The Voice Siap Ramaikan Industri Karaoke Tanah Air

The Voice Siap Ramaikan Industri Karaoke Tanah Air

NERACA

Jakarta – Industri karaoke kini kian naik daun. Oleh karenanya, banyak pengusaha yang melirik dan mengambil bagian menjalankan bisnis ini. Salah satu brand karaoke yang siap bersaing dalam industri ini adalah The Voice Family Karaoke.

Risma Situmorang, salah satu pemilik The Voice Family Karaoke, menuturkan, di tengah merebaknya industri hiburan, karaoke merupakan salah satu bisnis yang potensial dan terus diminati masyarakat. Melihat itulah kami (The Voice) siap meramaikan bisnis industri karaoke tanah air.“Di tengah kesibukan masyarakat Indonesia, maka masyarakat kita butuh hiburan. Salah satu hiburan yang mereka cari adalah karaoke, beranjak dari situlah The Voice berdiri,” kata Risma, salah satu pemilik The Voice, kepada wartawan, saat acara Grand Opening The Voice Family Karaoke, di Stage Lobby Pejaten Village dan Outlet The Voice Family Karaoke Pejaten Village, Jakarta, Sabtu (4/8).

The Voice sendiri tambah Risma, awalnya merupakaa n franchise dari brand lain, saat ini rumah karaoke ini sudah memiliki 9 outlet yang tersebar di beberapa titik, seperti di Pondok Gede, Kalimalang, Cijantung, Galaxy Cibinong, Pejanten, Kedoya, Bassura, dan Mangga Besar. Untuk terus bersaing di bisnis hiburan yang kompetitif, pemilik rumah karaoke ini berencana melakukan transformasi diri dalam memberikan kepuasaan maksimal pelanggan.“Kegiatan bernyanyi sebagai upaya menghilangkan kepenatan inilah yang mendorong bisnis rumah karaoke terus tumbuh di tahun 2018. Harapan kami, The Voice mampu bersaing dalam jagat bisnis karaoke di tanah air,” sambungnya.

Ditempat yang sama, Owner The Voice, William Iwan Sutejo, mengatakan yang berbeda di The Vaice adalah kami menciptakan atmosfer nyaman penggunaan audio system dan wireless microphone terbaru yang user friendly, serta pilihan ratusan ribu lagu uptodate, ruangan yang nyaman untuk memberikan pengalaman layaknya bernyanyi di studio profesional."Saat ini sudah menggunakan sistem yang terkomputerisasi, sehingga memungkinkan setting suara bisa disesuaikan dengan kebutuhan akustika di masing-masing ruangan. The Voice menawarkan variasi pada saat bernyanyi melengkapi makanan dan minuman yang beragam dan penuh cita rasa," kata William.

Suasana berkaraoke The Voice didukung oleh tenaga ahli profesional yang telah 15 tahun berpengalaman di dunia karaoke. The Voice kedepan akan terus mengembangkan jumlah outlet yang dimiliki di berbagai kota besar di Indonesia. The Voice membuka dengan sistem franchice, manajemen kemitraan The Voice dengan pengusaha lokal atau berbagai pihak yang ingin memiliki bisnis di industri hiburan.

Sedangkan pemilik The Voice yang lain, Jeremy Robert, menambahkan agar layanan yang diberikan ada standar, The Voice memiliki Standar Operasional Procedur (SOP) dan regular evaluasi untuk menyikapi berbagai respon pelanggan, baik keluhan maupun pujian.

"Semua keluhan ataupun kritik dari pelanggan merupakan bentuk perhatian untuk kami jadikan motivasi dan tantangan dalam memberikan layanan berkualitas. The Voice optimis bisa menjadi wajah baru yang membawa angin segar dalam dunia hiburan tanah air di industri karaoke. Selain pelanggan, perbedaan signifikan yang terjadi yaitu dalam penggunaan teknologi baru," tukasnya. Mohar

BERITA TERKAIT

Pemkot Palembang Siap Merevisi Rencana Tata Ruang

Pemkot Palembang Siap Merevisi Rencana Tata Ruang NERACA Palembang - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang akan merevisi Rencana Tata Ruang dan…

Kemenpar Dorong Industri Kreatif Lewat Kustomfest 2018

Hasil karya anak bangsa tersaji dalam Indonesian Kustom Kulture Festival (Kustomfest) 2018 resmi digelar Sabtu, (6/10). Sebanyak 155 motor dan…

GMF Gandeng Kerjasama Air France KLM - Tingkatkan Kapabilitas

NERACA Jakarta – Perkuat daya saing di industri perawatan maskapai penerbangan, PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) menggandeng…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

LPDB KUMKM Ajak Universitas Jember Kerjasama Kembangkan Bisnis Startup

LPDB KUMKM Ajak Universitas Jember Kerjasama Kembangkan Bisnis Startup NERACA Jember - Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM mengajak Universitas…

Direktur CPL World Bank Kunjungi Damamaya Cyber Monitor - Sebut Denpasar Mampu Sediakan "Big Data" Perencanaan Pembangunan

Direktur CPL World Bank Kunjungi Damamaya Cyber Monitor Sebut Denpasar Mampu Sediakan "Big Data" Perencanaan Pembangunan NERACA Denpasar - Tiga…

KOTA SUKABUMI - Poin Strategis Pasar Induk dan Perparkiran Paling Mencolok di Revisi RTRW

KOTA SUKABUMI Poin Strategis Pasar Induk dan Perparkiran Paling Mencolok di Revisi RTRW NERACA Sukabumi - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah…