Belum Ada Laporan Perusahaan Yang Tidak Bayar THR - Sampai Saat Ini

Belum Ada Laporan Perusahaan Yang Tidak Bayar THR

Sampai Saat Ini

NERACA

Sukabumi - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Sukabumi sampai saat ini belum menerima laporan adanya perusahaan yang tidak membayarkan Tunjangan Hari raya (THR) kepada karyawanya. Sehingga bisa dikatakan THR bagi para pekerja buruh di setiap perusahaan sementara bisa dikatakan aman."Sejauh ini kami belum menerima laporan dari para pekerja, akibat tidak mendapatkan THR," ujar Sekretaris Disnaker kota Sukabumi Iyan Damayanti ketika dihubungi Neraca, Selasa (5/6).

Bahkan kata Iyan, pihaknya jauh-jauh hari sudah membentuk Pos Komando Satuan tugas (Posko Satgas) ketenagakerjaan peduli lebaran tahun 2018 dan dan Pengawasan THR pada 24 Mei lalu. Dengan tujuan untuk mengantisipasi adanya keluhan dari para pekerja di Kota Sukabumi, khususnya yang berkaitan dengan pelaksanaan dan pembayaran THR Keagamaan di Kota Sukabumi.

"Posko Satgas tersebut tempat pengaduan jika ada laporan dari pekerja bahawa perusahaanya tidak membayar THR. Jika ada perusahaan tidak membayarkan THR nya silahkan datang langsung ke Posko yang ada dikantor Disnakertrans Kota Sukabumi. Karena Posko Satgas selain dari tim Disnaker, juga ada dari Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI),” katanya.

Setiap tahunya lanjut Iyan, pihaknya sering melakukan pengawasan dan pemantauan pelaksanaan dan pembayaran THR di Kota Sukabumi. Selin itu juga seiring dengan dikeluarkanya surat edaran Kemenaker No. 2 tahun 2018 tentang pembayaran tunjangan hari raya keagamaan tahun 2018."Alhamdulillah sampai saat ini bisa dikatakan semua perusahaan yang berjumlah sekitar 440 di Kota Sukabumi sudah membayarkan hak para pekerjanya (THR)," aku Iyan.

Makanya ditahun ini, ditargetkan 100 persen semua perusahaan di Kota Sukabumi memberikan THR kepada para pegawainya. Adapun, besaran THR untuk para pekerja tersebut lanjut Iyan disesuiakan dengan kemampuan setiap perusahaan."Jika nanti ditemukan adanya perusahaan yang tidak membayarkan THR kepada karyawanya, tentu saja akan mendapatkan sanksi langsung dari Provinsi. Jadi sampai saat ini kita juga menghimbau kepada seluruh Perusahaan untuk memberikan hak pekerjanya," pungkas Iyan. Arya

BERITA TERKAIT

BEI Jatuhkan Sanksi Denda Rp 200 Juta AISA - Telat Beri Laporan Keuangan

NERACA Jakarta - Selain perdagangan sahamnya masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), kini PT Tiga Pilar Sejahtera Foods…

MD Picture Bikin Perusahaan Patungan - Bidik Pasar Film Korea dan Cina

NERACA Jakarta – Perluas market share dan genjot produksi film lebih besar lagi, PT Multi Dimensia (MD) Picture bakal mencari…

BI Minta Bank Tidak Naikkan Bunga

    NERACA Jakarta - Bank Indonesia menyatakan perbankan tidak memiliki alasan menaikkan bunga kredit dan simpanan dalam waktu dekat…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Kemenkop dan UKM Perkuat Sinergi Pusat-Daerah

Kemenkop dan UKM Perkuat Sinergi Pusat-Daerah NERACA Jakarta - Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Meliadi Sembiring menekankan pentingnya koordinasi dan…

Kabupaten Sukabumi Akan Peringati Hari Koperasi di Kawasan Geopark Ciletuh

Kabupaten Sukabumi Akan Peringati Hari Koperasi di Kawasan Geopark Ciletuh NERACA Sukabumi – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sukabumi, akan memperingati…

Pengelolaan Hutan Indonesia Mendukung Pencapaian Netralitas Iklim Dunia - Menteri Siti Nurbaya

Pengelolaan Hutan Indonesia Mendukung Pencapaian Netralitas Iklim Dunia Menteri Siti Nurbaya NERACA Roma - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Dr.…