Pan Brothers Catatkan Penjualan US$ 265,81 Juta

NERACA

Jakarta - PT Pan Brothers Tbk (PBRX) mencatatkan pendapatan pada semester I/2018 tumbuh sekitar 10% year on year (yoy) dibandingkan priode yang sama tahun lalu US$ 241,65 juta. Pencapaian itu sejalan dengan target kenaikan setahun penuh sebesar 15%.”Saat ini perseroan masih melakukan penelaahan terbatas (limited review) laporan keuangan per Juni 2018. Namun, nilai pendapatan berhasil meningkat 10% yoy sesuai dengan proyeksi manajemen,”kata Wakil Presiden Direktur Pan Brothers, Anne Patricia Sutanto di Jakarta, kemarin.

Emiten eksportir garmen ini mengungkapkan, dengan estimasi kenaikan 10% pada Januari--Juni 2018, PBRX mengantongi penjualan senilai US$265,81 juta.Per Maret 2018, perusahaan membukukan penjualan kotor US$108,76 juta, naik 8,37% yoy dari sebelumnya US$100,36 juta. Penjualan ekspor mendominasi 90,5% atau US$98,44 juta, sedangkan pasar domestik hanya 9,53% atau US$10,32 juta.

Anne menyebutkan, kinerja perseroan sepanjang Januari-Juni 2018 masih sesuai dengan target peningkatan pendapatan 15% pada tahun ini. Artinya, PBRX membidik penjualan senilai US$638,76 juta dari 2017 sebesar US$549,35 juta. Untuk memacu peningkatan pendapatan, perusahaan berupaya memacu produktivitas sambil melakukan efisiensi. Bila produksi bertumbuh, secara otomatis volume penjualan turut naik.

Utilisasi pabrik perseroan sebetulnya sudah mencapai kapasitas penuh. Namun, volume produksi dapat ditingkatkan dengan penerapan mekanisasi industri 4.0. Tahun lalu, kapasitas terpasang untuk garmen perseroan naik dari 90 juta potong per tahun menjadi 111 juta potong per tahun. Pada 2018, perseroan menargetkan kenaikan menjadi 117 juta potong per tahun.”Secara otomatis pendapatan dapat meningkat bila produksi juga meningkat. Makanya kami menggenjot di atas 100 juta potong. Selain itu, ada juga keuntungan dari kenaikan harga jual produk,"jelasnya.

Perseroan selama ini memang lebih fokus ke pasar global, yang mana sekitar 95%-97% produknya dikirim ke luar negeri. Adapun, destinasi ekspor sebagian besar negara-negara kawasan Asia dengan porsi sebesar 56%, diikuti negara-negara Amerika sebesar 26% dan sisanya ke negara-negara Eropa. Fitri Ratnasari Hartono, Direktur PT Pan Brothers Tbk pernah bilang, tahun ini perseroan akan terus melakukan efisiensi misalnya dengan melakukan pelatihan tenaga kerja, peremajaan peralatan produksi, serta penggunaan teknologi baru.

Untuk itu perseroan menganggarkan belanja modal senilai US$5 juta. Angka tersebut merupakan dana yang sementara dianggarkan. Dengan kata lain, masih ada kemungkinan bagi perusahaan untuk menambah belanja modal. Perseroan juga berencana menambah kapasitas dengan membangun satu pabrik baru di bawah bendera PT Teodore Pan Garmindo yang berlokasi di Tasikmalaya, Jawa Barat.

Pabrik tersebut ditargetkan selesai pada akhir 2018 dan memiliki kapasitas terpasang sebesar 6 juta potong garmen per tahun. Adapun, kapasitas terpasang untuk garmen perseroan pada akhir tahun lalu naik dari 90 pieces juta per tahun menjadi 111 juta pieces per tahun. Tahun ini perseroan menargetkan kenaikan menjadi 117 juta potong garmen per tahun.

BERITA TERKAIT

Pelanggan IndiHome Tembus 5 Juta

Memasuki penghujung tahun 2018, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) meraih pencapaian yang baik dengan mencatatkan 5 juta pelanggan IndiHome…

Beban Operasional Membengkak - Medco Energi Telan Kerugian US$ 11,08 Juta

NERACA Jakarta – Di kuartal tiga 2018, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) mencatatkan kerugian sampai dengan sampai dengan US$…

Lunasi Utang US$ 200 Juta - XL Axiata Rencanakan Refinancing di 2019

NERACA Jakarta – Mengurangi porsi beban utang, PT XL Axiata Tbk (EXCL) bakal bayar utang senilai US$ 200 juta hingga…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Berkah Kinerja Emiten Meningkat - Jumlah Investor di Sumbar Tumbuh 46%

NERACA Padang – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Sumatera Barat (Sumbar) mencatat jumlah investor saham asal Sumbar di pasar…

Indo Premier Bidik AUM 2019 Tumbuh 50%

Tahun depan, PT Indo Premier Investment yakin dana kelolaan atau asset under management (AUM) mereka akan tumbuh hingga 50% seiring…

HRUM Siapkan Rp 236 Miliar Buyback Saham

PT Harum Energy Tbk (HRUM) berencana untuk melakukan pembelian kembali saham atau buyback sebanyak-banyaknya 133,38 juta saham atau sebesar 4,93%…