Suzuki Berencana Ekspor All New Ertiga ke 20 Negara

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) akan melakukan ekspor kendaraan All New Ertiga ke 20 negara mulai September 2018. "All New Ertiga akan kami ekspor yang diestimasi pada September 2018 ke 20 negara di Asia, Oceania, Amerika Selatan dan Karibia. Harus melalui uji tipe dan semua masih tentatif tapi mulai September," ujar Harold Donnel Head of Product Development & Marketing Research PT SIS, di Bali, disalin dari Antara, pekan lalu.

Dia menargetkan bisa mengekspor 12 ribu unit kendaraan low MPV itu hingga Maret 2019 atau dengan kata lain 2 ribu unit per bulannya. Menurut Harold, setidaknya ada tiga hal yang menjadi keunggulan keluaran terbaru Suzuki di mata konsumen, antara lain perubahan total pada eksterior mobil, interior yang mengakomodasi kebutuhan keluarga terutama untuk baris ketiga dan kenyamanan. "Beberapa bodyrole ada sedikit peningkatan dari Ertiga sebelumnya ini adalah sumbangsih heartect, ini secara global tidak hanya di Indonesia tapi seluruh dunia," tutur Harold.

Menurut data, per 21 Juni 2018, All New Ertiga sudah dipesan sebanyak 6.772 unit. "Per 21 Juni 2018, kami bisa dapatkan total booking 6.772 unit. Kami mampu kirimkann 5.393 unit pada konsumen kami," kata Harold.

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengumumkan pertumbuhan untuk segmen low Multi-Purpose Vehicle (MPV) sebesar 6 persen per Mei 2018. Head of Product Development & Marketing Research PT SIS, Harold Donnel mengatakan All New Ertiga berkontribusi untuk pertumbuhan ini.

"Data Gaikindo Mei 2018 performa Ertiga mampu menggerek market share Ertiga growth 6 persen di segmen low MPV. Ini menarik karena pasarnya berkembang 30 persen," ujar dia di Bali, disalin dari Antara.

Lebih lanjut, khusus untuk All New Ertiga, PT SIS berencana melakukan ekspor ke 20 negara mulai September 2018. Harold menargetkan bisa mengekspor 12 ribu unit kendaraan low MPV itu hingga Maret 2019 atau dengan kata lain 2 ribu unit per bulannya.

Menurut Head of Product Development & Marketing Research PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Harold Donnel kemudahan ini memudahkan pengendara wanita terikat dengan kendaraannya.

"Wanita kan enggak biasa membawa mobil tinggi. Dia memilih yang lebih ceper, lebih enak, kalau pakai rok bisa gampang masuk. Itu yang paling kami incar, enggagement dia dengan mobilnya. Berbeda dengan teman-teman yang lain, experience berkendara All New Ertiga itu seperti membawa sedan," kata dia dalam kesempatan berbeda.

Soal setir, menurut Tentry Yudvi-- jurnalis perempuan yang pernah menjajal All New Ertiga-- cenderung tak ada masalah, karena ringan dan nyaman. "Setirnya enak, ringan. Untuk cewek-cewek enggak akan bikin berotot, lalu bangkunya empuk, beda sama yang selama ini gue naikin," tutur dia.

Selain itu, kaum hawa yang cenderung membawa banyak barang ke dalam mobil bisa menaruh barang-barangnya itu semisal kotak sepatu hingga kereta dorong bayi di bagian atau row ketiga mobil.

Row ketiga mobil dalam kondisi jok terlipat bisa menampung sekitar dua koper ukuran besar (47x23x63 cm) dan tiga koper berukuran sedang (37x22x56 cm) tanpa harus menghalangi pandangan pengemudi ke bagian belakang mobil melalui cermin tengah. "Jadi, kami kembangkan undertray yang ada row ketiga. Box sepatu masih masuk di situ, tetapi tidak menghilangkan, kalau dia mau taruh stroller bayi dan lainnya," tutur Harold.

Selain itu, khusus wanita yang berkendara sembari membawa buah hatinya, bisa secara nyaman menggunakan fitur isofix untuk mengaitkan baby car seat cover ke jok mobil dan membuatnya stabil. Untuk trek jalan zig-zag dan kendaraan dipacu relatif kencang, Tentry mengatakan tak ada kendala.

BERITA TERKAIT

Naik 18 Persen, Industri Manufaktur Kerek Ekspor RI ke Australia - Niaga Internasional

NERACA Jakarta – Industri manufaktur berperan besar dalam mendongkrak peningkatan nilai ekspor Indonesia, salah satunya ke negara tujuan seperti Australia.…

Ratu Prabu Berencana Reverse Stock 1:10

Dongkrak pertumbuhan likuiditas harga saham di pasar, PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI) bakal melakukan penggabungan nilai saham (reverse stock)…

Menkeu: Penerimaan Negara Harus Lebih Besar - MASIH ADA 4 POIN PROSES NEGOSIASI RI-FREEPORT

Jakarta-Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, pemerintah masih harus memastikan empat poin dalam proses negosiasi dengan Freeport tercapai. Salah satunya soal…

BERITA LAINNYA DI OTOMOTIF

Suzuki Belum Berencana Rilis Skutik untuk Kelas Premium

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) divisi kendaraan roda dua menyatakan belum berencana mengeluarkan skuter otomatik (skutik) untuk mengisi segmen premium…

Produsen Otomotif Sambut Regulasi

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyambut positif regulasi mengenai penarikan kendaraan untuk reparasi (recall) yang telah diatur berdasarkan Peraturan…

Hyundai Kembangkan Chipset Mobil Terkoneksi

Hyundai Motor berinvestasi di sebuah perusahaan Israel untuk mengembangkan teknologi chipset mobil terkoneksi, kata perusahaan Korea Selatan itu dilansir Yonhap,…