Pemkot Bogor Raih Penghargaan Bidang Koperasi

Pemkot Bogor Raih Penghargaan Bidang Koperasi

NERACA

Bogor - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menerima penghargaan tingkat nasional Tanda Jasa Bakti Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) 2018 dari Kementerian Koperasi dan UMKM.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor, Anas S. Rasmana mengatakan, penghargaan diterima oleh Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto."Ini merupakan penghargaan pertama kali untuk Kota Bogor. Buat kami ini sejarah baru bagi kepemimpinan Wali Kota Bima Arya," kata dia di Bogor dikutip dari Antara, kemarin. Tanda jasa Bakti Koperasi dan UKM diserahkan Menteri Koperasi dan UKM, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, di Tangerang, dikutip Antara, kemarin.

Menurut Anas, pada kepemimpinan wali kota sebelumnya, Kota Bogor belum pernah mendapatkan tanda jasa tersebut."Ini jadi bukti bahwa komitmen pemerintah sangat tinggi terhadap pengembangan dan pembinaan koperasi dan UMKM di Kota Bogor," ujar dia.

Lebih lanjut ia menjelaskan, penghargaan ini tidak lepas dari sejumlah kebijakan yang dikeluarkan Wali Kota Bima Arya yang sangat berdampak langsung terhadap iklim ekonomi terutama pada sektor koperasi dan UKM. Kebijakan tersebut, berupa kebijakan anggaran yang sangat berpihak kepada sektor koperasi dan UKM dengan anggaran mencapai Rp94,96 miliar.

Menurut dia, kebijakan ini membuat Koperasi dan UKM bukan hanya bertahan, tapi mampu menjadi pemenang di tengah krisis ekonomi global."Sehingga penghargaan ini sangatlah wajar disematkan kepada Wali Kota Bogor," kata dia.

Kebijakan lain yang dilakukan Bima, lanjut dia, adalah pembentukan organisasi kedinasan terhadap Koperasi dan UMKM. Sebelumnya sektor ini hanya menjadi bagian dari bidang pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Saat ini, sudah hadir secara mandiri Dinas Koperasi dan UMKM sehingga lebih fokus dalam pengembangan ekonomi rakyat. Periode kepemimpinan wali kota juga berhasil mengubah 86 unit Lembaga Keungan Mikro (LKM) yang belum berizin dan berbadan hukum menjadi sebuah koperasi."Sehingga, saat ini, sudah ada 731 koperasi di Kota Bogor. Untuk UMKM tercatat ada 23.000 unit," kata dia.

Melalui penghargaan ini, Anas berharap aktivitas koperasi dan UKM Kota Bogor bisa terus berkembang. Karena, sektor ini sangat berkontribusi besar untuk pertumbuhan ekonomi di Kota Hujan."Dinas akan terus membina agar UKM dan koperasi menjadi tulang punggung ekonomi Kota Bogor. Ini terbukti di PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) Kota Bogor, sebanyak 67 persen disumbangkan koperasi dan UKM," kata Anas.

Tanda Jasa Bakti Koperasi dan UKM ini diberikan kepada pejabat negara, pejabat tingkat pusat dan daerah serta tokoh masyarakat yang telah berperan aktif dalam menyukseskan pembinaan dan pengembangan koperasi dan UKM di wilayah kerjanya. Ant

BERITA TERKAIT

BKN-Pemkot Tangerang Kerja Sama Aplikasi Kepegawaian

BKN-Pemkot Tangerang Kerja Sama Aplikasi Kepegawaian NERACA Tangerang - Kantor Regional III Badan Kepegawaian Negara (BKN) dengan Pemerintah Kota (Pemkot)…

Elnusa Raih Kontrak Baru Seismik Rp 1 Triliun

NERACA Jakarta – Di tengah fluktuasinya harga minyak dunia, hal tersebut tidak membuat bisnis pengeboran PT Elnusa Tbk (ELSA) ikut…

Pemkot Sukabumi Mulai Susun RPJMD 2018-2023

Pemkot Sukabumi Mulai Susun RPJMD 2018-2023 NERACA Sukabumi - Badan Perencanaaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi mulai melakukan pembahasan Rencana…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Menteri LHK: PLTA Batangtoru Tidak Ganggu Orangutan

Menteri LHK: PLTA Batangtoru Tidak Ganggu Orangutan NERACA Jakarta – Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Batangtoru, Tapanuli Selatan,…

Sampoerna Dukung Pemberdayaan UKM di Indonesia

Sampoerna Dukung Pemberdayaan UKM di Indonesia NERACA Jakarta – Pemberdayaan sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di terus dilakukan di…

KOTA SUKABUMI - Tahun Ini, Kemungkinan Besar 10 Perda Tuntas dari 15 Raperda

KOTA SUKABUMI  Tahun Ini, Kemungkinan Besar 10 Perda Tuntas dari 15 Raperda NERACA Sukabumi - Dari target 15 Rancangan Peraturan…