KABUPATEN SUKABUMI - Rupiah Melemah, Picu Kenaikan Harga Telur

KABUPATEN SUKABUMI

Rupiah Melemah, Picu Kenaikan Harga Telur

NERACA

Sukabumi – Kenaikan harga telur bukan ras (Buras) di sejumlah pasar semi modern (PSM) Kabupaten Sukabumi, dipicu melemahnya rupiah terhadap dolar. Pasalnya, para petani membeli pakan melalui impor dan menggunakan mata uang dollar.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah (PKUKM) Kabupaten Sukabumi, Asep Japar kepada NERACA, Selasa (10/7) mengungkapkan, kendati terjadi kenaikan harga telur dipasaran, namun produksi untuk wilayah Kabupaten Sukabumi termasuk aman.

“Produksi telur ayam buras masih aman. Para peternak mengaku terpaksa menaikkan harga jual, karena harga pakan alami kenaikan apabila dikalkulasikan terhadap rupiah,” terang Asep Japar.

Ia menambahkan saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi tengah menyiapkan antisipasi operasi pasar guna mengantisipasi melemhanya daya beli masyarakat.“Untuk oeprasi pasar sedalang dalam pembahasan. Kita masih melihat kemungkinan yang terjadi dalam beberapa hari ini,” sambung dia.

Sementara sejumlah pedagang telur menyatakan ada pembatasan kuota pembelian dari kandang oleh pedagang. Menurut para peternak ayam, kata Endang Sudarman, salah seorang pedagang telur di PSM Cisaat, hal itu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya aksi spekulan yang bisa mengakibatkan semakin tingginya harga telur di pasaran.

“Biasanya pedagang mendapatkan jatah sekitar 30 peti, saat ini dibatasi hanya 10 peti. Alasan pemilik kandang bisa kami maklumi,” ujarnya.

Endang menyebutkan saat ini harga telur ayam buras Rp 30 ribu per kilogram atau naik sebesar Rp 11.000 dari harga normal.“Sebelum naik, harga jual telur di tingkat agen Rp 19 Ribu,” katanya. Ron

BERITA TERKAIT

Seberapa Sustain Penguatan Rupiah Lewat Penjualan Obligasi?

Oleh: Djony Edward Tren penguatan rupiah yang super cepat masih menyimpan misteri. Begitu derasnya dana asing masuk dicurigai sebagai hot…

KOTA SUKABUMI - Bang Japar Siap Berjuang Bersama Umat

KOTA SUKABUMI Bang Japar Siap Berjuang Bersama Umat NERACA Sukabumi - Pengurus Inti Ketua, sekretaris dan Bendahara (KSB) organisasi Kebangkitan…

NPI Januari-Oktober Defisit US$5,51 Miliar - INDEF MINTA PEMERINTAH WASPADAI HARGA PANGAN

Jakarta-Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan, neraca perdagangan Indonesia (NPI) pada Oktober 2018 masih defisit US$1,82 miliar secara bulanan (mtm) dan…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Cyronium Klaim Tumbuhkan Omset UKM Hingga 40 Kali Lipat

Cyronium Klaim Tumbuhkan Omset UKM Hingga 40 Kali Lipat NERACA Jakarta - Cyronium adalah platform digital yang diciptakan untuk memfasilitasi…

Siap Beri Kenyamanan Berbelanja di Era Serba Terkoneksi - Hadirnya Logo Baru di HUT Electronic City

Siap Beri Kenyamanan Berbelanja di Era Serba Terkoneksi Hadirnya Logo Baru di HUT Electronic City NERACA Jakarta – Perjalanan bisnis…

KOTA SUKABUMI - Bang Japar Siap Berjuang Bersama Umat

KOTA SUKABUMI Bang Japar Siap Berjuang Bersama Umat NERACA Sukabumi - Pengurus Inti Ketua, sekretaris dan Bendahara (KSB) organisasi Kebangkitan…