JIEP Gelar Focus Group Discussion Pengamanan Aset BUMN

JIEP Gelar Focus Group Discussion Pengamanan Aset BUMN

NERACA

Jakarta - PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) pada hari Rabu (15/8) menginisiasi acara Focus Group Discussion (FGD) bertema “Penyelesaian Permasalahan Aset BUMN Dalam Rangka Pengamanan Aset BUMN” di Auditorium Graha Daya Guna, Pulogadung, Jakarta Timur.

Dalam acara ini, turut hadir 3 Narasumber yang berkompeten di bidangnya, yaitu Arie Yuriwin selaku Direktur Jenderal Pengadaan Tanah Kantor Kementerian Agraria & tata Ruang RI, Rini Wulandari Asisten Deputy Bidang Layanan Hukum Kementerian Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia, dan Octovianus Koordinator 1 Jamdatun Kejaksaan Negeri.

Acara FGD yang dimoderatori langsung oleh Direktur Utama PT JIEP, Landi R Mangaweang, turut dihadiri oleh puluhan direksi dari BUMN dan BUMD serta pejabat yang membawahi legal/ hukum dari berbagai instansi.

Direktur Utama PT JIEP, Landi R Mangaweang, di sela-sela acara mengatakan pentingnya pengamanan asset dalam keberlangsungan korporasi BUMN dalam memaksimalisasi laba. Oleh karena itu sudah seharusnya setiap insan BUMN memberikan fokus dan perhatian lebih dalam aspek pengamanan dan legalitas Aset masing masing BUMN

“Mengutip pemberitaan dari salah satu media nasional yang menyatakan bahwa asset BUMN per tahun 2017 telah mencapai Rp 7.200 Triliun, sudah sewajarnya masing-masing perusahaan BUMN atau BUMD melakukan sinergi dengan berbagai pihak dalam hal ini Kementerian Agraria & tata Ruang Hingga Kejaksaan Negeri Republik Indonesia. Ini perlu dilakukan untuk menjaga serta mengoptimalkan Aset negara agar tidak jatuh ke tangan orang- orang yang tidak berkepentingan ” tandas dia.

Ia menambahkan, pada kesempatan ini PT JIEP juga melaksanakan Memorandum of Understanding bersama dengan PT Surveyor Indonesia. MoU ini terkait dengan pelaksanaan kegiatan jasa survey, inspeksi, verifikasi, monitoring, & Aset dari Kawasan Industri Pulogadung.

“Kami menggandeng PT Surveyor Indonesia dalam melaksanakan optimalisasi asset milik PT JIEP dalam hal ini lahan seluas 500 hektar di Kawasan Industri Pulogadung. Kami tidak ingin asset yang kami miliki tidak berkembang atau bahkan jatuh ke tangan orang yang tidak berkepentingan. Kami juga mengajak untuk seluruh BUMN, BUMD, dan instansi lain agar bersatu, bersinergi menciptakan asset yang optimal demi kemajuan bangsa dan Negara,” pungkas dia.

PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung atau PT. JIEP adalah perseroan terbatas milik Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan porsi kepemilikan saham masing-masing 50%.

PT. JIEP merupakan perusahaan pengelola Kawasan Industri pertama di Indonesia, yang pada awalnya bertugas menyediakan Tanah Kavling Industri (TKI) dan semua fasilitas industri yang tertata dengan baik bagi para investor yang akan melakukan investasi di bidang manufacturing.

Pada perkembangan selanjutnya dan sesuai dengan tuntutan pasar, PT. JIEP melaksanakan diversifikasi sekaligus perluasan usaha dengan membangun secara bertahap bangunan sewa seperti Bangunan Pabrik Siap Pakai (BPSP) 1 s/d 4 lantai, Pergudangan (tertutup dan terbuka), Transit Warehouse, Sarana Usaha Industri Kecil (SUIK), serta bangunan pendukung lainnya seperti property hunian (Bizhome/ Blok O). Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk lebih menjamin kelangsungan hidup perusahaan di masa depan. Mohar

BERITA TERKAIT

KPK Temukan Ketidaksesuaian Keterangan Saksi Lippo Group

KPK Temukan Ketidaksesuaian Keterangan Saksi Lippo Group NERACA Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan adanya ketidaksesuaian keterangan saksi dari…

LPEI Mendorong BUMN Ekspor ke Pasar Prospektif

    NERACA   Jakarta – Pasar prospektif menjadi salah satu alternatif negara tujuan untuk memperluas ekspor di samping Cina…

Bhineka Life dan OJK Gelar Literasi Keuangan untuk Guru

    NERACA   Bandung - PT Bhinneka Life Indonesia (Bhinneka Life) bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Cyronium Klaim Tumbuhkan Omset UKM Hingga 40 Kali Lipat

Cyronium Klaim Tumbuhkan Omset UKM Hingga 40 Kali Lipat NERACA Jakarta - Cyronium adalah platform digital yang diciptakan untuk memfasilitasi…

Duka Keluarga Besar PNM untuk Reni Hermawati

Duka Keluarga Besar PNM untuk Reni Hermawati NERACA Pangandaran - Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM, Arief…

Siap Beri Kenyamanan Berbelanja di Era Serba Terkoneksi - Hadirnya Logo Baru di HUT Electronic City

Siap Beri Kenyamanan Berbelanja di Era Serba Terkoneksi Hadirnya Logo Baru di HUT Electronic City NERACA Jakarta – Perjalanan bisnis…