SMF Tawarkan Kupon Hingga 8.00% - Terbitkan Obligasi Rp 1,5 Triliun

NERACA

Jakarta – Pacu pertumbuhan penyaluran kredit perumahan lebih besar lagi, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) kembali menawarkan obligasi kepada publik dengan target emisi Rp1,5 triliun. Nantinya, obligasi tersebut akan diterbitkan dengan nama obligasi berkelanjutan IV Sarana Multigriya Finansial tahap V tahun 2018.

Berdasarkan keterangan resmi Indo Premier Sekuritas di Jakarta, kemarin, harga penawarannya yakni 100% dari nilai nominal obligasi dengan peringkat idAAA dari Pefindo. Obligasi ini diterbitkan dalam dua seri. Seri A memiliki tenor 370 hari dan ditawarkan dengan rentang kupon 7,00% hingga 7,75% per tahun. Seri B memiliki tenor 3 tahun dengan tawaran kupon 7,25% - 8,00%.

Masa penawaran awal atau bookbuilding instrumen ini berakhir Kamis (19/7). Selanjutnya, masa penawaran umum akan terjadi pada 8-9 Agustus 2018. Oblilgasi ini ditargetkan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada 15 Agustus 2018. SMF cukup gencar menggalang dana melalui pasar modal. Obligasi Berkelanjutan IV SMF ini memiliki total target emisi Rp12 triliun dan efektif sejak tahun lalu. Tahap pertama dan kedua sudah digelar tahun lalu dengan realisasi emisi masing-masing Rp1 triliun.

Tahap ketiga dan keempat telah digelar pada semester pertama tahun ini dengan realisasi emisi masing-masing Rp2 triliun. Dengan demikian, perseroan masih memiliki plafon emisi Rp6 triliun. Sebagai informasi, sepanjang semester pertama 2018, SMF mencatat telah menyalurkan pembiayaan untuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebesar Rp 4,3 triliun. Realisasi ini hampir mencapai setengah dari target penyaluran pembiayaan SMF tahun ini, yakni 45,22%.

Capaian penyaluran pembiayaan SMF sepanjang enam bulan pertama tahun ini meningkat 28,58% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pembiayaan ini dialirkan kepada perbankan dan lembaga penyalur KPR,”Sepanjang semester ini, kami tengah gencar melakukan penetrasi ke berbagai institusi penyalur KPR, khususnya Bank Pembangunan Daerah (BPD) di seluruh Indonesia," kata Direktur Utama SMF, Ananta Wiyogo.

Hingga saat ini SMF telah memberikan pinjaman kepada 26 Bank, baik bank umum, bank syariah, BPD maupun perusahaan pembiayaan. Kerja sama ini merupakan upaya untuk meningkatkan akses kepemilikan rumah bagi masyarakat di berbagai daerah dan mendukung tercapainya target prrogram sejuta rumah.

BERITA TERKAIT

Tangerang Great Sale Tingkatkan Belanja Hingga 25 Persen

Tangerang Great Sale Tingkatkan Belanja Hingga 25 Persen NERACA Tangerang - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangerang mencatat program Tangerang…

WIKA Bukukan Laba Bersih Rp 2,07 Triliun

NERACA Jakarta - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) sepanjang tahun 2018 mencetak laba bersih sebesar Rp2,07 triliun, tumbuh signifikan…

KPK Usulkan Rp20 Triliun untuk Pembiayaan Parpol

KPK Usulkan Rp20 Triliun untuk Pembiayaan Parpol NERACA Jakarta - KPK mengusulkan Rp20 triliun dari APBN digunakan untuk membiayai kegiatan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Pembangunan Jaya Ancol Tumbuh 1,4%

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) membukukan laba tahun 2018 sebesar Rp223 miliar atau tumbuh 1,4% dibandingkan dengan periode yang…

Laba Bersih Indocement Menyusut 38,3%

NERACA Jakarta – Pasar semen dalam negeri sepanjang tahun 2018 mengalami kelebihan pasokan, kondisi ini berdampak pada performance kinerja keuangan…

Pacu Pertumbuhan Investor di Sumbar - BEI dan OJK Edukasi Pasar Modal Ke Media

NERACA Padang - Dalam rangka sosialisasi dan edukasi pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Padang bekerja sama dengan…