Pengadaan Beras Bulog Sumsel Capai 3.000 Ton

Pengadaan Beras Bulog Sumsel Capai 3.000 Ton

NERACA

Palembang - Pengadaan beras Perum Bulog Divisi Regional Sumatera Selatan dan Bangka Belitung hingga saat ini sudah mencapai 3.000 ton.

"Untuk pengadaan beras dari awal tahun hingga saat ini sekitar 3.000 ton dari target yang ditetapkan pada 2018 ini sebanyak 80 ribu ton," kata Kepala Perum Bulog Divre Sumsel dan Bangka Belitung Yusuf Salahuddin di Palembang, Senin (14/5).

Menurut dia, ini merupakan fenomena yang terjadi bahwa untuk penerapan beras ini Bulog selalu mengacu pada ketentuan yang berlaku sesuai dengan penetapan harga pembelian pemerintah (HPP).”Jadi, dasar Bulog melakukan pembelian beras itu sesuai HPP mengacu pada Inpres nomor 5 tahun 2015 dimana harga pembelian pemerintah Rp7.300 perkilogram sampai ke gudang Bulog,” ujar dia.

Ia mengatakan kondisi itu ternyata harga di tingkat petani dan pasar jauh di atas HPP sehingga Bulog agak sulit untuk melakukan pembelian dan berkoordinasi dengan pemerintah. Akhirnya diterbitkan kebijakan fleksibilitas harga 10 persen dari HPP sehingga harga pembelian Rp8.030 perkilogram untuk kualitas medium.

Ia menuturkan, kondisi yang terjadi saat ini sebetulnya bahwa petani sedang menikmati harga yang cukup baik di atas HPP. Penyerapan beras tersebut dilakukan di daerah sentra produksi beras di Sumatera Selatan antara lain Ogan Komering Ulu Timur dan Banyuasin.

Sementara mengenai stok beras di gudang Perum Bulog Divisi Regional Sumatera Selatan dan Bangka Belitung saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sampai enam bulan ke depan, karena itu tidak perlu khawatir terjadi kelangkaan pangan.

Sebelumnya Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin menjelaskan, produksi padi pada 2017 mencapai sekitar 5 juta ton atau 114,91 persen dari target 4,4 juta ton. Kondisi tersebut sudah melampui target pada tahun 2018 yaitu 4,5 juta ton. Ant

BERITA TERKAIT

Jamkrida Sumsel Ajukan Penambahan Modal

Jamkrida Sumsel Ajukan Penambahan Modal  NERACA Palembang - PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Sumsel akan mengajukan penambahan modal ke Pemerintah…

OJK Targetkan Capai Rp 250 Triliun di 2018 - Pendanaan di Pasar Modal

NERACA Jakarta – Geliat transaksi saham di pasar modal seiring dengan pesatnya pertumbuhan investor dan jumlah emiten, menjadi keyakinan Otoritas…

NPI Membengkak Jadi US$4,3 Miliar - CAD CAPAI BATAS AMBANG 3% PDB

Jakarta-Akibat derasnya laju impor belakangan ini membuat defisit transaksi berjalan (current account deficit-CAD) pada kuartal II-2018 makin melebar sehingga mengerek…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Pemkab Sukabumi Diminta Pantau Ketersediaan Elpiji

Pemkab Sukabumi Diminta Pantau Ketersediaan Elpiji NERACA Sukabumi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi, Jawa barat, diminta memantau ketersediaan Liquit Petroleun…

MMKSI Raih Capaian Positif dan Lampaui Target Penjualan di GIIAS 2018

MMKSI Raih Capaian Positif dan Lampaui Target Penjualan di GIIAS 2018 NERACA Jakarta - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales…

150 ASN Pemkot Sukabumi Raih Penghargaan Satya Lencana

150 ASN Pemkot Sukabumi Raih Penghargaan Satya Lencana NERACA Sukabumi - Sebanyak 150 aparatur sipil negara (ASN) pemerintah Kota (Pemkot)…