DPRD Minta Pemkab Bogor Lakukan Penataan Wisata

DPRD Minta Pemkab Bogor Lakukan Penataan Wisata

NERACA

Cibinong, Bogor - DPRD Kabupaten Bogor, Jawa Barat meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat melakukan penataan pada sistem pariwisata daerah yang sering kali menjadi sorotan negatif.

"Sorotan itu lebih kepada peruntukan tempat wisata yang disalahgunakan oleh oknum-oknum yang membuka ruang seperti prostitusi pada daerah wisata. Tapi juga harus melakukan penataan ulang, agar pengunjung menjadi nyaman," kata anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Egy Gunadhi Wibawa di Cibinong, Kamis (21/6).

Menurut dia, penataan itu harus dimulai dari pembangunan jalan untuk akses pariwisata berbeda dengan pada umumnya. Dan juga pemerataan pengunjung agar tidak terfokus hanya pada satu titik area. Namun dalam perkembangannya area yang sering kali menjadi destinasi unggulan hanya berada pada daerah Puncak-Kabupaten Bogor. Dan pada daerah tersebut termasuk area dengan kepadatan lalulintas yang krusial.

Oleh sebab itu, perlunya pengaturan dari arah Gerbang Tol Gadok menuju Jalur Puncak harus ada jalan tersendiri. Sedangkan untuk konvensional atau yang hendak menuju Cianjur dan sekitarnya harus ada jalan tersendiri. Pasalnya dalam hal ini masih kurang sisi pengaturan dan tentunya akan berpengaruh kepada pendapatan asli daerah (PAD) yang dimana pada Kabupaten Bogor termasuk paling tinggi dan penyumbang utama pariwisata.

"Itu juga harus ada peta wisata yang terintegrasi berupa aplikasi. Tentunya akan bermafaat bagi pengunjung yang datang dan harus ada berbagai fasilitas seperti ulasan cerita teritorial, fasilitas berupa hotel, maupun lain sebagainya," jelas dia.

Ia menambahkan dalam hal ini pada pengaturan jalan wisata pada pintu masuk terdapat kartu parkir elektronik yang dimana akan pengunjung tidak perlu melakukan antrian panjang. Itu akan berpengaruh pada setiap kendaraan yang hendak memarkirnya, dan ini adalah salah satu solusi pengaturan tempat wisata yang cermat.

Selain itu dalam hal ini tidak akan menggangu pengguna jalan yang hendak mengarah ke Cianjur maupun sekitar Bandung."Tapi untuk saat ini jalur yang ada terkesan padat dengan kendaraan roda empat maupun dua. Tentu itu secara pengaturan lalulintas akan menjadi susah," kata dia. Ant

BERITA TERKAIT

Pemkab Lebak Mampu Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk

Pemkab Lebak Mampu Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk NERACA Lebak - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Provinsi Banten, mampu mengendalikan laju pertumbuhan…

GenPI Siapkan Promo Wisata Indonesia di Hari Pariwisata Dunia

Generasi Pesona Indonesia (GenPI) STP Bandung akan meluncurkan tiga teaser video pada perayaan Hari Pariwisata Dunia pada 27 September mendatang.…

Pemkab Bekasi Dorong UMKM Terapkan 'e-Commerce'

Pemkab Bekasi Dorong UMKM Terapkan 'e-Commerce' NERACA Cikarang, Bekasi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Jawa Barat, terus mendorong pelaku Usaha…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Syafruddin Temenggung Tidak Melanggar Hukum, Ini Alasan Yuridisnya

Syafruddin Temenggung Tidak Melanggar Hukum, Ini Alasan Yuridisnya NERACA Jakarta - Mantan Ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Syafruddin Arysad…

Pelayanan PDAM TB Kota Tangerang Semakin Meningkat

Pelayanan PDAM TB Kota Tangerang Semakin Meningkat  NERACA Tangerang - PDAM Tirta Benteng terus meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat…

Bank Banten Dukung GPN Bank Indonesia

Bank Banten Dukung GPN Bank Indonesia NERACA Cilegon - PT Bank Pembangunan Daerah Banten, Tbk (Bank Banten), selaku bank milik…