regulator Terus Dorong Usaha Mikro Terapkan Usaha E-Commerce - Niaga Online

NERACA Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengajak pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) turut membangun dan menggerakkan…

KPPU Awasi Kemitraan Cegah Kerugian Usaha Kecil

KPPU Awasi Kemitraan Cegah Kerugian Usaha Kecil NERACA Medan - Komisi Pengawas Persaingan Usaha terus mensosialisasikan pengawasan kemitraan untuk mencegah…

Akseleran Fasilitasi Pembiayaan Kepada Pelaku Usaha Hipmi Jaya

      NERACA   Jakarta - Mengusung semangat dalam memberikan kemudahan akses pembiayaan sebagai wujud percepatan inklusi keuangan, PT…

BERITA LAINNYA DI PELUANG USAHA

Sruput Dinginnya Usaha Minuman Bubble

Meski tidak seheboh dulu minuman bubble . Tapi usaha ini masih menyimpan potensi. Pemain baru usaha ini juga masih muncul…

Jajaki Gurihnya Usaha Jajan Martabak

Jajanan Martabak merupakan salah satu kudapan yang sangat familiar di lidah masyarakat Indonesia. Disajikan dengan berbagai varian rasa, martabak tak…

Tips Bertahan di Tengah Bisnis Musiman

Di masa sekarang banyak sekali usaha atau bisnis yang dating. Bahkan tidak sedikit yang umurnya baru seusia jagung sudah tumbang.…